Dasha Taran

Dasha Taran
anak haram


__ADS_3

Mark tertawa kemudian memiringkan kepalanya menatap Dasha "Mike akan impoten jika aku mempercayaimu"ucap Mark mengejek


"Udah selesai makannya?"tanya Dasha, Mark berdehem, "Ya sudah, kau boleh pulang"ucap Dasha membawa piring kotor ke dapur.


Mark beranjak dari kursinya, membantu Dasha membereskan meja makan "Biar aku sendiri yang membereskan meja makan Mark"teriak Dasha dari dapur tidak lama kemudian kembali ke meja makan


"Oh iya, apa pelayan di sini sudah tidur semua?"tanya Mark, "Mereka cuti 2 bulan"ucap Dasha merebut piring kotor di tangan Mark


'Apa Mike sengaja ingin mempersulit Dasha?'batin Mark


****


Pukul 9 pagi Mike bangun menatap langit-langit kamarnya. Mike yang melihat Dasha tidur di sofa, melempar Dasha bantal mengenai perut Dasha


Bhuk...


"Aw.." ringis Dasha tiba-tiba bangun memegang perutnya "Apa yang kau lakukan, bodoh, brengsek." Maki Dasha lalu menggigit bibir bawahnya sambil memegang perutnya kesakitan


Mike beranjak dari ranjang menghampiri Dasha, menatap wajah Dasha yang sudah memerah menahan sakit


Mike membungkukkan badannya menatap remeh Dasha lalu mencengkram kuat rahang Dasha, "Anak haram mu terlalu lemah. illegitimate child. "ucap Mike melepas kasar cengkraman nya di pipi Dasha


/Deg


"Jika kau tidak sanggup mengandungnya, Gugurkan saja"ucap Mike santai berbalik, masuk ke kamar mandi


Di dalam kamar mandi Mike tertawa kecil 'Tidak menangis?' "Dasar wanita keras kepala. Susah sekali membuatnya menangis, jelas jelas aku melempar nya bantal cukup keras, apa tidak sakit?"decak Mike


Rasa sakit di perut Dasha tidak terasa lagi, berganti rasa sakit di dadanya, sesak. 3 kali lipat lebih sakit.'anak haram anak haram anak haram. Gugurkan gugurkan'kata-kata itu terngiang-ngiang di kepala Dasha


Dasha masih diam duduk di atas sofa, tertawa menangis menjadi satu tanpa mengeluarkan suara. Air matanya kembali keluar, tidak mampu tertahankan lagi. Dasha beranjak dari sofa berlari kecil keluar kamar, masuk ke gudang menguncinya dari dalam.


Dasha duduk memeluk lututnya di dalam gudang yang gelap "Hhhhikshikshhh hhhhikshhh hiks"tawa dasha bersamaan tangisannya


"Tidak anakku bukan anak haram. Aku aku bisa menjadi ibu sekaligus ayah ja jadi mereka bukan anak haram"ucap dasha sesak sambil memeluk perutnya dengan tangan kirinya.


"A ku ti dak ingin menggu gurkannya"lirih dasha menangis menggigit bibir bawahnya.


Manson menghamili Shana tanpa ikatan pernikahan. Tidak lama saat Shana mengandung dasha, Manson dan Shana menikah di masa lalu, dan Dasha mengetahui nya. Dasha sering di sebut dengan anak haram, itu sebabnya dia merasa sesak saat Mike juga menyebut anaknya anak haram

__ADS_1


Dasha menghapus air matanya kasar "Tidak, aku tidak boleh menangis tidak boleh menyakiti diri ku sendiri. Saat ini aku tidak sendiri"ucap Dasha menarik nafas dalam memejamkan matanya berusaha menstabilkan emosi nya


"Kalian harus kuat menemani mama. Kalian harus tunjukkan padanya jika kamu tidak lemah kalian harus kuat."tekan Dasha mengusap perut nya yang sudah terlihat menonjol


Klekk...


Mike keluar kamar mandi menggunakan


bathrobe hitam dan handuk kecil di tangannya yang dia gunakan untuk mengeringkan rambutnya, mengedarkan pandangannya di setiap sudut kamarnya tidak mendapati keberadaan Dasha 'mungkin Dasha sedang di dapur'pikir Mike mengedikkan bahunya


Tap Tap Tap...


Mike menuruni tangga mengedarkan pandangannya, sangat sepi. Hanya ada keheningan dan juga suara langkah kaki Mike.


