DI BALIK KERJA KERAS NYA

DI BALIK KERJA KERAS NYA
KEDATANGAN BOS BESAR


__ADS_3

ya sudah terus kerahkan anak buah kita di seluruh kota bahkan kalau perlu cari dia di penjuru negri ini karena memang tidak ada nama mereka di list penerbangan ke luar negri " perintah abid pada rayyan "


baik bang, maaf ini semua salahku " ucap rayyan menyesal "


hem "ucap abid lalu mematikan sambungan telepon "


kini sudah satu minggu berlalu namun pencarian khanza belum juga di ketemukan entah kemana.


dan sekarang suasana kantor tengah mencekam bagaimana tidak tiga laki laki penguasa berada dalam gedung yang sama,


abid tengah memainkan laptopnya di ruangan rayyan, karena sejak menghilangnya khanza abid lebih sering menghabiskan waktu nya di kantor, dan itu jelas membuat banyak para karyawan berspekulasi berbeda beda ada yang menyangka abid menjadi CIO namun belum di resmikan ada pula yang berfikir lain.


sementara rayyan asik mengerjakan tugas nya di meja kebesaran nya. karenanya permasalahan kantor masi sepenuhnya tugasnya apalagi permasalahan ulah dari pada bagas belum di selesaikan di tambah tugas tambahnya membantu abid mencari khanza.


sementara di lantai bawah orang orang di buat keheranan sekaligus ketakutan karena sosok abi keluar dari mobil dengan sang istri dengan putri kesayangannya qila, mereka menuruni mobil di depan loby kantor, dengan abi memegangi satu tangan umi dan satu tangan qila.


orang orang menunduk hormat menyambut bos besar yang sudah lama tidak datang ke kantor nya dan dari rasa ketakutan ada rasa takjub dan bangga karena bos besar mereka selalu harmonis dengan ibu bos nya membuat banyak orang berangan angan yang tidak tidak.


begitupun kayla dan meylani yang ikut menyambut mereka.


abi qila mau main di sini dulu mau main keliling ruangan nanti qila ke atas kalau sudah selesai " ucap qila manja "


baik tapi hati hati jangan lari lari " ucap umi yang menjawab"


kamu " tunjuk abi pada kayla "


ia saya pa " ucap keyla pada dirinya "


kamu karyawan di sini kan " tanya abi memastikan "


ia betul pa " ucap keyla gugup "


ya sudah temani qila main mengelilingi ruangan yang dia mau " perintah abi tidak ingin di bantah "

__ADS_1


baik pa " ucap keyla masi gugup "


tanpa di duga sebuah tangan mencubit pinggang abi dan itu tidak lepas dari pandangan orang orang dan sukses membuat wibawa abi pranaja runtuh seketika, namun respon abi malah menyunggingkan senyum dan merangkul istrinya lalu berbisik " kamu cemburu sayang "


dan itu sukses merubah wajah umi yang tadinya masam menjadi merah dan tersipu malu.


qila abi sama umi ke atas dulu jaga diri dan jangan buat tante itu abi hukum, sambil menunjuk keyla yang masi berdiri kaku.


ia abi sayang, lalu abi dan umi menundukkan sedikit wajahnya dan qila mencium pipi abi dan pipi umi bergantian lalu mereka berjalan menuju lip khusus sementara qila mendekati keyla.


Hello tante nama aku qila nama tante siapa " tanya qila pada keyla "


nama tante keyla, kamu mau main apa " tanya keyla lembut "


aku cuma mau keliling ruangan ruangan aja tante memastikan orang orang bekerja dengan baik " ucap qila so dewasa "


dan sukses membuat keyla menahan tawa nya.


ya sudah ayo ikut tante " ucap keyla sambil memegang tangan qila untuk mengelilingi ruangan "


abi umi ucap abid dan rayyan bersamaan.


abi dan umi tidak menjawab namun berjalan ke arah sopa dan duduk bersama.


kamu ada di sini juga tumben " sindir abi pada abid "


abid tidak menjawab namun menghampiri umi dan hendak duduk untuk tiduran di sopa dengan kepala sudah siap untuk menidurkan di paha umi.


namun di halangi abi dan itu sukses membuat abid terjatuh ke lantai dan menggerutu kesal pada abi nya yang selalu menghalangi nya manja sama umi, kamu sudah besar makanya cepat nikah jangan suka ganggu umi kamu " ucap abi kesal "


sementara umi hanya tersenyum geli melihat kelakuan anak serta suami nya itu yang selalu tidak akur saat bertemu namun di saat jauh umi tau mereka saling kangen.


rayyan ikut menghampiri umi dan abi untuk berjabat tangan dan mencium punggung tangan mereka berdua, lalu duduk di sopa samping abid sekarang yang tengah kesal sama abi nya itu.

__ADS_1


sebenar nya ada apa tujuan abi dan umi datang tiba tiba dari jauh karena tidak mungkin kalau tidak ada yang mendesak " ucap rayyan memulai pembicaraan "


lah memang salah kah kalau umi dan abi ingin menemui anak anak nya " ucap umi basa basi "


tapi abid dan rayyan tau tidak mungkin kedua orang tua nya datang kalau tidak ada kepentingan yang mendesak, karena kalau alasan nya cuma kangen pasti mereka yang akan di suruh datang ke rumah orang tuanya yang berada jauh di pelosok itu, karena sejak pensiun abi dan umi sepakat untuk tinggal di daerah membawa qila.


bagaimana pencarian mu terhadap khanza sudah di temukan " tanya abi pada abid "


belum bi " jawab abid singkat dia tidak heran orang tua nya pasti tau segala hal yang dia lakukan karenaa kekuasaan orang tua nya itu yang sudah tidak di ragukan lagi "


lalu kamu rayyan bagaimana perusahaan apakah stabil " tanya abi menatap rayyan "


sebenarnya eee sebenarnya ada permasalahan besar " ucap rayyan gugup "


abi tidak menanyakan permasalahan itu yang abi tanya bagaimana setelah permasalahan itu apa masih stabil " tanya abi seolah sudah mengetahui permasalahanya "


sebenarnya stabil bi meski ada beberapa kendala dan kerugian sekarang perusahaan kita berangsur pulih " jawab rayyan yang sudah tidak heran abi nya itu mengetahui semuanya "


baik sekarang abi minta kalian lepaskan saja bagaskara " ucap abi serius "


lah kenapa harus di lepas " ucap abid dan rayyan bersamaan "


karena abi tidak ingin berurusan dengan orang di belakangnya lagian kerugian kita tidak begitu berpengaruh pada perusahaan " ucap abi tegas "


abid dan rayyan diam dengan pikirannya masing masing dia tidak menyangka jika abi nya memberikan kelonggaran pada orang yang sudah berbuat kesalahan besar apalagi mereka tidak menyangka abi nya mempunyai ketakutan terhadap seseorang yang di bilang orang di belakang bagaskara.


padahal abi punya pemikiran lain, dia bukan takut pada orang itu lebih tepatnya menghindari pertemuan dan permasalahan dengan orang itu.


sebegitu kuat kah orang itu hingga membuat abi mundur dari permasalahan ini " ucap abid meremehkan orang tua nya "


bukan begitu maksud abi sayang " potong umi pada anaknya "


umi tidak tau permasalah bisnis jadi biarkan abi yang menjawab " ucap abid pelan namun penuh penekanan "

__ADS_1


jangan mentang mentang dia ibu sambung mu lalu kau bersikap kurang aja pada umi mu " suara pelan namun penuh dengan penekanan membuat nyali abid balik ciut dan membuat suasana mencekam "


__ADS_2