
Dasha menatap dirinya di pantulan cermin (bayangin perut Dasha buncit)
Semenjak perutnya menonjol, Dasha selalu mengenakan dress.
Mike yang baru saja keluar dari kamar mandi yang masih mengenakan handuk bewarna putih yang hanya menutupi asetnya dan bagian pahanya, ia masuk ke walk-in closet, menghampiri Dasha yang sibuk di depan cermin.
"where are you going?" ucap Mike memeluk Dasha dari belakang, Mike mencium tengkuk Dasha. Pria itu menghirup dalam aroma wangi istrinya.
"ugh... Apa kau sio anjing?"
Mike malah semakin mengeratkan pelukannya dan meninggalkan tanda merah di leher samping Dasha.
Dasha memejamkan mata dan menggigit bibir bawahnya, ia merasakan senjata Mike menempel di bokongnya.
"Don't move any" bisik Mike, Dasha langsung diam tidak berani bergerak sedikitpun.
"Ada apa denganmu beberapa Hari ini?" ucap Dasha malas, perubahan sikap Mike 180 derajat berubah.
Tidak biasanya Mike akan menahan keinginannya, sebelumnya Mike akan tetap melakukannya walaupun Dasha menolak. Dan tidak akan berhenti sebelum puas, Tapi apa ini? Dasha bukan wanita yang tidak mengerti, ia tahu Mike menahan keinginan adik liarnyaa di bawah sana.
"Bagaimana kalau hari ini kita ke kediaman Taran" ucap Mike, Dasha memutar bola matanya, Dasha tahu Mike mengalihkan pembicaraan.
"Kau serius ingin ikut aku ke rumah daddy?" ucap Dasha,
__ADS_1
"hm.."
"Besok saja, Hari ini aku ingin keluar belanja" ucap Dasha.
Mike melepas pelukannya, "Aku akan menemanimu keluar, tunggu sebentar." ucap Mike.
Dasha keluar, bernafas lega.
'Untung masih hangat' batin Dasha meneguk habis.
"Hadiah apa yang bagus untuk kedua adik kesayanganku yah?" gugam Dasha berpikir.
Klekk..
"Sayang!!.."
"Apasih?" malas Dasha.
***
GUM Shopping Centre
Saat ini Dasha dan Mike berada di Mall terbesar di Rusia yang terletak di kota Moscow yang di kenal lebih mirip istana ketimbang pusat perbelanjaan. Bangunannya super megah dengan arsitektur cantik khas Eropa klasik. Di dalamnya pun berjajar ratusan gerai barang mewah yang siap memanjakan para penggila belanja termasuk Dasha.
"Kita cari mainan buat Kevin dan Laura dulu setelahnya cari baju buat daddy mommy. oh iya sekalian jam tangan buat daddy." ucap Dasha melangkah mencari barang yang ia inginkan, dan Mike setia mengawasi Dasha.
__ADS_1
1 jam kemudian
Mike menenteng belanjaan Dasha, pria itu kesal Dasha menolak memakai uangnya untuk membayar belanjaan yang di bawanya.
"Honey!!"
"Apa? capek bawain belanjaan aku?" tanya Dasha, Mike menggeleng.
"Hari ini aja ya sayang kita ke rumah daddy kamu" ucap Mike.
"Kita langsung ke kediaman Taran, udah dekat juga dari sini. Kasian sama little twins pasti ikutan capek." Ucap Mike.
"Little twins?" bingung Dasha, Mike menunjuk perut Dasha menggunakan matanya.
"oh.." Dasha ber oh riah, "Eh.. wait, kau tau kalau rumah daddyku dekat dari sini? Sejak kapan?" ucap Dasha.
"Secret" ucap Mike tersenyum.
"Kenapa?" tanya Mike menatap Dasha yang diam tidak melanjutkan langkahnya.
"Bagian kaki aku kayanya ngambek deh" ucap Dasha pelan masih terdengar oleh Mike.
"Tiba-tiba capek" ucap Dasha memelas menatap Mike,
"Mau di gendong?" ucap Mike, Dasha melirik belanjaannya yang di bawa Mike.
"gak, aku mau istirahat sebentar setelahnya kita ke rumah daddy." ucap Dasha Duduk di lantai meluruskan kakinya.
__ADS_1
Mike melotot tidak percaya menatap Dasha yang sudah duduk di lantai.
BERSAMBUNG....