
Dasha gak mau di jodohkan dad"lirih Dasha
"Maaf sayang Deddy tidak ada hak melarang keluarga darold untuk menjodohkanmu"ucap Taran
"Dasha ingin berkarir dan membangun perusahaan impian dasha"ucap Dasha menelan kasar salivanya menahan air matanya untuk tidak mengalir
Dasha saat ini ingin sekali mengamuk mengumpat kasar keluarga Darold. Bisa-bisanya mereka menjodohkan Dasha tanpa sepengetahuan nya, dan dia baru di beritahu saat pernikahaannya tinggal 2 hari lagi
"Mommy juga tidak bisa melawan dan menolak perjodohanmu"ucap Shana bergetar
Dasha tau Shana masih trauma dengan Manson papa kandungnya di masa lalu, bahkan Dasha menyaksikan kenyataan pahit itu di depan matanya
Dasha tersenyum paksa, berlutut di depan Shana dan menggenggam tangan Shana dan menciumnya
'Aku tertekan, aku tersiksa'batin Dasha sakit
"Aku juga tidak bisa menolak. Dad antar mommy ke kamar kasian adik Dasha"ucap dasha mengusap perut buncit Shana
"Mommy istirahat ya"ucap dasha beranjak lalu masuk ke kamarnya
Dasha duduk sambil memeluk lututnya
"Bagaimana, bagaimana kalau dia seperti papa?"lirih Dasha bergetar
"Hiks hiks hiks aku aku tidak pernah meminta apapun pada mereka bukan ka Manson melepas tanggung jawabnya kepadaku, lalu ada hak apa mereka memaksaku menikah hiks hik hiks" Dasha menangis tidak bisa melanjutkan kata katanya yang mengingatkannya pada masa lalu
Dasha di cemoh dari keluarga papa dan mommy nya dan hanya keluarga dari Deddy nya yang sering menyanjung dan membanggakan dirinya yang lainnya hanya memandang keburukan Dasha.
Tidak ada yang tau Dasha pemilik D'club salah satu club malam terbaik dan mempunyai beberapa cabang di negara yang berbeda. Di banding usaha keluarga darold dan Taran usaha Dasha yang lebih unggul tetapi Dasha Masih saja tidak bisa melawan manson. Manson mempunyai jaringan yang kuat entah sekolompok mafia atau semacamnya Dasha tidak tau
"Huek... Huk heuk...., Astaga kepalaku sepertinya akan pecah"Dasha mual dan pusing. Saat dasha terlalu lama menangis, kepalanya jadi pusing dan mual. Dasha mengalaminya saat sekolah menengah pertama.
"Perjodohan Mark batal dan sekarang kau yang akan menikah"ucap John
"Diam kau, kau sudah ke 100x nya mengatakannya"kesal Mike
"Dua bulan lalu 1 nya kecelakaan dan 1 nya ke ketahuan penjelajah wanita, sungguh sial sekali nasip kalian"
"Tutup mulutmu"bentak Mike dan Mark bersamaan
"Aku dengar calon istrimu bernama Dasha darold"ucap John tiba-tiba
"Hmm! kenapa, Apa kau mengenalnya?"ucap Mike menaikkan sebelah alisnya menatap John
"Tidak hanya saja namanya hampir sama dengan kekasih adik sepupuku"ucap John
__ADS_1
"Maksud kamu Leonard Horowitz?"tanya Mark di angguki John
"Bukannya adik sepupu mu itu adalah pemilik D'club?"ucap Mark
"Cih... Dia hanya bayangan bagaimana mungkin Leon sesukses itu, bahkan kuliahnya saja belum selesai"cibir John
"Katakan saja kau iri atas pencapaian Leonard"ucap Mike santai
"By the way, setelah menikah kau akan menetap di sini atau kembali ke italy?"tanya john
"Russia or Italy I don't know my future decision"ucap Mike santai
"Bagaimana jika istrimu tidak ingin meninggalkan negaranya? Kenapa kau di jodohkan dengan gadis Russia bukan gadis Indonesia saja yang pastinya banyak yang masih segel"ucap John bodoh
"You stupid"gugam Mark menggelengkan kepala
"Apa jika aku menikah dengan gadis Indonesia dia tentu akan mau ke italy? Bodoh"ucap Mike melempar pulpen ke arah john
"Berdasar kan data Kementerian Dalam Negeri di indonesia, jumlah penduduk Indonesia sebanyak 272,23 juta jiwa pada Juni 2021. Dari jumlah tersebut, sebanyak 236,53 juta jiwa (86,88%) beragama Islam. Artinya mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim."jelas Mike
