DI BALIK KERJA KERAS NYA

DI BALIK KERJA KERAS NYA
KEKECEWAAN ABID


__ADS_3

hingga sekarang sarapan akan segera di mulai dan hanya ada satu laki laki yaitu abi dan kedua laki laki lainya entah kemana.


umi yang penasaran keberadaan anak nya menanyakan pada suami nya. bi mana dua jagoan kita " ucap umi pada suaminya ".


jagoan kita ga ada mi " ucap abi santai dan memulai makan yang sudah di siapkan oleh sang istri "


lah memang kemana " tanya umi heran karena setau nya tadi abid ada di kamar nya dan rayyan tadi izin menjemput keyla itu artinya sudah kembali "


mereka takut macan betina " ucap abi santai masi menikmati sarapan nya "


kalau ngomong yang jelas " ucap mia sambil menjewer telinga abi "


mereka semua menahan tawa namun tidak bagi qila dia tertawa puas melihat abi nya kenal omel umi malah menyemangati umi nya agar lebih kencang menjewer telinga abi nya itu.


ia ia mereka di atas " ucap abi kesal dan menghentikan sarapannya "


mia berdiri hendak berjalan menghampiri anak anak nya namun abi menahannya.


sudah makan lah nanti kita bahas, mia menatap wajah serius suaminya dan dia langsung menuruti suaminya itu dia melanjutkan sarapannya karena dia benar benar memahami suaminya, wajah marah senang sedih serius bahkan berbohong pun dia tau raut wajah suaminya yang orang lain hanya melihat wajah datar suaminya tapi tidak bagi sang istri.


selesai sarapan mereka semua berkumpul di ruang keluarga, qila dan jihan kembali ke kamarnya dua gadis kecil itu bak prangko yang tidak lepas kemanapun bersama sejak pertemuannya bagun tidur tadi.


khanza dan keyla sama sama gugup sementara umi dan laras asik berbincang menceritakan masa lalu mereka tanpa menghiraukan keberadaan yang lain,

__ADS_1


hingga suara khas abi bersuara.


mi panggil dua anak berandalan itu ke sini, perintah abi pada umi namun dengan suara yang lembut.


umi tidak menjawab namun langsung berjalan menaiki tangga menuju salah satu kamar dan kini sudah kembali menuruni tangga di ikuti dua laki laki muda di belakangnya yang tengah tertunduk.


keyla yang melihat nya biasa saja karena sudah tau dua laki laki itu, namun khanza malah kebingungan dia takut dengan satu laki laki berkuasa itu namun dia heran dengan laki laki satunya.


kini dua laki laki itu duduk dekat dengan abi di halangan duduknya oleh umi seperti dua murid nakal masuk ruang BK di dampingi orang tua nya.


mi ngapain kamu di situ, sini ucap abi sambil menepuk sopa di sampingnya..


saat umi ingin berdiri tangannya di tahan oleh abid dan membuat abi memicingkan matanya kesal.


keyla menahan tawa nya karena dia sendiri takut sosok abi.


kini umi duduk di samping abi. dan memegang tangan abi karena dia tau kalau suaminya ingin memarahi anak anaknya.


key apa kamu serius hubungan dengan rayyan " tanya abi tanpa basa basi "


keyla kaget muncul pertanyaan itu dan dengan cepat tanpa dia sadari menundukkan kepala nya yang menurut abi malah itu di artikan sebuah anggukan.


baik lah kalau begitu abi akan secepatnya menemui orang tua mu dan karena sebentar lagi kamu akan menjadi keluarga kamu boleh bergabung dalam pembahasan ini meskipun tidak ada sangkut pautnya dengan mu " ucap abi tidak ingin di bantah ".

__ADS_1


jadi begini laras dan khanza sebenarnya awal mula permasalahan kalian itu datang dari abi sendiri karena mempercayakan dua laki laki bodoh ini, saya mempercayakan jabatan CIO pranaja grup pada rayyan, dan saya mempercayakan abid untuk membantu bangkitnya keterpurukan perusahaan kalian namun malah hancur dalam sekejap, saya lah orang paling bertanggung jawab dan patut untuk kalian pinta pertanggung jawaban.


namun dua anak saya ini akan menceritakan perjalanan nya hingga kalian saya jemput.


dan kalian laki laki sialan belajar lah bertanggung jawab ceritakan permasalahan kalian karena yang abi tau dari orang lain bukan dari mulut kalian sendiri.


khanza dan laras masi tidak mengerti namun mereka tetap diam untuk mencerna maksud dari ini semua.


rayyan mulai menceritakan semuanya dari awal saat dia gagal mendeteksi hingga terciumnya kebocoran perusahaan dan dia mengakuisisi banyak perusahaan termasuk perusahaan khanza, mau tidak mau suka tidak suka rayyan harus melakukan itu untuk stabilitas perusahaan pranaja grup di tambah bukti bukti memberatkan perusahaan lain termasuk perusahaan khanza meskipun dia tau itu ulah manajer nya saat itu, tapi dia tidak bisa berbuat banyak hanya cara satu satunya untuk kembalikan stabilitas perusahaan adalah mengakuisisi itu. bahkan rayyan sampai menyelidiki hubungan manager itu dengan perusahaan perusahaan lain dan hanya dengan khanza lah bagaskara mempunyai hubungan khusus " ucap rayyan panjang lebar "


sebenarnya untuk masalah perusahaan itu khanza sendiri yang salah dan bukan kesalahan pa rayyan " ucap khanza pada abi " dan untuk hubungan khanza dengan bagaskara sebenarnya sebuah keterpaksaan dalam kondisi perusahaan down dan butuh suntikan dana di luar perjanjian resmi bagas meminta khanza menerima hubungan dengannya, khanza bukan maksud menjual diri namun khanza tidak ingin perusahaan itu hancur yang sudah menafkahi keluarga kami puluhan tahun dan baru kemarin malam khanza ketahui itu merupakan pemberian dari umi " ucap khanza sambil berlinang air mata dia sudah tidak peduli pandangan orang lain bagaimana termasuk pandangan abid yang jelas sekarang khanza sudah bicara jujur apa adanya batin khanza ".


suasana sunyi tidak ada jawaban dari abi ataupun umi. namun mata abi tengah berkaca kaca menahan tangisnya, apalagi umi dan laras sudah tidak bisa menahan air mata nya, sementara keyla hanya mengusap usap pundak khanza hanya itu yang bisa dia lakukan saat ini, rayyan hanya diam kasihan pada diri khanza, namun abid merasa kecewa terhadap penuturan khanza.


seharusnya abi turun tangan langsung membantu mu, agar kamu tidak menjalani kejadian seperti ini. padahal yudo dan abi sudah berjanji untuk saling menjaga anak kita kalau salah satu dari kita pergi meninggalkan dunia ini tapi abi merasa gagal." ucap abi menyesalkan dirinya sendiri ".


semua ini sudah terjadi tidak perlu kamu menyesali yang terpenting sekarang dan kedepannya kita menjaga khanza dan jihan bersama sama " ucap umi menguatkan suaminya ".


dan sekarang ceritakan permasalahan mu " ucap umi pada abid karena suaminya masi menundukkan kepalanya "


aku " tanya abid menunjuk dirinya sendiri "


dan itu membuat abi kembali mendongakkan kepalanya dan sukses membuat abid gugup dan mulai menceritakannya dari awal pertemuannya dengan khanza.

__ADS_1


__ADS_2