
Aku muak
Setiap kali aku berusaha untuk menjadi tenang, amarahku naik ke puncak lagi
Aku baru sudah merasa nyaman tadi, memikirkan kalau tempat ini akan menjadi rumah yang bagus untuk kami semua
Tapi makhluk biadab itu tiba-tiba muncul dan mencoba merusak gambaran itu. Dan dia bukanlah Maledict yang lemah juga
"Urutan ketiga di rantai makanan Maledict. Maledict of Control..."
{ Maledict yang mengandalkan benang sebagai senjatanya. Memiliki kemampuan untuk mengontrol seseorang dengan kekuatan mental yang lebih lemah darinya menggunakan benang-benang itu. Korbannya akan langsung dimasukkan ke dalam kondisi tidak sadarkan diri, selagi dia perlahan mulai menyatu dengan Maledict tersebut
Setelah menyatu, korban akan sepenuhnya menjadi boneka sehingga tubuhnya berubah menjadi kayu. Setelah diuji dengan penelitian lebih banyak, kayu tersebut merupakan bahan yang tidak bisa ditemukan di manapun di sudut semesta ini, terkecuali dari tubuh boneka Maledict of Control
Informasi lebih lanjut, kunjungi link yang akan kukirimkan. Kamu bisa melihat seluruh database milik Armada ini melaluinya }
Armada ini punya website database pribadi?
{ Tapi sambungkan dulu HP-mu ke area laboratorium 'itu' untuk autentikasi keamanan dan identitas. Cek juga informasi mengenai Maledict of Nova}
Situasi ini sungguh sangat meresahkan...
Eh-?
Aku dibuat terkejut dengan Noah dan Raggot yang terlihat risih selagi berjalan dengan cepat kearahku dari sebuah lorong, sehingga aku pun diam di tempat menunggu mereka tiba
"Ar-!"
"SST!" Aku segera memotong Noah yang nyaris memanggil namaku
Hah... Anak ini...
"Span. Jangan sebut namaku untuk sekarang. Ketua sengaja menyebut nama kode kita agar Control tidak bisa mendengarkan kita"
Noah pun tersentak, segera menggaruk kepalanya dengan keras karena nyaris melakukan kesalahan
"Mau kemana?" Dia pun bertanya
"Lab milik Mind. Autentikasi keamanan"
"Kamu belum melakukannya selama ini??"
"Oh ya tentu! Seandainya ada yang mengingatkanku untuk melakukannya, hm??"
Dia pun segera memalingkan wajahnya selagi mendecakkan lidah
Lalu, kenapa Raggot ada disini?
Ketika aku menatap kearahnya, dia hanya melihatku balik
"... Ada keperluan, Force?"
Kalau tidak salah, itu namanya. Hera mengirimkan email lain yang berisi kode nama semua orang, dan aku sudah membaca cepat seluruh isinya
Kode namaku juga sudah dibuat
"Protean. Spine. Menunggu" Dia pun berkata
...
Spine. Itu kode nama milik Hector
"Aku akan datang menemuinya setelah autentikasi"
Raggot pun mengangguk paham, dan mulai menatap kearah Noah
Noah entah kenapa mendecakkan lidah, sebelum keduanya pun meminta pamit kepadaku untuk pergi ke suatu tempat
Sepertinya mereka berdua akan mulai latihan
Baiklah. Sebaiknya aku juga bergegas. Hector sedang menunggu
...----------------...
{{{ 8:47 PM }}}
{ Maledict of Control memiliki senjata berupa benang tipis yang bisa dia hasilkan di dalam tubuhnya sehingga bisa dianggap sebagai sebuah anomali. Benang itu bisa memanjang ataupun memendek, kadang memiliki pikiran mereka sendiri selagi mencari mangsa untuk ditempeli dan dijadikan boneka
Maledict ini memiliki kebiasaan untuk bersarang seperti laba-laba. Dan sama seperti laba-laba, jika seekor lalat tidak hati-hati berada di dekat sarangnya, mereka bisa terjebak di perangkap yang sangat jelas dan mematikan itu
Ancaman utama dari Maledict ini bukanlah kekuatannya, tetapi jumlahnya. Semakin banyak boneka yang sudah dia dapatkan, semakin berbahaya dirinya. Dan melihat kalau planet Lantrophe sudah dihancurkan, pendekatan kepada Maledict ini diharapkan harus waspada pada level tertinggi
Maledict ini lemah kepada seseorang dengan mental yang sangat kuat. Juga, dia tidak akan bisa mengontrol seseorang jika dia tidak tahu nama asli mereka. Diharapkan agar identitas asli dalam bentuk fisik para personel segera dihancurkan terlebih dahulu dan disimpan dalam database dengan proxy paling aman }
...
