DI BALIK KERJA KERAS NYA

DI BALIK KERJA KERAS NYA
MALAM PERTAMA


__ADS_3

fatimah menatap lekat wajah abid yang tertidur dari jarak dekat, ternyata suami aku ganteng, " batin fatimah sambil tersenyum ".


tidur lah jangan memandangku terus, tiba tiba suara abi mengagetkan fatimah tapi suami nya itu masih memejamkan mata, fatimah langsung membalikan tubuh nya membelakangi abid.


tiba tiba sebuah tangan menarik pinggang fatimah namun fatimah membiarkan nya, aku ini suami kamu jadi aku ingin memeluk kamu, " bisik abid pada telinga fatimah dan abid memeluk erat dari belakang tubuh fatimah ".


fatimah tidak menjawab namun dia juga tidak menolak pelukan abid, entah fatimah merasa sangat amat nyaman ketika suami nya itu memeluk nya namun fatimah tidak berani membalikan tubuh nya dan dia hanya menikmati pelukan suami nya, lalu memejamkan mata nya dengan senyum kecil di wajah nya.


apa kamu nyaman, " tanya abid dan menarik punggung fatimah agar menghadap nya ".


kini abid menatap wajah fatimah yang sudah menghadap nya namun masih menutup mata nya, abid mengecup bibir fatimah dengan lembut.


fatimah membuka mata nya karena terkejut, namun dia kembali menutup mata nya, kini fatimah merasakan mulut nya tengah di paksa agar membuka nya dari bibir abid, perlahan fatimah membuka mulut nya dan menikmati nya, cumbu lembut abid membuat fatimah merasakan ada gejolak dalam tubuh nya namun tiba tiba fatimah memundurkan kepala nya dan melepas ciuman abid.


kenapa kamu lakukan ini padaku, " tanya fatimah pada abid ".


aku ini suami kamu, apa salah kalau aku meminta nya, " tanya abid mengacak rambut nya menahan kesal ".


aku ga mau kita melakukan itu kalau tidak saling mencintai, " ucap fatimah tiba tiba mengeluarkan air mata nya kembali ".


abid duduk dan hendak turun dari ranjang, namun tiba tiba tangan nya di tarik fatimah dan tanpa di duga fatimah menindih tubuh abid dan mencium lembut pipi leher kening dan mengecup bibir abid, aku mencintai mu , " ucap fatimah dalam tangis nya memeluk abid yang berada di bawah tubuh nya ".


apa kamu tidak merasakan perasaanku selama ini , " tanya abid sambil mengelus punggung fatimah ".

__ADS_1


tapi aku belum mendengar nya, " jawab fatimah sambil memukul pelan dada bidang abid ".


apa perlu aku mengungkapkan nya, " goda abid pada fatimah ".


perlu, " jawab fatimah manja meskipun air mata nya belum berhenti ".


abid memegang kedua pipi fatimah agar menatap wajah nya, aku mencintaimu dari pandangan pertama, " ucap abid tulus dan mencium kembali bibir ranum fatimah ".


kini cumbu itu membuat kedua nya bergejolak, abid membaringkan tubuh fatimah tanpa melepas ciuman nya dan kini dia berada di atas tubuh fatimah.


perlahan abid meremas gunung kembar fatimah dan membuat nya mengerang merasakan sentuhan suami nya.


abid menjilat leher bawah telinga fatimah dan sedikit menghisap nya membuat fatimah benar benar mengerang merasakan sentuhan itu, perlahan abid membuka kancing atas baju tidur fatimah, kini kacamata penghalang gunung kembar terlihat berwarna hitam, dan membuat abid menelan saliva nya karena keindahan luar gunung kembar yang masih terhalang, abid menarik pelan kacamata itu dan kini terekspose gunung kembar yang menjulang ke atas tanpa penghalang.


abid terus terusan mencumbu seluruh bagian atas dan tengah tubu fatimah yang membuat fatimah benar benar merasakan surga dunia, abid menarik tangan fatimah agar memegang bazoka milik nya, karena kenikmatan yang tiada tara tanpa rasa malu fatimah meremasnya dan membuat abid mengerang merasakan kenikmatan.


abid menarik celana fatimah dan segitiga pengaman nya, sontak membuat fatimah menutup apem nya dengan kedua tangan nya, abid hanya tersenyum dan mendekat kan kepala nya pada apem fatimah, abid menarik tangan fatimah agar tidak menghalangi apem nya dan perlahan fatimah pasrah dan memperlihatkan apem nya pada abid.


fatimah menggigit bibir bawah menahan rasa nikmat karena apem nya tengah di jilat serta di hisap oleh abid, beberapa kali abid menghisap dan menarik apem fatimah dengan bibir nya membuat tubuh fatimah bergetar dan benar saja kini fatimah sudah ******* pertama.


abid tersenyum menyadari itu dan kembali menaiki tubuh fatimah dan menjilat ganas leher fatimah, fatimah yang sudah tidak tahan pun akhir nya membalas perlakuan abid meskipun ini pertama kali bagi nya, namun dia wanita dewasa yang normal jadi mengetahui tata cara menikmati dan di nikmati.


fatimah mendorong tubuh abid ke samping dan balik menindih abid, kini fatimah mencium serta menjilat bibir abid turun ke leher turun ke dada ke perut dan kini pelan pelan fatimah menarik celana abid, tanpa rasa malu fatimah mengulum senjata pusaka suami nya.

__ADS_1


dengan rakus fatimah mengisap bagian bawah pusaka itu, ******* ***** kantung bawah pusaka abid, abid mengerang benar benar kenikmatan tiada tara entah fatimah belajar dari mana tapi abid benar benar melayang di surga dunia ini.


fatimah menjilat bagian perut abid dan tangannya tidak lepas dari pusaka abid dan dua menarik ulur pusaka itu dengan cepat namun lembut.


abid yang tidak tahan menarik dan merentangkan tubuh fatimah dirinya kini berada di atas nya dan siap menyatukan senjata nya ke dalam apem anget milik fatimah.


sambil menatap abid sendu, pelan sayang, " lirih fatimah menggigit bibir bawah nya karena merasa ada benda yang akan masuk dengan paksa ke apem milik nya ".


perlahan abid mendorong pusaka nya meskipun hanya masuk tidak sampai setengah dia memacu mundurkan dengan perlahan dan mulai mendorong aga lebih dalam dan dalam meskipun tetap tidak bisa seluruh nya.


fatimah mengeluarkan air mata nya menahan sakit namun dia tetap berusaha menikmati nya, bercak darah keluar dari apem fatimah dan membuat abid tersenyum puas.


ada kebanggaan pada diri karena istri nya benar benar menjaga apem untuk nya, perlahan rasa sakit fatimah berganti menjadi kenikmatan yang berkali lipat.


lebih dalam sayang, " lirih fatimah yang memejamkan mata nya dengan menggigit bibir bawah nya ".


abid memasukan pusaka nya aga lebih dalam dengan hentakan hentakan dan lebih dalam serta perlahan mempercepat alur.


fatimah menempelkan kedua tangannya pada leher abid, dia yang tidak tahan hanya menggigit bibir nya sendiri akhir nya melahap bibir abid dan menghisap leher abid serta meremas punggung abid.


tanpa terasa penyatuan mereka sudah berjalan hampir satu jam dengan berbagai gaya dan posisi akhirnya abid ambruk dan mengerang di atas tubuh fatimah,


terimakasih sayang kamu sudah menjaganya untukku, " ucap abid lembut sambil mengecup kening fatimah ".

__ADS_1


__ADS_2