
dan sekarang ceritakan permasalahan mu " ucap umi pada abid karena suaminya masi menundukkan kepalanya "
aku " tanya abid menunjuk dirinya sendiri "
dan itu membuat abi kembali mendongakkan kepalanya dan sukses membuat abid gugup dan mulai menceritakannya dari awal pertemuannya dengan khanza.
baik lah jadi awal mula nya sepulang aku dari liburan semester S2 dari singapore aku berkumpul dengan teman teman melepas rindu dan kami minum minum karena itu kebiasaan ku dulu, sampai hal tidak terduga terjadi, aku mengalami tabrakan beruntun aku tidak mengingat apapun karena dalam keadaaan tidak sadar karena terlalu banyak minum sampai akhirnya terbangun di rumah sakit.
keesokan pagi nya aku di kirim kembali ke singapore oleh abi karena kondisi ku yang memang tidak mengalami cedera yang serius.
sampai satu tahun berlalu hingga aku lulus S2 ku, abi memberitahukan bahwa salah satu korban meninggal itu di sebab kan oleh aku, dan alasan tidak memberitahuku itu karena aku sendiri yang tengah menyelesaikan pendidikan karena tidak ingin mengganggu konsentrasi pendidikan ku.
hingga abi memberitahukan kalau korban adalah pa yudo dan mempunyai anak khanza dan sebagai penebus kesalahan aku, maka abi meminta aku membantu perusahaan khanza yang perusahaan tengah dalam ambang kebangkrutan dengan berpura pura sebagai karyawan nya sampai sampai aku di minta abi menikahi khanza bagaimanapun cara nya, namun karena memang kami tidak saling mencintai maka aku menolak keras hal itu, aku tidak mencintai ataupun hanya menyukai khanza, dan untuk kebangkrutan perusahaan khanza sendiri seperti yang tadi dia sampaikan itu kesalahannya terlalu mempercayai bagaskara " ucap abi dengan penekanan kata mempercayai",
dan karena aku selalu diliputi rasa bersalah ku, sampai trauma mengendarai mobil dan umi tidak tega melihat kondisi ku akhirnya umi memberitahukan ku bahwa sebenarnya kejadian tabrakan aku dengan tabrakan beruntun itu berbeda lokasi, namun waktunya yang hampir bersamaan, padahal aku mengalami tabrakan tunggal bahkan menunjukan bukti CCTV tempat kejadian dan kamera dari mobilku sendiri, abi melakukan itu karena ingin menjodohkan aku dan khanza dengan cara nya sendiri, namun kembali kita tidak saling mencintai bahkan kita tidak mengenal masing masing di luar pekerjaan dan tugas kantor antara bos dan bawahan.
kesalahan ku cuma satu yaitu membohongi khanza dengan berpura pura jadi karyawan nya aku minta maaf, pungkas akhir perkataan abid.
ada rasa kecewa yang mendalam mengetahui khanza berhubungan dengan bagaskara meskipun sebuah keterpaksaan tapi itu membuat abid tidak memaafkan entah kenapa.
__ADS_1
sementara abi yang tadi nya bersikeras menjodohkan anaknya dengan khanza kini mulai sedikit sadar untuk tidak memaksakan kehendaknya, karena ini jawaban yang ke sekian kali penolakan dari anak nya.
beda dengan umi dengan batin seorang ibu dia mengetahui kalau anaknya sedang berbohong anaknya itu pasti menutupi sesuatu entah amarah atau kecewa yang jelas ada rasa patah hati dari sang anak yang umi lihat.
khanza tidak menyangka abid dengan tegas mengatakan tidak ada perasaan pada diri nya dan jelas itu membuat hati nya sakit, padahal dulu mereka sangat amat dekat dengan kebersamaan dan perhatian melebihi karyawan dan atasan, hanya saja dulu memang khanza selalu menampik perasaanya sendiri karena takut abid menolaknya dan saat dia terpisah beberapa saat khanza merasakan perasaanya yang kosong tanpa kehadiran abid tapi dia tidak ingin merepotkan abid hingga memutuskan meninggalkannya dengan satu surat itu, tapi kini pupus sudah hadapannya pada abid apalagi sekarang sudah jelas posisi berbalik abid jauh berada di level atas dan itu membuat khanza akan menghapus dalam dalam perasaanya.
