DI BALIK KERJA KERAS NYA

DI BALIK KERJA KERAS NYA
HUKUMAN


__ADS_3

abid hanya diam sambil mengotak atik layar handphone nya, sementara keyla menahan tawa nya melihat dua laki laki berkuasa yang seperti anak anak abid dengan sifat jahilnya dan rayyan dengan sifat ngeyelnya.


waktu berlalu dan kini keyla menjadi asisten tetap abid karena permintaan abid yang dia tidak bisa tolak karena sekarang mereka sudah seperti adik kaka namun lain dengan pemikiran rayyan, apalagi abid selalu memanas manasi rayyan.


sementara di ujung daerah terpencil seorang wanita tengah di sibukkan dengan para pembeli, ya dia adalah khanza humairoh dia memutuskan untuk tinggal di daerah karena sesaat kebangkrutannya dia menghubungi beberapa kolega bisnis nya dan teman teman sejawat nya namun tidak ada satu orang pun yang bisa membantu nya bahkan cendrung merendahkannya.


adiknya melanjutkan sekolah nya di sekolah menengah sederhana sedangkan diri nya berhenti kuliah dan berjualan aneka kue dan mengontrak rumah.


khanza memang anak yang manja namun kemandiriannya tidak di ragukan apalagi sejak meninggalnya sang ayah. kini ibu laras pun membantu sang anak berjualan kue di halaman depan rumah nya.


jam sudah menunjukan pukul delapan malam kini ketiga wanita itu tengah makan malam bersama tiba tiba bu laras mengeluarkan suara nya.


maafkan mama ya khanza karena tidak bisa membahagiakan kalian " ucap bu laras pada kedua anak gadisnya "


mama ga usah minta maaf justru khanza yang meminta maaf karena kecerobohan khanza kita hidup seperti ini sekarang " lirih khanza menyesali diri nya yang terlalu percaya pada bagaskara "


kaka jangan bersedih ini sudah jadi takdir jalan hidup kita justru maafkan jihan yang hanya merepotkan kalian saja " ucap jihan dewasa " dan meraka pun berpelukan melepas beban saling menguatkan.


di ujung kota di salah satu rumah mewah tengah duduk lemah lelaki muda yang dalam masa pemulihan nya dia adalah bagaskara yang sudah di lepaskan oleh anak buah abid.


dan kemunculan wanita paruh baya namun masih dengan keadaan cantik dan terawat menghampiri bagas, bagaimana kondisi mu "tanya wanita itu acuh "


aku sudah aga baikan mih dan aku berjanji akan menghabisi si rayyan sialan itu " ucap bagas geram "


sebenarnya musuh utama mu bukan dia " ucap wanita paruh baya itu "


maksud mamih apa " tanya bagas belum mengerti "

__ADS_1


sebenarnya pranaja grup bukan incaran kita karena bagi abi itu harta yang tidak seberapa dan itu pun kamu tidak bisa menghancurkan nya. perusahaan itu tetap kokoh sekarang " tegas wanita itu kecewa pada anak nya "


itu tidak mungkin mih karena lebih dari tiga puluh persen sudah aku manipulasi secara saham nya dan pasti sekarang sudah hancur paling tidak beralih kekuasaan " ucap bagas meyakini ".


mamih sudah bilang padamu untuk bersabar sebelum kita tahu kekuasaan yang sebenarnya di pegang abi jangan gegabah bertindak tapi kamu malah melakukan kesalahan itu " ucap wanita itu masi kecewa pada anaknya "


aku sudah menelusuri semuanya dan setau ku pa abi hanya mempunyai pranaja grup makanya aku menghancurkannya dan sekarang lihat kita sudah sangat kaya dan menikmati kekayaan ini " ucap bagas bangga "


wanita itu diam tidak menghiraukan bagas dan melamunkan entah jauh kemana " dimana kamu nak, kenapa kamu tidak muncul ke permukaan publik dan kenapa sekarang posisimu malah di ambil alih rayyan, apa kamu bahagia di sana bersama abi mu yang kejam itu".