"Dan tentang segel atau tidak, aku tidak masalah dan belum tentu aku tertarik padanya. Asal dia tidak hamil anak pria lain saat aku menikahinya, walaupun aku tidak menyukainya aku akan menghargainya asal dia mengerti posisinya dan tidak bermain kotor"ucap Mike
Pesta pernikahan Dasha dan Mike
"Dasha taran.. ah maaf maksudku dasha darold"ucap dasha canggung membalas tangan Mark
"Cantik"gugam Mark samar samar terdengar
"sorry did you say something?"tanya Dasha
"Nothing"ucap Mark canggung
Dasha melihat ketiga temannya dan menghampiri nya meninggalkan Mike dan john yang sedang membahas sesuatu
"John tidak bisa datang, dia kembali ke New York karena terjadi masalah di sana bahkan dia berangkat tanpa mandi"ucap Mark menggelengkan kepalanya
"your wife is very beautiful and very young, but she seems familiar"ucap Mark
"Umurnya menginjak 18. Kau mengenalnya?"tanya Mike "maybe"ucap Mark menaikkan bahunya 'ternyata jodohmu daun muda'batin Mark tertawa kecil
"Astaga... Dash kau tau aku tidak menyangka kau akan menikah duluan"Bella memeluk Dasha
"Tadi malam saat kau mengirimi kami pesan, aku kira kau sedang bercanda"ucap Nicho ikut memeluk dasha
"Kau di jodohkan?"tanya Leon menatap Dasha "Hmm"dehem dasha beralih memeluk Leon
__ADS_1
"Aku percayakan D'club kepadamu, mungkin impianku membangun perusahaan akan tertunda"ucap dasha masih memeluk Leon "dan aku percayakan D'club pada kalian"ucap dasha menoleh ke Bella dan Nicho
Uhuk huk Mark tersedak minuman
"Astaga jangan bilang kau menikahi gadis kecil yang punya kekasih"ucap Mark memandang dasha berpelukan dengan laki laki. Mike melihat arah pandang Mark
"Aku tidak melihat adik adikmu dan paman Taran dan bibi Shana"ucap Bella mengedarkan pandangan
Dasha melepas pelukannya "mereka tidak datang, padahal aku berharap keluarga Deddy yang menemani ku bukan keluarga darold. Pasti keluarga Taran kecewa denganku"ucap Dasha pelan
"Apa keluarga suamimu tidak tahu kau memiliki keluarga selain keluarga darold?"tanya Nicho si angguki dasha
"Aku sama sekali belum siap menikah "gugam Dasha
Pukul 11 malam dasha kembali bersama Mike ke kediaman yang cukup luas 'mungkin kediaman Mike suaminya'pikir dasha
Dasha mengikuti Mike dari belakang, saat akan menaiki tangga dasha tiba tiba merasa pusing dan kakinya terasa lemas dan tiba-tiba Dasha pingsan
"Nyonya!... "Pekik pelayan yang membawakan koper Dasha
Mike menghentikan langkahnya dan menoleh mendapati Dasha sudah tak sadarkan diri. Mike menghampiri Dasha dan menggendongnya ala bridal style
"Hubungi Dr. Gabriel Prado"pinta Mike dan membawa Dasha ke kamarnya 'mungkin kelelahan, dasar lemah'batin Mike.
"Bagaimana?"tanya mike
"Dia kelelahan. Tubuh yang terlalu lelah selama hamil akan meningkatkan risiko lemas pada tubuh. Jika tubuh sudah lemas, ini bisa meningkatkan risiko terjatuh hingga pingsan dan berbahaya bagi kesehatan ibu maupun janin. Kelelahan juga bisa memicu risiko keguguran"jelas Gabriel "Ibu hamil tak boleh terlalu lelah dan banyak melakukan aktivitas berat. Apalagi, jika usia kehamilan masih muda di bawah 4 bulan. Tak hanya tidak boleh terlalu lelah, usia kehamilan muda juga penting dijalani dengan perasaan tenang dan tanpa stres sedikit pun"lanjut Gabriel
Jdarr...
"Oh iya apa ini alasan kamu menikah tiba tiba, kau ini bagaimana bisa mengadakan pesta pernikahan saat dia hamil muda"kesal Gabriel heran pada temannya yang 1 ini
"Apa maksudmu? Dia hamil?"tanya Mike memastikan, di angguki Gabriel
Mike diam mencerna ucapan Gabriel, 'aku sedang apa aku di mana lagi ngapain'isi pikiran Mike
"Tunggu tunggu jangan bilang kau tidak tau kalau dia sedang mengandung?"tebak Gabriel tidak mendapat respon dari Mike
___________________
ig @putri_saefe
bakal Ada give away. follow istagram gw ya...!!
thanks!!
__ADS_1