
Dasha diam mematung menatap dirinya di pantulan cermin meja rias. Tiba-tiba tertawa aneh lalu mengusap perutnya, "Ingat, jika kalian menjadi anak mama. Kalian harus kuat. Mama tidak ingin kalian lemah, kalian harus kuat dari sekarang, sampai kalian lahir dan tumbuh dewasa. Dunia sangat kejam maka kita juga harus kejam di saat-saat tertentu"ucap Dasha menatap perutnya di dalam cermin sambil mengusap lembut perutnya dengan senyuman pahit. Matanya memang tidak mengeluarkan air mata tetapi di dalam hatinya terasa di remas perlahan tercampur rasa sesak.
'Kalian? Apa bayinya lebih dari satu? Kembar!!"batin Mike mengerutkan dahinya
Prokk prokk prokk
Mike bertepuk tangan perlahan dengan seolah menekan, membuat siapa saja yang mendengarnya akan menelan kasar salivanya kecuali Dasha taran. masuk menghampiri Dasha yang menatapnya terkejut yang tidak menyadari keberadaan Mike di balkon kamar. 'Sejak kapan dia di balkon?'batin Dasha
"Dia bahkan belum lahir ke dunia dan bahkan belum tentu dia lahir dengan selamat dan kau mengajarinya menjadi kejam"ucap Mike dramatis memandang remehkan Dasha salah mengartikan ucapan Dasha
"Apa jika dia lahir, kau akan menyurunya mengikuti jejak ibunya yang kotor? Ya kau benar. Dia harus kuat, kelak dia akan di juluki anak haram atau 1000 ayah. Dia harus bermental kuat dan tidak tahu malu seperti ibunya"sinis Mike tanpa rasa bersalah sedikitpun, melirik perut Dasha
Deg/ Dasha berusaha tersenyum, "Apa urusanmu dengan anakku? Jangan ikut campur. Ingat hanya 3 bulan kau bukan ayahnya"ucap Dasha dingin
Mike menyeringai, "Kau benar!!.. Dia bukan anakku. Aku tidak ada tanggung jawab untuk melindunginya. Aku hanya bisa melakukan hal sebaliknya, contohnya menyakiti anak haram mu itu"ucap Mike tanpa perasaan melirik tak suka perut Dasha
Dasha mengepalkan tangannya kuat, menggigit bibir bawahnya. Berusaha menahan rasa ingin menangis marah dan memaki pria yang tak punya hati nurani di sampinya itu. Dia hanya bisa menggigit bibir bawahnya menahan untuk tidak mengeluarkan emosinya untuk memaki Mike "Kau begitu membenciku? Besok aku akan pindah, dan saat waktu perceraian, aku akan menemuimu saat waktunya sudah tiba"putus Dasha tanpa menatap Mike
Deg/... Mike menatap tajam Dasha, lalu mendekat ke arah Dasha yang masih duduk di meja rias tanpa melirik Mike sedikitpun. Mike menarik kasar tangan wanita yang berstatus istrinya dan melemparnya kasar ke atas ranjang.
Brhukk..
__ADS_1
"Brengsek"umpat Dasha bangun dan mundur perlahan, Mike yang melihat Dasha yang hendak duduk sempurna, menarik kaki Dasha membuatnya kembali terbaring telentang di atas ranjang lalu menindih Dasha, Tangan Dasha di cengkeram kuat di atas kepalanya, Mike juga mencengkeram kuat rahangnya.
"Kau kira kau siapa ha?"bentak Mike tepat di depan wajah Dasha "Masuk ke dalam kehidupanku dan seenaknya kabur? Hehe sebelum kamu pergi dan keluar aku akan memberimu kehidupan yang tidak akan bisa kau lupakan seumur hidupmu"tekan Mike menatap rendah Dasha.
Mike menyeringai menarik pakaian tidur Dasha
Srekk....
Cuihh...
Dasha meludahi wajah Mike, "Kurang ajar brengsek"umpat Dasha marah dengan matanya yang sudah memerah. Mike diam. Dasha melakukan kesalahan besar, ia telah meludahi wajah Mike, membangkitkan amarah yang lebih besar lagi dari seorang Mike.
Plakk..
