Dendam Wanita Yang Tersakiti

Dendam Wanita Yang Tersakiti
Drama penolakan wulan


__ADS_3

Makdegggg...(jantung wulan seakan mau meloncat keluar , kaget mendengar tujuan juragan darso kerumahnya )


""Loh... lohh... yah, kok gini sih yah??? (dengan wajah kaget) apa wulan gak salah dengar??? wulan mau di lamar??? wulan kan baru Lulus sekolah yah...!!!""Seru wulan bangun dari duduk nya


Ayah wulan pun menarik tangan Wulan dan membawa wulan kedapur untuk menjelaskan apa yang terjadi saat ini


""permisi juragan , saya mau bicara dengan Wulan sebentar"" (sambil menarik tangan wulan) Ujar Suntari ayah wulan kepada juragan Sudarso sambil berjalan menuju dapur


""Enggeh pak monggo... "" juragan darso mempersilakan keinginan Suntari ayah wulan


Disisi lain handi, merasa bosan dengan acara lamaran yang tak kunjung kelar, Handi menggerutu kepada ayah nya, Dia ingin segera pulang karena menurutnya acara lamaran ini tidak penting,


***Dalam hati handi***


""aduh gara-gara ayah aku harus ketinggalan acara di bar bersama yahya dan sandi.


pasti mereka sedang bersenag senang tanpa aku hufffff"" Grutu handi dalam hati

__ADS_1


""yah masih lama kah??? Tanya handi kepada juragan darso sambil melihat jam tangan


""*sabar le.... sedelot engkas seng sabar!!!


beri waktu mereka bicara*"" Jawab juragan darso kepada handi anak nya sambil menepuk pundak handi,


***didapur****


Suntari ayah wulan menjelaskan kenapa wulan tiba-tiba di jodohkan dengan handi , sebenarnya wulan sudah lama di incar oleh juragan sudarso untuk di jadikan menantu. pak sudarso yakin wulan adalah calon menantu yang baik untuk anaknya, wulan terkenal sebagai kembang desa yang memiliki sopan santun yang baik, wulan pun terkenal dengan kecerdasannya. Saat ayah wulan sakit dan membutukan biaya oprasi Juragan darso lah yang membantu biaya pengobatan suntari sampai sembuh, Suntari ingin membalas budi baik juragan darso dengan cara menjodohkan wulan dengan handi.


ayo lah ..yahhh jangan gini"" (merengek ke pada suntari ayahnya)


""Mengertilah nak , juragan darso sudah sangat baik kepada keluarga kita, ayah berhutang nyawa kepada juragan darso, juragan darso lah yang membiayai pengobatan ayah nak"" Ujar Suntari kepada wulan anak nya


""Jika tidak ada juragan darso mungkin ayah sudah tidak ada lagi di dunia ini "" Jelas suntari kepada wulan dengan penuh harapan agar wulan mau menerima.


""Tapi yah...wulan baru lulus sekolah ...

__ADS_1


wulan ingin melanjutkan kuliah seperti teman-teman wulan yah "" tolak wulan terang-terangan sambil menangis di depan ayah nya.


suntari pun tetap bersikukuh untuk menjodohkan wulan dengan handi""Ayah selalu meruti kemauan mu , ayah selalu memberikan apa yang kau minta sekarang giliran ayah yang meminta sesuatu kepadamu nak ""(memegang tangan wulan dengan penuh harap)


""ayah mohon terima lamaran juragan darso untuk menjadikan mu menantu nya""


Tak lama kemudian Sri ibu wulan datang dan menyambung pembicaraan wulan dan ayah nya.


""nak sudahlah ... turuti saja kemauan Ayah mu , terima lamaran itu.


Ibu yakin ayah mu tahu yang terbaik untuk mu dan untuk keluarga kita""( seru sri sambil memeluk wulan yang sedang menangis)


Wulan pun luluh dengan perkataan ayah dan ibunya , wulan pun menerima lamaran juragan darso untuk menjadikan wulan menantunya.


walau pun dengan berat hati wulan mengatakan Iya. ""Baiklah bu... yah.."" wulan mau menerima lamaran itu"" (meneteskan air mata) Ucap wulan kepada ayah dan ibunya dengan berat hati


Tak lama kemudian Wulan Beserta Ayah dan Ibunya kembali keruang tamu, dan memberi kabar baik kepada juragan darso, bahwa niat nya untuk menjadikan wulan mentunya sudah di setujui oleh wulan, Mereka pun menentukan tanggal pernikahan wulan dan handi yang akan di adakan dua minggu lagi.

__ADS_1


__ADS_2