Dasha Taran

Dasha Taran
perjanjian


__ADS_3

Uhk...


Dasha bangun, Dasha mengedarkan pandangannya


"Siapa ayahnya?"geram Mike menatap tajam Dasha


Deg/


"Apa maksudmu? Ayah siapa?"bingung Dasha berusaha duduk


"Siapa ayah janin yang kau kandung Dasha Darold"bentak Mike beranjak dari sofa menghampiri Dasha


"I don't know"gugam Dasha


PLAK....


"Katakan bodoh"bentak Mike "Tidak, aku tidak tau"teriak Dasha


"Berapa banyak pria yang menidurimu ah?"bentak mike menarik kuat ke belakang rambut Dasha


"Am i really pregnant?"ucap Dasha tak percaya


"Are you playing me?"geram Mike


Dasha menunduk menarik nafas dalam "Maaf, aku juga tidak tahu jika aku hamil,, apalagi soal pernikahan aku baru tahu 2 hari yang lalu"ucap Dasha menatap Mike


Mike mengacak-acak rambut nya kesal "Gugurkan maka kau masih bisa menyandang status nyonya morrone"pinta Mike


Dasha terdiam menatap Mike lalu mengusap perut ratanya 'tenang Dasha tenang jangan terpancing, ingat kau sedang hamil, suami tuamu ini memang pantas marah. Siapa yang tidak marah jika mereka berada di posisinya?'batin Dasha


Dasha tersenyum "tuan Mike? Anda tadi mengatakan berapa pria yang sudah meniduri ku?. Saya tidak tahu dan anda tidak usah khawatir, anda merasa di rugikan?"ucap dasha


Belum sempat Mike berbicara, Dasha melanjutkan ucapannya "Beri saya waktu 3 bulan, hanya 3 bulan anda bisa menggugat cerai saya" 'dan dalam 3 bulan itu kau akan menggunakan status istriku untuk memanfaatkan hartaku'batin Mike


"Dan soal biaya tidak usah khawatir, saya tidak akan menuntut apapun. Aku juga akan membayar selama aku tinggal di sini, anggap saja aku menyewa tempat ini untuk tinggal, selama 3 bulan kita bagi dua biaya pengeluaran rumahmu"ucap Dasha


Uhuk huk


Mike tersedak salivanya sendiri. Tanpa berbicara lagi Mike keluar dari kamarnya meninggalkan Dasha dan menutup pintu kasar


Brak....


'Tidak takut pintunya lepas?'batin Dasha kembali berbaring 'besok baru pikirkan, aku sebaiknya istirahat'batin Dasha memejamkan mata


"Huh... Bisa bisanya kakak menjodohkan aku dengan wanita liar"ucap Mike memijat keningnya


"Sudahlah jangan pedulikan dia, asalkan dia tidak mencampuri urusanku. Hanya 3 bulan. 3 bulan"ucap Mike kembali ke kamarnya

__ADS_1


Mike keluar kamar mandi menggunakan handuk sebatas pinggang, Lalu memakai pakaian tidur


Mike berbaring di bagian kiri ranjang membelakangi dasha "Kita harus 1 kamar untuk sementara, dan aku tidak ingin tidur di sofa"ucap Mike pada Dasha yang sudah tertidur, lalu memejamkan matanya


Pukul 8 pagi dasha bangun mendapati Mike yang masih tidur pulas di sampingnya 'aku kira dia tidak akan mau satu kamar denganku'batin Dasha beranjak dari ranjang dan masuk ke kamar mandi


Dasha keluar kamar mandi menggunakan bathrobe dengan rambut dalam keadaan basah


"Kau sengaja menggodaku?"ucap Mike suara serak khas bangun tidur. Dasha menatap Mike yang duduk di pinggir ranjang lalu mendekatinya


"Apa Anda tergoda?"ucap Dasha mengusap wajah Mike. Ingat Dahsa akan melakukan apa yang di tuduhkan nya


Mike menepis kasar tangan Dasha "Cih... Murahan"cibir Mike beranjak dan masuk ke kamar mandi


Dasha tertawa kecil "Dasha morrone, cih namaku jadi jelek. Tapi di luar aku akan tetap memakai Dasha Taran"ucap Dasha tersenyum


Tap tap tap... Dasha menuruni tangga dengan memakai celana pendek dan kaos over size


"Eh.. kakak ipar kapan datangnya?"tanya Dasha pada Nichelle morrone yang sedang makan di meja makan


