
Matahari pagi yang masuk dari dinding kaca pembatas kamar Dan balkon kamar mengusik tidur Dasha. Wanita itu mengerjap beberapa kali, samar-samar melihat Mike di hadapannya. Kesadarannya terkumpul semua, menyadari dirinya yang tidur telentang Dan perutnya yang terlihat, tangan besar Mike berada di atas perutnya.
"What are you doing?"ucap Dasha dengan suara seraknya khas bangun tidur.
"Apa kembar?"tanya balik Mike memainkan telunjuknya di atas perut Dasha yang mulai menonjol.
"Hmm"gugam Dasha
"Kau tidak mengalami mual?"
"Hmm... Tidak"
Dasha bangkit, menyingkirkan selimut yang menutupi kakinya. Dasha beranjak dari ranjang, berjalan sedikit pincang menuju kamar Mandi.
Mike menatap pergelangan kaki Dasha yang ia rantai. Pergelangan kaki wanita itu berwarna biru kemerahan Dan juga sedikit bengkak. Mike mengerutkan keningnya melihat betis Dasha yang juga mengalami lebam-lebam, "perasaan aku tidak pernah memukul kakinya"gugam Mike.
Dasha keluar kamar Mandi dengan wajah cemberut. "What's wrong?"Mike menaikkan sebelah alisnya menatap Dasha.
"Karena rantai sialan anda, Saya tidak bisa berendam."kesal Dasha.
"Kau mau Saya melepas rantainya?"Tanya Mike, "Apa anda perlu bertanya lagi? Siapa yang ingin di rantai tuan Michelle morrone"ucap Dasha malas.
Mike beranjak dari ranjang berjalan menuju pintu kamar, Dasha yang melihat Mike keluar meninggalkannya tanpa berbicara lagi membuatnya kesal setengah mati.
"Rantai sialan, Aw...."ringis Dasha, ia Duduk di tepi ranjang. Jika saja Dasha wanita lemah, sudah di pastikan ia akan menangis sejadi-jadinya. Tapi Dasha tidak, ia masih bisa menahannya, rasa sakit di batinnya lebih menyakitkan jadi rasa sakit fisik yang ia rasakan tidak Ada apa-apa nya.
Tidak lama kemudian Mike kembali masuk, Ia menghampiri Dasha Dan berlutut di depan Dasha, lutut kanannya menyentuh lantai(Gaya berlutut pengen Lamar xixi)
Mike melepas rantai di pergelangan kaki Dasha, lalu ia mengolesi salep untuk Luka lecet dan memar di bagian kaki Dasha.
"Ishhh..."desis Dasha.
"Saya, sudah boleh keluar?"semangat Dasha
Mike berdiri lalu memberikan ponsel milik Dasha. Dasha yang melihat ponsel kesayangan langsung mengambilnya Dan mengaktifkannya.
"OMG...."pekik Dasha kencang, melihat banyak pesan yang masuk dari ke 3 sahabatnya Dan juga mommynya, Disha dan Mark juga Tak ketinggalan beberapa Kali menghubunginya.
"Berisik..."kesal Mike
Tidak lama kemudian Leon menghubunginya via video call. Dasha dengan cepat mengangkatnya, "Halo..."cengir Dasha.
__ADS_1
Mike yang tiba tiba jiwa keponya muncul mengurungkan niatnya keluar kamar untuk sarapan, ia memilih Duduk di sofa Dan berpura-pura membaca buku.
"Dasha Taran....."teriak Leon, reflex Dasha menjauhkan ponselnya.
"Kau Gila ha? Kau membuat kami khawatir OMG.."ujar Leon frustasi menjambak rambutnya kesal.
"Bahkan aku menanyakan kabarmu pada auntie Shana, tapi aunt juga tidak tahu, kau sudah lama tidak mengunjungi auntie"ujar Leon di balik layar.
"Sorry honey..."ucap Dasha menunjukkan wajah memelasnya. Tanpa Dasha sadari, Mike suaminya saat ini kebakaran jenggok.
"Tapi kau tidak bermalasan kan? Jika kau tidak mendapat kabarku jangan sampai berdampak pada tugas kalian"ucap Dasha.
"Tidak, Hari ini peresmiannya"ucap Leon
"Good job boy"ucap Dasha
"Happy birthday..."ucap Leon tiba-tiba.
