Dasha Taran

Dasha Taran
berapa per malam?


__ADS_3

"Ge.. Gemuk? Be berat badan aku naik ya?"gugup Dasha memegang lehernya


"Maybe"ucap Leon mengedipkan bahunya "Akhir-akhir ini aku tidak olah raga"ucap Dasha


"Serius? Astaga aku tidak menyangka kau akan ada hari di mana tidak berolah raga"ucap Leon tertawa kecil


Dasha mengecek jam di layar ponselnya. "Keluar sana, 5 menit lagi mungkin dosennya masuk"ucap Dasha mengusir Leon, "Okay, belajar yang baik. Ingat kau masih memiliki cita-cita menjadi CEO"ujar Leon mengacak-acak rambut Dasha, beranjak meninggalkan kelas Dasha


Dasha tersenyum hangat menatap punggung Leon perlahan menghilangkan pada pandangannya


****


Pukul 7 malam, Dasha sedang di dapur membuat makanan untuk dia makan malam ini


Tap Tap Tap..


Mike menuruni tangga menghampiri Dasha yang sedang memasak makan malam, "Ingat kau harus memasak 3 kali sehari, setiap aku di rumah"ucap Mike membuka kulkas dan mengambil buah. Dasha tidak menghiraukan Mike dan hanya fokus pada masakannya


Setelah Dasha selesai memasak, Dasha kembali di sibukkan menyajikan Makanannya di meja makan, sedangkan Mike memainkan ponselnya sembari menunggu Dasha menyiapkan makanan. Tidak berniat sama sekali membantu Dasha yang bolak balik dari dapur ke meja makan


Dasha Dan Mike mereka berdua makan malam dalam keheningan, hanya Ada suara dentingan garpu Dan sendok.


Dartt.. Drtt...


Ponsel Mike berbunyi. Mike meletakkan sendok dan garpu nya lalu minum dan mengangkat panggilannya, "Halo! Hmm baiklah aku akan segera sampai dalam 15 menit"ucap Mike lalu memutuskan panggilan nya. Beranjak meninggalkan meja makan menaiki tangga menuju kamarnya. Dasha mengedikkan bahunya tak peduli.


****


Pukul 11 malam Mike kembali.

__ADS_1


klekk...


Mike masuk ke kamarnya mendapati Dasha yang sudah tertidur di atas sofa, mengenakan pakaian tidur tanpa selimut.


Mike menghampiri Dasha lalu memainkan jari telunjuknya di wajah Dasha. Dasha yang terganggu dalam tidurnya menggeliat, perlahan membuka matanya mendapati Mike di depan wajahnya tengah menatapnya aneh


"Ada apa?"tanya Dasha dengan suara seraknya khas bangun tidur terdengar seksi di telinga Mike


"Berapa. berapa semalam?"tanya Mike dengan ekspresi serius. Dasha mengerutkan kening tidak mengerti maksud Mike "ha? Apa maksudmu?"tanya Dahsa belum sadar sepernuhnya


"Maksudku, bayarannya berapa dalam semalam? Tidurlah denganku! Aku akan membayarmu dua kali lipat dari bayaran yang biasa kau terima dari orang lain!"ucap Mike tanpa perasaan


Dasha sadar sepenuhnya menatap tajam Mike lalu membuang nafasnya kasar. Tiba-tiba tatapannya berubah tatapan menggoda, "kau serius?"ucap Dasha menyeringai mengangkat dagu Mike menggunakan jari telunjuknya


Ingat Dasha akan berbuat melakukannya setelah dia di tuduh. Jangan lupa dengan sifat Dasha dia akan melakukan atau mengiyakan apa yang dituduhkan! Tuduhan seseorang akan menjadi kenyataan! Dia seperti itu sejak menginjak usia remaja. Seperti Mike yang mengatainya wanita bayaran maka Dasha akan memainkan perannya sebagai wanita bayaran wanita murahan memuaskan hasrat laki-laki kurang belaian, di depan Mike laki-laki yang menuduhnya menilainya dari sampulnya.


Dasha memejamkan matanya mengepalkan tangannya kuat, lalu membalas permainan Mike memainkan perannya sebagai wanita pemuas


Dasha mulai mengeluarkan suara yang membangunkan hasrat Mike. Bagaimana tidak, Dasha menikmati sentuhan Mike, meskipun ini ke 2 kalinya bagi Dasha, tapi kali ini pertama kalinya bagi Dasha menerima sentuhan yang begitu memabukkan penuh gairah. Dasha wanita normal yang bisa merasakan kenikmatan sentuhan-sentuhan Mike. Berbeda saat Dasha di setubuhi pertama kalinya pada pria yang dia tolong, melakukannya tanpa memancing gairah Dasha.