Sudah kuduga. Ini alasannya ketua menggunakan nama kode untuk menyebut kami
Informasi lainnya dari Corruption hanya diisi oleh beberapa video dan rekaman kejadian dari serangan miliknya dari beberapa orang yang tidak kukenali. Beberapa menunjukkan video amatir yang direkam dan menangkap momen seseorang jatuh di dalam kontrol Maledict ini
__ADS_1
Orang itu mulai menyerang semua orang di sekitarnya. Baik itu tua ataupun muda, dia tidak pandang bulu selagi pisau yang dia pegang menebas semua korban malang itu. Ditambah lagi, orang itu tidak terlihat senang. Dia terlihat tersiksa, seakan sesuatu memaksanya secara fisik untuk menyerang orang lain di sekitarnya...
Orang-orang malang yang entah nasibnya apa sekarang. Mereka mungkin sudah dijadikan boneka oleh Maledict jahat itu
"Dia tidak akan bisa mengontrol seseorang jika tidak mengetahui nama asli mereka"
Nama asli. Berarti bagiku, O-2507
Tapi sebaiknya aku juga menyembunyikan nama Arthur ataupun Azure, karena kemungkinan Control sudah tahu nama itu mengarah kepada siapa. Siapa tahu juga, kedua nama itu bisa dijadikan sebagai senjata olehnya jika dia tahu
Tanpa kusadari, kakiku akhirnya berhasil membawaku ke area yang diminta oleh Hector untuk menemuinya : Area simulasi latihan
Jika tidak salah, tadi sore dia berkata kalau ruangannya adalah yang nomor 3
Ah ya, benar. Dia disana, sedang menungguku bersama dengan Pinky dan Fuyuki
Ketiganya terlihat gelisah karena kejadian ini, walaupun mereka tidak mencoba menunjukkan hal itu dengan jelas
"Shape, Flair, Spine. Maaf membuat kalian menunggu"
"Tidak apa, Protean-sama. Kami hanya sedang berdiskusi kecil saja" Fuyuki membalas
"Dan kami bingung harus apa, Protean..." Pinky menambah
"Kenapa? Kemana Shape yang biasanya bertingkah bodoh itu?" Aku bertanya, mencoba meringankan suasana
"Masih disini. Tapi, aku hanya merasa, kalau sekarang bukan waktu yang tepat"
Ah...
Mulut besarku. Aku serasa ingin merobeknya sekarang karena sudah mengatakan sesuatu yang tidak seharusnya...
"Abaikan itu. Kita harus segera membagi informasi" Hector pun menyela, segera berpaling kearahku. "Beritahu apa yang sudah kamu tahu, Protean"
Aku pun menyodorkan layar HP ku untuk mereka lihat
"Aku sudah melihat semua data yang diberikan Mind, terkecuali mengenai Maledict of Nova. Autentikasi juga sudah dilakukan, jadi aku bisa dengan aman mengeceknya setiap saat"
Hera tadi bilang, jika ada orang lain yang mencoba membuka layar kunci HP ku selain diriku pribadi, database akan segera mengunci dirinya dengan beberapa lapis firewall dan keamanan lainnya
Mereka sungguh punya keamanan yang sangat canggih
"Kamu bisa mengabaikan informasi Maledict of Nova untuk sementara. Dan karena itu, kami perlu melatihmu sekarang"
Heh-?
...
...
Ahahahaha...!! Aku akan mati kelelahan!
"Lebih baik begitu daripada mati tanpa perlawanan dengan Control"
"Ugh. Berhenti membaca pikiranku..."
Dia tiba-tiba berjalan ke belakang badanku, dan mulai memegangi kepalaku agar aku duduk di tanah
Karena tidak ingin dia terus menerus menekan kepalaku, aku pun segera duduk selagi dia melepas tangannya
Apa aku kesal? Tentu
Aku berharap aku bisa memukul wajahnya sekarang...!
