
ketika handi berjalan hendak keluar dari mall dia bertemu dengan sandi dan sita pacarnya sandi. sita memberi tahu sandi kalau dia melihat handi sedeng berjalan keluar dari mall. lalalu sandi menyapa handi. langkah handi pun terhenti dan muali menghampiri sandi.
""azang bukan kah itu teman mu"" ( kata sita kepada sandi sambil menunjuk kearah handi)
""oh iya bener zang"" (jawab sandi)
Sandi pun memanggil handi sambil melambaikan tangan nya.
""han...woe han... sini han ( seru sandi memanggil handi sambil melambaikan rangan)
handi pun mencari arah suara yang memanggil-manggil namanya
""sandi... kebetulan banget kita ketemu disini...
guwe selesai blanja san...
mau pulang...
(jelas handi kepada sandi sambil menghampiri)
""jangan buru-buru pulang han temani guwe ngopi-ngopi dulu di cafe yang ada di mall ini"" (seru sandi kepada handi)
Sandi menyuruh sita berbelanja sendiri, dia ingin mengobrol sebemtar sambil ngopi-ngopi bareng handi disalah satu kafe yang ada di mall tersebut.
__ADS_1
""azang kamu belanja sendiri ya...
aku sama sandi mau ngobrol-ngobrol dulu di cafe depan sambil ngopi zang"" (izin sandi kepada sita pacar nya)
""baik lah... aku akan belanja sendiri, tapi nanti jangan lupa beliin aku perhiasan juga ya zang""( jawab sita dengan manja)
""ok ok... apa sih yang enggak buat kamu zang.(jawab sandi kepada sita)
Sita pergi berbelanja sendiri, sandi dan hadi ngopi-ngopi di kafe.
saat di kafe handi menceritakan permasalahan nya dengan ayah nya.
""ngomong-ngomong loe... aneh banget gk biasanya loe.. blanja kebutuhan pokok kayak gini..
""Gue di usir sama bokap guwe semalam"" ( jawab handi kepada sandi sambil menyeruput kopi yang dia pegang)
""guwe sekarang tinggal di alpartemen guwe yang lama""( jelas handi kepada sandi)
"" bokap loe... aneh banget, bukankah bokap loe itu sayang banget ya sama lo...
secara lo...itukan anak tunggal"" ( tanya sandi lagi kepada handi)
""bokap guwe ngusir guwe dan memblokir semua kartu kredit guwe gara-gara guwe nolak buat nikah sama wulan anak dari salah satu karian bokap guwe itu""
__ADS_1
""Jangan-jangan bokap lo... kena pelet dari si wulan itu...
"secara loe anak orang kaya anak tunggal lagi... sedangkan si wulan anak orang miskin dan gk sederaja sama loe...bisa jadi tuh dia main melet bokap loe pakek jampi-jampi""( ujar sandi dengan penuh prasangka buruk)
handi pun terpengaruh dengan apa yang dikatakan handi
""Bener juga kata lo....
""bokap guwe berubahh dalamm waktu semalam pasti ini pelet dari wulan""(jawab sandi dengan sangat kesal)
setelah lama mengobrol bersamaa sandi. handi berpamitan ..
handi memutuskan untuk segera pulang. sebelum nya sandi menyuruh orang untuk mengantar mobilnya ke mall. handi pulang ke alpartemen menggunakan mobil milik nya.
saat di perjalanan pulang ke alpartemen . pikiran handi kemana-mana yang ada dalam pikiran nya hanya pikiran-pikian dan prasangka buruk, entah setan apayang merasukinya dia memutuskan untuk mengerjai wulan dan menjalankan rencana jahatnya yang sudah dia susun bersama teman nya kemarin.
apa yang di katakan sandi membuat handi semakin menyalahkan wulan atas semua yang menimpa handi.
""Awas kamu wulan tunggu tanggal main nya brani-braninya kau wermain-main dengan akau handi sudarso""( gumam handi sendiri dengan penuh ancaman)
Handi mengendarai mobilnya dengan sangat kencang, seolah-olah jalan raya tersebut adalah sirkuit balapan
Setelah beberapa menit kemudian sandi tiba di alpartemen mewahnya dia membuka pintu alpartemen nya ""cekrekkkk""(suara pintu terbuka) sandi berjalan menuju ruang tamu , dia pun duduk di salah satu sofa yang ada di ruang tamu, di menyalakan Tv dan molai menelpon teman-teman nya.
__ADS_1
dia meminta bantuan kepada teman-teman nya untuk menjalankan misinya.