Mike sangat marah mendapatkan penghinaan dari Dasha, Hal yang paling dibencinya, sebuah penghinaan Dan Dasha melakukannya. Tanpa rasa empati Dan peduli ia benar-benar melakukannya. Mike meraih dasinya di sisi ranjang dan mengikat tangan Dasha di atas kepala Dasha, lalu melepas celana pendek Dasha dan ****** ***** yang di kenakan Dasha lalu beralih melepas pakaiannya sendiri. Mike menatap Dasha penuh gairah dan nafsu seolah-olah Mike binatang buas yang kelaparan dan Dasha adalah mangsanya, menciumi tubuh telanjang Dasha dari bibir hingga pusar istri yang di bencinya. Tangannya tak tinggal diam. Pria itu meremas kuat dada istrinya, tidak peduli apakah perbuatannya menyakiti sang empunya. Mike menaikkan alisnya menatap dada wanita yang di kuasainya, dia baru menyadari dada Dasha yang kencang dan juga tidak terlalu besar, pucuknya pun masih seperti gadis yang tak pernah di jamah, Tapi Mike segera menepis pikirannya dan melanjutkan aktivitasnya. Mike tidak tau, saat dirinya menyetubuhi Dasha adalah hal yang kedua bagi Dasha, dan di setubuhi pertama kali oleh pria yang di tolong nya waktu itu, kejadian yang membuat Dasha mengandung benih pria asing itu.
Dasha tertawa bodoh, 'benar kau benar! Aku wanita kotor wanita murahan, Di setubuhi tanpa bisa berbuat apa-apa'batin Dasha tertawa menatap Mike dengan matanya yang sudah merah dan berair menahan suara yang membuat nya tambah jijik dan kotor pada dirinya sendiri. Mike mengabaikan tawa Dasha yang terdengar seperti tawa orang gila. Pria itu sudah di penuhi dengan amarah tercampur gairah dan nafsu tinggi. Entah sejak kapan tubuh Dasha menjadi candunya, Tapi bersamaan dengan rasa benci.
"Aku bersumpah. Saat aku bisa dan kuat! Aku akan membalas berkali-kali lipat rasa sakit yang ku rasakan. Aku ingin kau merasakan rasa sakit terhina dan berada di titik terendah seperti yang kau berikan padaku sekarang. Dimana kau tidak di berikan untuk berbuat apa-apa kecuali menerima nasibmu Michelle morrone sialan' umpat Dasha dalam hati menatap Mike penuh benci
Mike melakukannya dengan kasar "Jangan menyakiti bayiku brengsek"umpat Dasha meringis merasakan sakit pada perutnya. Dan Mike tidak mempedulikan nya dia menikmati kegiatannya yang membuat Dasha menahan sakit dan menahan agar air matanya di depan pria yang menyetubuhi nya tidak akan pernah melihat air mata menyedihkan Dasha
__ADS_1
3 jam kemudian Mike berhenti menyetubuhi Dasha yang sudah tidak sadarkan diri beberapa detik yang lalu
"Cuihh... Aku tidak ingin melakukan pada orang yang tidak sadarkan diri, rasanya kurang memuaskan"ucap Mike
****
Cahaya matahari pagi itu sangat cerah menyelinap masuk lewat gorden balkon yang terbuka sebagian, bahkan cahayanya mengusik wanita yang tengah terlelap dengan tidurnya. Dengan berusaha untuk duduk bersandar pada dashboard dan mengatur kesadarannya dan menahan rasa tidak nyaman pada seluruh tubuhnya terutama daerah kewanitaannya.
Tiba-tiba Dasha membelalakkan matanya menatap kakinya yang di rantai besi kurang lebih sepanjang 5 meter, panjang rantainya hanya bisa sampai kamar mandi bahkan hanya sampai kloset dan tidak sampai pada bathtub.
Dasha menarik selimut menutupi tubuhnya yang telanjang tanpa sehelai benangpun
"Michelle morrone apa yang kau lakukan pria tua brengsek"teriak Dasha menghabiskan sisa tenaganya tadi malam
Dasha memeluk lututnya dengan pandangan kosong. Tubuhnya gemetar, dia berusaha untuk tidak menangis. Dia memutar kejadian tadi malam di kepalanya.
Di tengah kekalutan nya, Dasha mendengar suara pintu di dorong. Dia mengangkat pandangannya dan melihat Mike masuk ke dalam kamar.
Bersambung...
@putri_saefe
__ADS_1
Thank you for faithfully reading DASHA TARAN until now, have a nice day. And don't forget to leave a trace