
"Dasha!?"
Dasha memutar bola matanya malas, 'Sial sekali aku bertemu dengannya' batin Dasha masih duduk di lantai.
"Kebetulan sekali" ucap Marsha melirik Mike.
"Kau masih suka membeli barang mewah, beruntung suamimu memiliki uang jadi kau semakin bebas belanja, tapi aku harap kau jangan terlalu boros. Jangan samakan saat kau masih di tanggung papa" ucap Marsha maksud tersembunyi, tentu saja Dasha mengerti.
"Of course, dan kakak tidak perlu menasehatiku. Mike tidak akan jatuh miskin walaupun aku setiap hari shopping" ucap Dasha santai akan berdiri, Mike meletakkan barang bawaannya lalu membantu Dasha berdiri.
"Cukup istirahatnya?" lembut Mike
'Kau bahkan tidak memberiku kesempatan mengeluarkan seperpun sejak tadi' batin Mike
"Perutmu?" Marsha menatap perut Dasha, "Dasha mengandung" ucap Mike.
"Sudah sebesar itu, dan bukannya kalian baru menikah" ucap Marsha, "Kita sejak awal sudah berhubungan" bohong Mike.
"Sayang, aku ingin dress yang memiliki berlian" rengek Dasha menggandeng lengan Mike Dan melangkah meninggalkan Marsha.
Deg/
"Sayang, kenapa diam?" Tanya Dasha melirik Marsha yang sudah mengepalkan tangannya dengan wajah kesalnya.
"Apa yang tidak untukmu" ucap Mike tulus
__ADS_1
Marsha yang masih samar-samar mendengar ucapan sepasang suami istri itu semakin di buat kesal, 'Manson bodoh, jika tau orang yang di jodohkan dengan Dasha adalah Mike, ia akan dengan senang hati menggantikan Dasha.' batin Marsha, saat itu ia kira calon suami Dasha pria paru baya.
Kenapa Dasha seberuntung itu mendapatkan suami kaya dan juga tampan yang kelihatannya sangat memanjakan Dasha.
Memikirkan itu Marsha malah semakin membenci Dasha.
Dasha yang merasa sudah jauh dari Marsha segera melepas tangannya dari lengan Mike.
"Aku hanya bercanda" ucap Dasha berjalan duluan, meninggalkan Mike.
"Tapi aku tidak sayang" gugam Mike tersenyum
Mike berjalan cepat menghampiri Dasha.
***
Kediaman Taran
"Nona!" penjaga keamanan di gerbang kediaman Taran, segera membuka lebar gerbang agar mobil Mike bisa masuk.
Mobil Mike memasuki halaman kediaman Taran.
"Aku duluan ya, jangan lupa bawa hadiahnya masuk" ucap Dasha keluar dari mobil, berlari kecil meninggalkan Mike yang masih di dalam mobil.
"HALO... KAKAK PULANG" teriak Dasha
__ADS_1
"LAURA.. KAKAK UDAH PULANG" teriak Kevin, "Wait? Kakak Dasdas!" Pekik Kevin berlari kecil menghampiri Dasha,
"Dasha Kevin D A S H A , bukan Dasdas" ucap Dasha,
Kevin menarik tangan Dasha untuk duduk di sofa, "Daddy mommy dan Laura Mana?" tanya Dasha.
"Mommy di dapur, Laura di atas di kamarnya kalau daddy adek gak tau tadi masih di sini baca koran" ucap Kevin.
"Yaudah kakak samperin mommy dulu" ucap Dasha beranjak dari sofa melangkah ke arah dapur.
Tak lama kemudian Mike masuk berjalan ke arah ruang keluarga di mana ia melihat kevin sedang menonton film kartun.
"Om siapa?" tanya kevin menatap Mike yang sudah duduk di sampingnya.
"suami kakak kamu, kamu Kevin adik Dasha iya?" ucap Mike di angguki Kevin.
"Jadi om kakak ipar Kevin?" ucap Kevin memastikan.
"Kenapa?" tanya Mike,
Kevin menggeleng dan kembali fokus menonton film favoritenya.
"Cari bagianmu" ucap Mike, Kevin melirik yang di maksud Mike.
BERSAMBUNG.....
__ADS_1