baik khanza, khanza memaklumi dan memaafkan kesalahan abid lagi pula semasa abid berada di perusahaan dia banyak membantu dan menyemangati khanza meskipun tidak tau sebuah keterpaksaan atau ketulusan " sindir khanza masi dalam tangis nya ".
baik lah mulai besok kalian boleh kembali ke rumah kalian atau tetap tinggal bersama kami di sini jangan anggap abi mengasihani kalian anggap abi sebagai orang tua pengganti kalian dan buktikan pada kami bahwa khanza bisa sukses " ucap abi pada khanza dan laras ".
baik terimakasih mas mungkin besok kami akan segera kembali ke rumah itu " ucap laras pada abi "
sebaiknya kamu dan anak anak tinggal lah dulu di sini sampai kondisi kalian mental jihan membaik karena bagaimanapun jiwa anak itu pasti terguncang " ujar umi merayu laras agar mau tinggal sementara waktu di rumahnya ".
sudah ikuti saja kemauan istriku " ucap abi pelan namun dengan nada perintah ".
kini jam menunjukan mendekati jam makan siang keyla dan rayyan sudah pergi entah kemana mereka menghabiskan waktu bersama.
sementara khanza laras dan umi tengah asik memasak untuk makan siang dan qila bersama jihan masih asik di bermain di kamar mereka, sementara abi dan abid berada di ruangan kerja abi.
__ADS_1
kamu yakin ingin melanjutkan pendidikan mu " tanya abi kepada anaknya yang selalu meninggalkan kedua orang tua nya jauh sejak bangku menengah atas "
aku yakin bi lagian ini pendidikan terakhirku kalau sudah S3 mana bisa lanjut sekolah " ucap abid meyakinkan abi nya ".
apa kamu tidak memikirkan pasangan hidup mu dan tidak memikirkan calon cucu untuk ku " tanya abi membujuk anak nya ".
kan rayyan sudah berhubungan dengan keyla abi minta saja mereka segera menikah dan segera mendapatkan cucu " jawab enteng abid pada orang tuanya".
baik lah tapi kenapa sangat mendadak dan kenapa harus siang ini juga berangkat, apa ada sangkut pautnya dengan kedatangan khanza " tanya abi curiga pada anaknya ".
tidak ko bi memang sudah lama aku menginginkan pendidikan ini cuma baru saat ini waktu yang tepat apalagi rasa bersalah ku pada khanza sudah terbayar dia sudah aman bersama keluarga kita " jawab abid berusaha mengelak dan meyakinkan orang tua nya ".
baik lah abi merestui tapi kamu harus meminta izin terlebih dahulu pada umi " ucap abi pasrah karena bagaimana pun anak nya sudah dewasa dan berhak mengambil keputusan nya sendiri ".
baik bi " ucap abid senang karena mendapat lampu hijau dari abi nya ".
kini mereka berjalan menuruni tangga dan ikut bergabung bersama yang lainya untuk makan siang bersama.
makan siang bersama dengan khidmat tanpa ada suara sampai selesai dan kini mereka sedang bersantai di halaman belakang dengan abi yang menikmati secangkir kopi buatan sang istri serta qila dan jihan yang asik berlarian di taman, sementara khanza hanya mendengarkan percakapan ibu nya dan umi yang dia tidak mengerti karena menceritakan masa muda mereka.
__ADS_1
dan abid yang sudah selesai persiapan nya menghampiri umi dan berharap umi nya itu merestui keberangkatan abid karena abi nya berjanji akan membantu membujuk umi.
kamu mau kemana sayang ko sudah berpakaian rapih " tanya umi heran kana anaknya sudah tidak berpakaian santai seperti tadi ".