mih mih apa yang mamih pikirkan " tanya bagas karena melihat maminya itu tidak menjawab dan malah melamunkan sesuatu ".


sudah sudah kamu pulihkan saja dulu kondisi mu, dan jangan pernah berfikiran menyakiti rayyan karena kalau sampai dia kenapa napa dua lelaki ganas akan datang menemui mu " ucap wanita itu lalu pergi meninggalkan bagas "


dua laki laki ganas setau ku cuma lelaki ganas itu pa abi ayahnya rayyan lalu siapa laki laki ganas satu nya gumam bagas membayangkan sosok abi saja sudah membuat nya bergidik ngeri apalagi dua sosok abid, sudah lah lagian tugas ku mengeruk harta bukan menghabisi nyawa si rayyan sialan itu gumam nya sendiri, tapi kenapa bisa aku di lepaskan apa gara gara mamih tapi kenapa mamih juga heran pas melihatku kembali sudah lah yang penting aku istirahat dulu sampai kondisi pulih.


ada apa tanya umi kesal pada anak no dua nya karena pagi pagi bikin keributan, abang tu bikin masalah " lalu pergi ke kamarnya karena takut abi nya juga datang yang ada bukan dia marahin abang nya dirinya lah yang akan kena amukan "


kini mereka berlima tengah sarapan abid dan rayyan saling tendang tanpa di sadari oleh yang lain.


namun tiba tiba teriakan dan tangisan qila menggema se isi ruangan.


kamu kenapa nak " tanya umi khawatir "


abang tu yang tendang kaki aku " ucap qila mengadu pada umi "


deh bukan abang tapi rayyan " bantah abid tidak terima karena rayyan lah yang mengenai kaki qila "

__ADS_1


ia de maafkan kaka ya kaka ga sengaja " ucap rayyan tidak mengelak "


lagian kaka sama abang ngapain coba dari tadi saling tendang " ucap qila masi memanyunkan bibirnya "


jadi dari tadi kalian bikin ulah " ucap umi sambil menjewer kedua anak laki laki nya " mereka pura pura kesakitan karena melihat abi yang sudah terlihat marah jadi lebih baik mereka kena jeweran umi dari pada kena amarah abi.


mi biarkan mereka makan dulu dan suapi saja qila biar dia tidak terlambat sekolah apalagi ini hari pertama dia pindah sekolah " ucap abi lembut pada umi tapi sukses membuat kedua anak laki lakinya bergidik ngeri "


umi pun melepas kan jeweran pada telinga kedua anak laki laki nya, dan menyuapi qila selesai sarapan qila ber pamitan mencium pipi dan punggung tangan abang kaka dan abi nya dengan umi yang mengantarkannya.


aku pamit berangkat kerja ya bi ada meeting pagi ini " ucap abid beralasan pada abi"


aku juga " ujar rayyan " dan bergegas pergi namun ucapan abi menahan langkah kaki mereka berdua,


mau abi hukum sekarang atau nanti malam " ancam abi pada kedua anak laki laki nya".


kini mereka bertiga sudah berada di halaman rumah, kini abid dan rayyan mendapat hukuman untuk berlatih bela diri dengan puluhan anak buah nya dan itu sudah sering mereka lalukan.


dan abi hanya asik melihat duduk menghirup aroma tembakau di temani kopi hitam buatan sang istri tadi.


sialan biasanya cuma lima sampai sepuluh orang " ucap abid pada rayyan "


ia tapi kenapa sekarang abi malah menyuruh puluhan orang " tanya rayyan heran "


ya sudah kita saling melindungi dan hancurkan yang sekira terlihat paling kuat kuat dulu biar ketika stamina kita menurun tinggal menghadapi yang lemah nya " ucap abid memberi komando pada sang adik "


baik "ucap rayyan singkat "

__ADS_1


mereka dalam posisi saling membelakangi, dan di kelilingi puluhan orang yang siap menghajar mereka.


__ADS_2