"10 menit lalu. Di mana Mike?"ucap Nike saat Dasha ikut duduk "Hibernasi mungkin"ucap Dahsa mengangkat bahunya


"Oh iya istri kakak ipar tidak ikut?"tanya Dasha di angguki Nike "Aku mengantarnya ke bandara tadi pagi sekalian mampir"ucap Nike


'Suami yang baik, mendukung karir istrinya'batin Dasha tersenyum


"Lumayan"ucap Nike melanjutkan acara makannya


"Oh iya kau akan menetap di sini atau kembali ke italy?"tanya Nike


"Aku belum memikirkannya"ucap Mike 'aku akan kembali setelah bercerai dengan wanita liar pilihan kakak'batin Mike


"Sekarang kau tanggung jawab Mike, dan soal biaya kuliah kamu, biar Mike yang menanggung nya, semua kebutuhan mu Mike yang akan menanggung nya bukan keluarga Darold lagi"ucap Nike pada Dasha


'Sejak kapan kebutuhan ku di tanggung Darold Darold itu'batin Dasha "baiklah"ucap dasha malas


"Kau sudah mendaftar?"ucap Nike sambil mengunyah makanannya di angguki dasha


"Ambil jurusan apa?"tanya Nike "IBM"ucap dasha


"International business management"ucap Nike di angguki dasha


Usai sarapan dasha kembali ke kamarnya.


Drtt drtt....


"Halo!"ucap Dasha mengangkat panggilan

__ADS_1


"Ini papa, kau jangan mempermalukan ku atau berbuat ulah, jaga sikapmu kau sudah jadi seorang istri"ucap manson


Dasha tertawa kecil "sesuai situasi, jika dia sama dengan sifatnmu. Aku dengan senang hati bermain"ucap Dasha santai


"Kau menant-.. " Tut Tut


Dasha memutuskan panggilan dan melempar ponselnya ke atas ranjang.


"Balkon kamar ini bagus sekali mengarah ke taman halaman rumah ini"ucap dasha


Glek


"Wah... Pohon mangga nya berbuah"ucap Dasha antusias


Tap tap tap


Dasha berlari kecil menuju halaman yang terdapat pohon mangga


"Jatuh keguguran tau rasa"ucap Mike melihat dasha berlari kecil. Mike naik ke kamarnya membawa buku di tangannya berniat membaca buku di balkon kamarnya


Dasha mengambil galah untuk memetik buah mangga muda yang ia inginkan


"Apa yang ingin di lakukan wanita liar itu"ucap Mike yang sedang di balkon kamarnya menatap ke bawah ke arah dasha bersama seorang pelayan yang menghampirinya


"Nyonya! Biar saya saja yang menitikkan nyonya"ucap pelayan


"Tidak usah nanti kau mengambil yang salah"ucap dasha.


"Yes.. dapat"ucap dasha senang menyerahkan galah kepada pelayan dan mengambil mangga pilihannya


'Astaga itu masih sangat muda pasti sangat kecut'batin pelayan dengan ekspresi membayangkan rasa kecut


Dasha kembali masuk dan mencuci mangganya lalu mengupasnya dan memotong motongnya dan menaburi garam sedikit. Dasha membawa piring yang berisi mangga dan menaiki tangga menuju kamarnya


Klekk...


Dasha masuk ke kamar mengambil laptop nya lalu naik ke tengah tengah ranjang duduk bersila sambil memangku piring yang berisi mangga dan laptopnya tepat di depannya


Dasha mengetik laptop nya sambil memakan mangganya


Ekhem..


Dasha mendongak "Eh.. kebetulan anda di sini, sini dan baca"ucap dasha menatap laptopnya


Mike naik ke ranjang dan duduk di samping Dasha menatap laptop Dasha "Perjanjian pernikahan pihak 1 Dasha Darold. pihak 2 Michelle morrone. Masa pernikahan 3 bulan, selama masa pernikahan pihak 2 tidak bertanggung jawab atas ke butuhan pihak 1. Pihak 1 akan membayar biaya selama masa pernikahan kepada pihak 2. Saat bercerai pihak 1 tidak akan mengambil sepeserpun baik itu uang atau barang milik pihak 2. Tidak mengurusi urusan masing masing."baca Mike mengerutkan dahi. Mike menatap Dasha.


BERSAMBUNG.....

__ADS_1


__ADS_2