"Dimana dia"gugam Mike tidak mendapati Dasha di dapur, "Apa dia berangkat ke kampusnya? Tapi dia belum mandikan, jorok sekali"cela Mike. Mike kembali ke kamarnya mengambil ponsel dan memakai jasnya. 'Aku sarapan di kantor saja, awas kau Dasha'batin Mike kesal tidak menyiapkan nya sarapan


****


Morron corp


"Tuan Mike. Anda keliru, ada kesalahpahaman."ucap pak Jo


"Maaf tuan."ucap Jo menunduk, "Anda direktur pelaksana senior. Kenapa tidak memikirkan citra perusahaan?"ucap Mike tajam


"Maaf tuan, saya tidak akan mengulanginya lagi."ucap Jo berkali-kali membungkukkan badannya


"Lisa!"sebut Mike mengabaikan pak Jo, "ya tuan?"ucap Lisa


"Selanjutnya apa?"tanya Mike, "Ada rapat direksi. Mengenai bisnis baru"ucap Lisa sekretaris Mike


Mike keluar ruangan "Tuan Mike. Tuan Mike"panggil pak Jo berlutut. Gio menghampiri pak Jo membungkukkan badannya menepuk pundak pak jo, "Pak Jo. Jangan berkecil hati. Proyek anda gagal dan anda terpergok berada di area prostitusi. Karena tuan Mike berharap banyak, dia sangat kecewa. Itu sebabnya dia menjadi marah. Tuan Mike berusaha keras untuk menjaga nama baik perusahaan kita dari berita tentang anda"ucap Gio menegakkan badannya


"Kenapa aku melakukan itu? Aku pasti kesurupan "ucap pak Jo menyesal


"Jangan lupakan momen ini dan berusahalah lebih keras. Pak Jo pulanglah lebih awal hari ini dan istirahatlah."ucap Gio


"Begitulah?"ucap Gio di angguki Gio "Baiklah. Aku akan lebih berhati-hati mulai besok"ucap pak Jo kembali berdiri, keluar meninggalkan Gio dan Lisa


"Pak Jo bisa tetap bekerja di sini?"tanya Lisa. Mike menelpon bawahannya, "Tolong kosongkan meja dan semua barang-barang pak Jo sekarang"perintah Gio,

__ADS_1


"pernahkah kamu melihat tuan Mike memberikan kesempatan kedua?"ucap Gio menaikkan alisnya menatap Lisa. Lisa menggelengkan kepalanya.


Ruang rapat


"Kita akan mengambil alih maskapai internasional. Di pasar domestik dan peringkat 10 maskapai terbaik di pasar global di pasar domestik dan peringkat 10 maskapai terbaik di pasar global. Begitu keputusan di tetapkan kita akan mulai menerima pesanan, untuk mempercepat laju bisnis penerbangan, jika menilik laporan keuangan, aset terkini adalah 2.024 miliar dollar. Lalu liabilitas terkini adalah 940 juta dolar. Rasio sekitar 275 persen." Jelas Bagas di depan layar lebar ruangan meeting dengan fasilitas lengkap


"Tepatnya 215.319149"ucap Mike


"Ya tuan?"sahut Bagas


"Jika aset terkini 2.024 miliar dan liabilitasnya 940 juta, bukankah rasionya seharusnya 215.319149? Pak Bagas."ucap Mike


"Anda benar. Kenapa jumlahnya..."ucap Bagas terpotong


"Teruskan akuisisinya. Sekian rapat hari ini"ucap Mike beranjak dari kursinya meninggalkan ruang rapat di ikuti Lisa dan Gio


"Apa selanjutnya?"tanya Mike, "Tuan Robert mengundang anda makan siang, sekaligus membahas kerja sama anda denganya"ucap Lisa


"Hmm, atur tempatnya"pintah Mike, "Tempatnya sudah di tetapkan oleh orang tuan Robert"ucap Lisa


****


"Are you okay?"Tanya Bella mendengar suara berbeda Dasha di balik ponselnya


"Ya, aku baik. Ada apa menelpon ku?"tanya Dasha mengalihkan pembicaraan


"Jika tidak ada hal penting. Akan aku matikan, aku ingin Melanjutkan tidurku Bella Hadid"decak Dasha


"Kau tidak ke kampus lagi?"tanya Bella "Tidak"cetus Dasha memutuskan panggilan


Tut Tut Tut....


Dasha melempar ponselnya di tengah ranjang lalu kembali memejamkan matanya. Dia hanya ingin istirahat penuh hari ini, Sebelum monster pemilik ranjang kembali.


Bersambung...


@putri_saefe


Thank you for faithfully reading DASHA TARAN until now, have a nice day. And don't forget to leave a trace.

__ADS_1


__ADS_2