"Ha..? Siapa yang ulang tahun?"Tanya Dasha bodoh.
"Kirimkan alamatmu sekarang, Dan sebutkan hadiah apa yang kau inginkan."ucap Leon.
"Kau Tau? Jika saat ini kau bersamaku, aku akan menyentil jidat lebarmu itu"kesal Leon
Dasha memutar bola matanya malas
"Oh iya dimana pasangan bucin itu?"Tanya Dasha.
"Mereka di luar menyiapkan peresmian"ucap Leon, "tunggu... Kau sakit? Wajahmu pucat Dan... Astagaa... Apa kau diet Dan olahraga berlebihan Dash? OMG.... Kau, kau kurus sekali, lihat lehermu, pipimu"ucap Leon khawatir.
Mike beranjak dari sofa menghampiri Dasha Dan Duduk di belakang Dasha memeluk wanita itu. Meletakkan dagunya di bahu Dahsa.
"Leonard Horowitz, sepupu Johnathan Horowitz?"ucap Mike menatap layar ponsel Dasha.
"Hmm.."balas Leon.
"What are you doing?"risih Dasha, "patuhlah jika kau ingin kebebasan, kau mau Saya rantai lagi"bisik Mike.
Leon yang menyaksikan itu memutar bola matanya malas.
Entah muncul dari mana tiba-tiba Nicho merebut ponsel Leon.
__ADS_1
"Dia kekasih gelapmu honey?"pernyataan Mike.
"Yes..."ucap Dasha mengiyakan, Leon yang mendengarnya melotot, 'astagaa ia tidak pernah berubah'batin Leon mendengar jawaban Dasha, ai tahu jelas sifat karakter Dasha.
"Bhuahahaha...."Tawa Nicho pecah
"Are you crazy? Dan siapa kau?"tanya Mike menatap Nicho.
"Jika kau percaya ucapan istrimu itu, anda yang gila tuan Michelle morrone..."ucap Nicho mengabaikan pertanyaan Mike, "Apa maksudmu?"Tanya Mike merebut ponsel Dasha.
"Ekhem..."kode Dasha pada Nicho agar tidak banyak bicara, Dan tentu saja Nicho mengabaikannya. Leon hanya menggelengkan kepalanya. "Ada-ada saja"gugam Leon.
"Apa anda tidak tahu karakter istri anda sendiri tuan?"ucap Nicho bernada meremehkan.
"Istri anda akan mengiyakan suatu pernyataan semacam tuduhan, ia tidak pernah membantah Dan selalu membenarkan tuduhan, kau menuduhnya pelacur maka iya akan menjawab, iya Saya pelacur dengan nada menggodanya. Bahkan jika kau menuduhnya mencuri wanita bodoh itu akan mengakuinya"ucap Nicho.
Deg/
"Kau tau.. sekitar 3 bulan lalu, pada malam itu Bella melihat penampilan Dasha mengatakan kau seperti habis melakukan malam pertama, yang baru saja Kehilangan perawan. Dan Dasha mengiyakannya padahal kami Tau Dia menghindari se* bebas Dan bahkan mempunyai kekasih ia tidak pernah."ucap Nicho panjang lebar, yang salah satu sifat Nicho yang membuat Dasha kesal.
"Bodoh aku memang habis berhubungan, tapi pria brengsek itu memperkosaku"cibir Dasha pelan tanpa ia sadari Mike samar-samar mendengarnya.
/Glek..
Mike menjatuhkan ponsel Dasha di atas ranjang, pria itu beranjak keluar kamar tanpa mengatakan apapun, Dasha yang melihatnya mengangkat bahunya Tak peduli lalu mengambil kembali ponselnya yang sebelumnya di rebut pria itu.
"Kemana suamimu?"Tanya Nicho, Dasha memutar bola matanya malas.
"Leon aku sangat ingin menukarnya"teriak Dasha kesal.
"Apa yang ingin kau tukar Dash?"Tanya Nicho bodoh.
"Kau! Kau tau? Kau sangat sangat menyebalkan Nicholas bodoh"kesal Dasha memutuskan sambungan.
Tut Tut..
BERSAMBUNG.....
FOLLOW IG AUTHOR
@putri_saefe
__ADS_1