Mike mulai membuka jasnya dan melonggarkan dasinya, lalu menindih Dasha, meninggalkan bekas merah yang terlihat sangat jelas di sekujur tubuh Dasha. Mike yang sangat bergairah, membuat Dasha tidak mampu menahan desahannya.


Mike yang puas melihat tanda merah di tubuh Dasha menyeringai lalu melakukan hubungan layaknya suami istri.


Napas mereka yang tidak beraturan terdengar sangat jelas. keduanya di penuhi keringat. Mike menyetubuhi Dasha di atas sofa dan juga melakukannya di atas ranjang.


Setelah 2 jam Mike melakukannya pada Dasha. Mike beranjak dari ranjang dan masuk ke kamar mandi tanpa memakai apapun. Dahsa yang melihat Mike masuk kamar mandi, menyelimuti tubuh nya lalu memejamkan matanya yang di pikirkan saat ini adalah beristirahat dan tidur.


Klekk...

__ADS_1


Mike keluar kamar mandi menggunakan bathrobe berwarna hitam mengambil rokoknya di dalam laci lalu berjalan ke arah balkon. Mike membakar ujung rokoknya yang ujung satunya di apit oleh mulut mike, lalu bersandar di pagar balkon menghadap ke arah ranjang, menatap Dasha yang tertidur dengan rambut berantakan dan masih menyisakan keringat di wajahnya, terkesan seksi. Penampilan Mike pun tak kalah seksi.


Mike terus menatap Dasha sambil merokok, menghembuskan ke udara asap yang keluar dari mulut nya


Mike menyeringai 'aku tidak akan menyia-nyiakan tubuhnya dan akan membuatnya menderita selama sisa perjanjian, sisa 2 bulan lebih. Meninggalkan rumah ini dengan membawa luka pasti sangat menyenangkan, memberinya tekanan batin'batin Mike menatap Dasha dari balkon.


****


Pukul 10 Pagi Dasha bangun yang pertama kali yang di lihatnya adalah wajah Mike yang tengah memejamkan matanya


shh... Desis Dasha saat ingin menurunkan kakinya dari ranjang


Dasha merasa tidak nyaman pada area ke wanitaan nya di tambah lagi badannya yang terasa remuk dan perih pada bercak merah akibat ulah bibir Mike menambahkan rasa tidak nyaman di sekujur tubuhnya


Dasha pelan-pelan turun dari ranjang, berjalan perlahan ke arah kamar mandi


Dasha terdiam di dalam kamar mandi di depan cermin menatap dirinya yang penuh bercak merah. Menatap tajam dirinya di dalam cermin 'kenapa aku sangat jijik pada diriku?'batin Dasha


'Aku memang ingin membuktikannya bahwa aku wanita murahan wanita bayaran wanita bermuka dua, aku ingin terlihat buruk di depannya sesuai tuduhannya padaku. Bukankah bagus, aku tidak akan terikat lama dengannya. Dengan begitu aku bisa fokus kembali dengan kuliah dan karirku'batin Dasha berjalan ke arah bathtub dan mengisinya dengan air hangat, dan masuk merendam merilekskan kan tubuhnya


Klekk...


Dasha keluar kamar mandi, dia menggunakan bathrobe memperlihatkan sebagian dadanya dan paha putihnya. Menggulung rambutnya asal memperlihatkan leher jenjang nya, terkesan seksi


Mike yang baru saja bangun, tengah duduk di sisi ranjang menoleh ke arah pintu kamar mandi. Meski rasa benci dan rasa tak suka itu sungguh besar tetapi Mike tetaplah laki-laki normal. Apalagi semalam dia menikmati tubuh Dasha yang berstatus sebagai istri nya. Melihat paha dasha yang putih mulus, dan bercak merah hasil karyanya, sungguh membuat Mike kembali bembayangkan adegan yang mereka lakukan. Ketika Dasha melirik Mike, Mike menatap ke arah lain.


'Sial apa dia sengaja menggodaku'batin Mike, "Berapa? Aku akan membayarnya dua kali lipat sesuai janjiku semalam, tidak 3 kali lipat, sebutkan aku akan memberimu 3 kali lipat"ucap Mike tanpa perasaan. Dasha yang sedang membelakangi Mike, menelan kasar salivanya, mengepalkan tangannya menggigit bibir bawahnya kuat


BERSAMBUNG.....

__ADS_1


__ADS_2