
keyla menceritakan permasalahan dari awal sampai terjadi nya berita buruk itu pada publik, tiba tiba khanza memotong obrolan, maaf abi ini semua memang salah khanza dan khanza yang tidak bisa menjaga citra perusahaan dengan baik.
baik mulai saat ini pimpinan CIO pranaja grup akan kembali rayyan yang pimpin dan key kamu tetap menjadi wakil, dan kamu khanza mulai besok abi akan kirim ke perusahaan cabang baru kita dan akan menjadi partner abid di sana selama satu bulan, nanti sore kamu rayyan umumkan pertunangan kalian agar setidak nya bisa meredam opini publik " ucap abi tidak ingin di bantah ".
baik abi " ucap rayyan singkat ". lain hal nya dengan abid yang sekarang malah merasa tidak terima dengan keputusan abi nya itu.
aku masih kuliah dan belum menyelesaikan nya " ucap abid tidak terima ".
kamu lakukan atau abi, baik baik lah " potong abid karena tatapan abi nya itu yang hanya di ketahui oleh umi dan diri nya tentang masalah dia bersama mamah nya ".
kini rayyan mengumumkan pertunangan nya dan itu membuat publik merubah opini yang tadi nya berprasangka buruk pada keyla kini beranggapan bahwa memang keyla lah yang menjadi korban karena menghadapi anak buah yang kurang ajar.
sementara banyak juga pertanyaan tentang khanza yang di rumor kan menjalin dengan sang pendiri pranaja grup namun itu di tepis karena kemunculan abi bersama mia dalam acara itu meskipun keberadaan khanza tidak di ketahui karena tidak ada dalam acara tersebut.
kini khanza bersama abi dalam perjalanan menuju salah satu daerah yang akan menjadi tempat baru mereka untuk beberapa bulan ke depan, dan laras tidak bisa mendampingi khanza karena jihan yang musti sekolah dan tetap tinggal di rumah utama pranaja.
maaf gara gara aku kamu jadi di kirim bersama aku ke sini " ucap khanza tidak enak sesudah mereka sampai di kantor baru ".
abid hanya memainkan handphone nya seolah tidak mendengar ucapan khanza.
kini mereka berjalan menuju pintu utama kantor cabang yang sudah di sambut beberapa petinggi perusahaan.
selamat datang dan bergabung nona khanza dan tuan abid, " ucap Wisnu plt dirut yang akan di ganti abid dan dia akan menjadi asisten abid ke depan nya ".
sementara khanza akan menjadi manager keuangan di perusahaan tersebut, terimakasih " ucap khanza ramah pada Wisnu sedangkan abid tidak menjawab hanya menganggukkan kepala lalu berjalan menuju ke ruangan nya".
__ADS_1
suasana kantor cabang menjadi riuh banyak dari mereka yang memuji kecantikan manager keuangan baru dan tidak sedikit kaum hawa juga yang mengagumi dirut baru itu, awal nya mereka menyangka abid dan khanza merupakan pasangan namun anggapan itu hilang ketika melihat interaksi khanza dan abid yang tidak begitu akrab.
kini jam makan siang telah tiba, khanza bersama wisnu tengah makan siang di meja yang sama sedangkan abid hanya meminta Wisnu membawakan makan siang nya.
khanza terlihat akrab bersama wisnu karena memang ternyata usia mereka yang tidak terpaut jauh serta wisnu yang memang menaruh hati pada khanza selalu berusaha membuat khanza agar nyaman bersama nya apalagi di ketahui kalau khanza memang belum memiliki pasangan, sementara abid tidak ada satu orang pun yang bisa mendekati nya karena sifat dingin serta arogan yang membuat wanita yang ingin mendekati nya mundur satu langkah.
kini sudah satu bulan abid dan khanza di perusahaan cabang, abid dan khanza tinggal satu rumah namun tidak membuat mereka menjadi dekat sekalipun tiap sarapan dan makan malam khanza selalu menyiapkan untuk abid, dia memakan nya namun tidak pernah berterimakasih pada khanza apalagi mengajak khanza berbincang itu tidak pernah terjadi kecuali urusan pekerjaan.
kini jam menunjukan pukul tujuh mereka sarapan bersama dan seperti biasa tidak ada perbincangan sama sekali, khanza bergegas menuju halaman rumah, abid hanya melirik sebentar lalu dia pun berjalan menuju halaman rumah.
ternyata di luar wisnu sedang berbincang bersama khanza abid melirik sebentar lalu masuk ke dalam mobil nya. pa jalan sekarang " perintah abid pada sopir ".
tapi tuan nyonya khanza " ucap sopir namun ucapan nya di sela abid ".
jalan saja, dia sudah ada yang jemput, " ucap abid memotong pak sopir dan mobil pun melaju meninggalkan halaman rumah melewati khanza dan wisnu yang berada di gerbang pintu ".
kamu berangkat naik apa itu tuan malah pergi duluan " tanya wisnu heran ".
entah lah naik taksi paling " ucap khanza asal ".
ya sudah ayo aku antar " ucap wisnu semangat ".
ga usah nanti aku naik taksi aja " ucap khanza tidak enak ".
udah ayo " ucap wisnu menarik tangan khanza dan akhir nya khanza ikut bersama wisnu menaiki motor menuju kantor ".
__ADS_1
sesampai nya di kantor khanza di kaget kan karena diri nya yang di beritahukan oleh asisten nya bahwa abid memanggil diri nya.
kini khanza tengah menaiki lip menuju ruangan dirut, khanza mengetuk pintu dirut dan masuk setelah mendapat jawaban dari abid.
kini khanza duduk di kursi berhadapan dengan abid yang masih asik membalikan balikan berkas nya.
ada apa, " tanya khanza ketus ".
abid tidak langsung menjawab dia mengangkat wajah nya dan menatap khanza dengan tatapan tidak bisa di artikan, mulai nanti sore dan seterusnya kita pulang masing masing, " ucap abid santai ".
kenapa, " tanya khanza tidak terima ".
kamu bisa pulang pakai taksi atau pulang bareng si wisnu itu, " ucap abid acuh ".
khanza tidak menjawab dia hanya menghentakkan kaki nya kesal lalu membalikan tubuh nya dan pergi meninggalkan ruangan abid.
kini sudah menunjukan pukul tujuh malam, biasa nya kalau abid bekerja lembur maka khanza akan berada di ruangannya tapi malam ini abid hanya sendiri di ruangan itu sampai dia berjalan keluar, sebenar nya dia khawatir pada khanza yang entah dia pulang pakai apa karena di daerah ini taksi yang masih jarang paling paling hanya ada ojeg kalau sudah sore hari.
mobil abid memasuki pekarangan rumah dia melihat khanza yang asik mengobrol bersama wisnu, abid berjalan memasuki rumah melewati mereka begitu saja seperti tidak melihat kedua orang itu.
dih dasar es balok " ucap khanza pelan namun masih terdengar abid "
abid membalikan tubuh nya lalu memicingkan mata nya melihat khanza lalu tampa berbicara kembali berjalan memasuki rumah.
beberapa menit kemudian terdengar suara benda terjatuh dan itu membuat khanza kaget lalu masuk ke dalam rumah dan mencari sumber suara hingga dia memasuki dapur.
__ADS_1
kamu kenapa, " tanya khanza khawatir karena melihat pecahan piring dan panci yang sudah berserakan di lantai di tambah terlihat abid yang sedang menutup tangan nya dengan handuk ".