"Ketua bilang..." Hector tiba-tiba berbicara, membuatku kembali fokus. "... Kalau kamu sesungguhnya adalah kunci terpenting untuk kemenangan kita melawan Control" Dia menambahkan, selagi mengambil sebuah botol hand sanitizer dan menyemprot benda itu ke tangannya yang baru saja memegang kepalaku itu
...
Kalimatnya itu...
"Aku...?"
"Ya. Kamu"
Aku sudah menduganya, tetapi karena kalimat dari ketua kami disaat pertemuan tadi membuatku merasa kalau aku tidak terlalu diperlukan...
"Karena kamu memiliki kekuatan Corruption, kamu satu-satunya harapan kami untuk melakukan serangan skala besar. Jumlah dari boneka Control sekarang ini sudah sangat banyak. Dan..."
Dia kemudian terlihat sedang memasang sepasang sarung tangan, membuatku bertanya-tanya kenapa selagi aku menatap kearah Pinky dan Fuyuki
"Spine punya Germaphobia" Pinky pun menjawab dengan bahu terangkat, ditambah anggukan milik Fuyuki
Ah...
"Fokus, Protean. Aku ingin kamu untuk fokus..."
Dia pun memegangi kepalaku dari dua sisi, dan membuatku menatap matanya yang entah kenapa, pupil-nya terlihat sedang berputar seperti spiral itu
"Fokus dan jangan biarkan dirimu tertidur sesuai keinginanku. Dengan begitu, kamu akan siap untuk memasuki ruang hampa kesadaran dalam tubuhmu..."
__ADS_1
Matanya... Terus berputar...
Matanya...
...
Aku...
Tunggu...
Aku...
...
Aku tidak...
Tidak boleh...
*NGING!!!*
Suara keras itu segera membuat kepalaku memaksa diri untuk menyegarkan diri. Dan ketika Hector sudah melepaskan pegangannya, aku segera menutup kedua lubang telingaku selagi terjatuh ke lantai
Sialan...!! Dia bahkan tidak- Memperingatkan...!!!
"Kamu gagal. Bangun dan lakukan lagi"
"Beri aku peringatan...!!"
"Tidak. Ini bagian dari latihanmu"
Ugh...!!!
Kepalaku akan meledak jika hal ini terjadi lebih dari satu kali...!!
"Flair. Sekarang berikan dia kopi" Hector pun memberi permintaan
"Akhirnya, ada perlakuan baik darimu!" Aku dengan ketus berkata setelah kembali duduk dengan normal
Kopi yang diserahkan Fuyuki itu langsung kurampas dan kuteguk habis. Gelasnya pun kuberikan kembali selagi aku mulai berlagak siap untuk menerima latihan itu lagi
Hector lagi-lagi memegang kepalaku dari kedua sisi dan mulai melakukan hal yang sama seperti sebelumnya
Dan kali kedua itu, aku mulai nyaris tertidur lagi, sehingga Hector pun harus menggunakan gema keras itu untuk menyegarkan kepalaku
"Ulang"
Kali ketiga...
"Ulang"
Kali keempat
"Ulang"
Kali kelima, enam, tujuh, delapan...
"Ulang"
Dan akhirnya, pada percobaan ke-29...
Setelah aku mencoba memaksa agar tetap bangun dengan memikirkan rasa sakit dari serangan gema milik Hector itu, 8 menit aku merasa tegang tanpa terhipnotis, Hector akhirnya melepaskan kedua tangannya dariku selagi aku mulai mencari napas dan mengeluarkan keringat dingin
Kepalaku sepenuhnya basah oleh keringat itu, karena aku mencoba terlalu keras
Tapi akhirnya aku berhasil. Jadi peduli apa?
Hanya saja...
"Sekarang..." Hector berkata, membuatku terkejut. "Tentukan, yang mana diriku yang asli"
...
Apa?
Apa yang-?
Ketika aku melihat ke depan, aku dikejutkan oleh sesuatu yang sama sekali tidak kusangka
Di hadapanku itu...
Ada 3 Hector...
Ketiganya memiliki lagak dan postur yang sama. Aku sama sekali tidak bisa membedakannya
Dan ketika mereka bicara...
"Cepat, bedakan"
Ketiganya... Bicara dalam waktu yang bersamaan...
__ADS_1