
abid mengusap pipi khanza lembut menghapus genangan air mata yang tidak henti nya mengalir dan beberapa kali abid mengecup kening khanza.
hanya sudah tidak tahan lagi dia memeluk pinggang abid erat dan menyembunyikan kepala nya di dada bidang abid sambil menangis sesenggukan.
abid hanya mengecup dan mengelus ujung kepala khanza menguatkan agar gadis itu untuk berhenti menangis.
tiba tiba abid melewati khanza, dan khanza tersadar dari lamunan nya dan ternyata itu semua hanya khayalan khanza.
abid berjalan menuju ruangan tamu dan di sana dia melihat paman barack yang sudah lama tidak bertemu, mereka pun berbincang melepas rasa rindu mereka.
sementara di kamar utama, mia terbangun dari tidur nya dan melihat ke samping suami nya tengah tertidur pulas.
lelaki yang sudah menemani nya selama ini, lelaki yang sudah terlihat kelopak mata yang mulai menghitam, kulit yang mulai sedikit keriput serta sedikit beruban, mia tersenyum getir apalagi melihat wajah lelah dari suaminya itu, mia memeluk serta mengelus lembut wajah suami nya.
abi terbangun karena elusan dari istri nya itu, sayang " gumam abi pelan karena masih mengantuk ".
maaf, " ucap mia merasa bersalah karena telah membangunkan suami nya itu ".
abi hanya tersenyum tidak menjawab, lalu membalas pelukan istri nya dan mengecup beberapa kali ujung kepala istri nya itu.
kamu dari mana saja hingga lupa memberitahuku kepergian mu " tanya mia ragu ragu takut akan membuat suami nya marah ".
hem maaf , tidak ada alasan bagi aku menutupi semua nya , semalam aku ingin menemui kharisma namun urung aku lakukan karena takut hilang kendali " ucap abi merasa kesal ".
untuk apa menemui dia apa memang ada sangkutan nya permasalahan ini dengan dia " tanya mia heran ".
memang dia orang di belakang ini semua , yang aku takut kan kebencian abid pada mama nya akan makin besar itu alasan aku datang menemui kharisma untuk mengingatkan namun aku tidak sanggup " ucap abi menceritakan ".
kenapa kharisma sejahat ini pada anak nya, bertahun tahun dalam kesalahan pahaman aku kira akan membuat dia sadar tapi ternyata malah makin menjadi, " sesal mia pada perbuatan kharisma ".
biar lah mau bagaimana lagi ini jalan hidup mereka, " ucap abi acuh ".
__ADS_1
semoga abid tidak mengetahui tindakan mama nya, dan dia tidak datang untuk menyelidiki permasalahan ini, " harapan mia wanti wanti ".
kamu salah sayang abid mungkin sudah dalam perjalanan ke sini atau bahkan sudah ada di rumah ini, jangan lupa dia darah daging aku pasti dia sudah menyelidiki ini semua tanpa bergerak seperti aku " ucap abi mengingatkan istri nya itu ".
mia hanya mengangguk paham lalu berjalan ke kamar mandi dan menyiapkan air hangat untuk suami nya berendam.
kini abi dan mia berjalan menuruni tangga di sana terlihat barack yang tengah menunduk bukan takut pada bos besar tapi takut akan singa betina yang semalam belum menuntaskan amarahnya.
apa kabar " tanya abi pada barack lalu duduk di salah satu sopa meja keluarga ".
baik tuan " ucap barack masih menunduk ".
semalam rayyan tertembak bagian tangan sama barack " ujar mia kesal ".
abi diam sejenak, kenapa bisa " tanya abi pada barack ".
semalam kani bersama pasukan datang ke sini tuan, dan kami di hadang jadi kami sama sama tidak menyadari itu semua " jelas barack ragu ragu ".
awas kamu selamat dari abi tapi tidak dari ku " ancam mia lalu berjalan mengikuti abi ".
nyonya nyonya anda masih seperti dulu " gumam barack lalu berjalan mengikuti untuk makan siang bersama ".
kini mereka semua sedang berada di meja makan hampir semua wanita melayani laki laki nya termasuk keyla yang membantu rayyan untuk makan dan itu cukup membuat barack bingung dengan tingkah anak nya yang perhatian pada laki laki muda yang tertembak itu.
sementara abid asik makan tanpa mempedulikan khanza yang berada di samping nya dan itu cukup membuat abi memperhatikan mereka,
khanza abi merupakan pengganti ayah mu, apa kamu keberatan kalau abi mencarikan calon pendamping hidup bagi kamu " tanya abi santai ".
abid terlihat seperti kaget mendengar pertanyaan abi nya namun dia tetap berusaha cuek dan melanjutkan makan nya, kalau khanza bagaimana abi saja khanza ikut " ucap khanza sambil menunduk ", dia tau abi nya ingin yang terbaik untuk diri nya.
mas khanza juga masih muda jadi tidak perlu terburu buru mencarikan nya " ucap bu laras berusaha agar anak nya tidak secepat nya di jodoh kan ".
__ADS_1
ia lah laras kan abi nanya begitu juga bukan berarti menjodohkan nya sekarang " ucap mia meluruskan kesalahan pahaman sahabat nya ".
abid sedari tadi tidak tenang dan entah kenapa dia jadi tidak selera makan dan pergi meninggalkan meja makan tanpa berbicara, abi hanya tersenyum melihat tingkah anak nya, sementara yang lain terlihat biasa saja.
keyla khanza selesai makan kalian ke ruangan kerja ada hal yang ingin saya bicarakan " ucap abi santai lalu berjalan meninggalkan mereka".
sementara keyla dan khanza kini sudah menegang dia tau ini akan di bahas juga, barack bingung apa yang akan di lakukan tuan besar nya pada anak nya.
kini mia abi dan abid beserta rayyan berada di ruang kerja, datang khanza beserta keyla di ikuti dari belakang oleh barack.
ngapain kamu ikut masuk, " tanya mia ketus karena masih kesal pada barack ".
barack orang tua keyla sudah sewajarnya dia ikut membahas permasalahan ini, " ucap abi menengahi ".
sontak membuat semuanya kaget hanya barack keyla dan abi yang terlihat biasa saja.
maafkan paman tuan muda atas ketidak tau an paman terhadap tuan muda, " ucap barack meminta maaf pada rayyan ".
tidak apa paman aku juga yang salah, " ucap rayyan salah tingkah karena dia baru tau orang yang dia serang ternyata calon mertua nya ".
sudah duduk semua nya, " ucap abi ingin segera menyelesaikan permasalahan ".
mereka semua pun duduk hanya abid beserta khanza yang sama sama tidak berbicara sedari tadi.
jadi bagaimana itu semua bisa terjadi, " ucap abi santai namun dengan tatapan tajam pada keyla dan khanza ".
maaf abi ini semua murni kesalahan saya, " ucap keyla yang memang dia ceroboh dalam bertindak ".
nama nya yang salah itu pimpinannya bukan bawahannya, " ucap abid sinis yang seolah mengarahkan kesalahan pada khanza ".
diam kamu, " bentak abi tidak suka anak nya memotong omongan orang lain ".
__ADS_1
keyla menceritakan permasalahan dari awal sampai terjadi nya berita buruk itu pada publik, tiba tiba khanza memotong obrolan, maaf abi ini semua memang salah khanza dan khanza yang tidak bisa menjaga citra perusahaan dengan baik.