DI BALIK KERJA KERAS NYA

DI BALIK KERJA KERAS NYA
MENGHILANGNYA KHANZA


__ADS_3

abid tidak menghiraukan adiknya itu yang selalu riang di luar beban besar nya menumpuk beban menjadi CIO perusahaan raksasa.


kini abid berjalan keluar kantor perusahaan yang akan dia pimpin di kemudian hari, karena abid terburu buru dia tidak melihat sosok wanita yang juga berjalan terburu buru dan brakkkkk...


mereka bertabrakan, dan wanita itu bangun dari duduk nya dan langsung memarahi abid, kalau jalan lihat lihat kamu kira kan jalanan ini milik nenek moyang mu,


sementara abid yang di marahi hanya diam entah kenapa dia merasa lucu ada wanita barbar di kantor nya meskipun dengan paras yang cantik dan dia terlihat wanita baik baik, abid merasa senang bertemu dengannya tapi lebih perasaan menyayangi sebagai adiknya bukan mencintai nya padahal ini merupakan pertemuan pertama bagi nya.


kenapa diam hah " bentak wanita itu lagi "


gapapa maaf maaf karena saya jalan terburu buru " ucap abid santai "


enak aja minta maaf kamu harus ganti rugi " ucap wanita itu tampa dosa "


abid diam sejenak, diam menyesali penilainya tadi yang menyebut wanita di hadapannya wanita baik baik, ternyata matre gerutu abid namun masi terdengar wanita itu.


apa kamu bilang aku matre " sarkas wanita itu "


key sudah lah kamu kan ga kenapa kenapa " ujar meylani kepada keyla "


ya sudah saya harus ganti rugi berapa " ucap abid malas "


kamu kira ganti rugi harus dengan uang hah " bentak keyla lagi "


ya sudah sekarang saya harus bagaimana ganti rugi nya " ucap abid mulai kesal "


ikut dengan ku " perintah keyla sambil berjalan keluar gedung lagi "


abid dan meylani mengikuti keyla dari belakang.


maafkan teman saya tuan dia orang nya memang begitu tapi sebenarnya baik ko " ucap meylani kepada abid karena tidak enak laki laki di sampingnya harus mengikuti keyla yang entah mau kemana "


kini mereka sudah berada di supermarket dekat dengan kantor pranaja.

__ADS_1


dengan semangat keyla mengambil beberapa cemilan dan es cream kesukaannya lalu meletakkannya di meja kasir, bayar perintah keyla pada abid yang dari tadi mengekor nya dari belakang.


abid pun menyodorkan kartu miliknya, kini mereka kembali menuju kantor pranaja dengan abid yang berada di belakang meylani dan keyla yang asik mengobrol sambil memakan es cream itu sementara abid mengikuti dengan beberapa kantong plastik cemilan karena keyla yang memerintahkannya untuk membawakan sampai di kantor.


mereka berjalan memasuki gedung dengan tatapan aneh dari karyawan sekitar tapi keyla tidak menghiraukan tatapan aneh itu, dan sampai di ruang kerja nya keyla meminta abid untuk menyimpan belanjaannya di meja dan mengusirnya untuk pergi.


abid tidak marah tapi dirinya merasa gadis di hadapannya aneh dan membuatnya tidak tahan merasa penasaran dan menanyakan sesuatu pada keyla.


hey gadis barbar " tanya abid pada keyla "


nama saya keyla tuan bukan gadis barbar " ucap keyla sambil memanyunkan bibirnya yang masi asik memakan es cream "


ya lala apa lah sekarang saya tanya kenapa kamu minta ganti rugi makanan ga jelas ini " tanya abid masih penasaran "


cihh dasar laki laki bodoh, saya tadi kamu tabrak dan jelas itu membuat mood saya jadi berantakan dan untuk menebusnya dengan ini supaya mood saya membaik " ucap keyla polos "


gadis aneh " batin abid tersenyum lalu bergegas untuk pergi "


terimakasih tuan patung suara keyla tulus.


abis kamu kaya patung dari tadi wajahmu tampa ekspresi " ucap keyla polos "


abid tidak menanggapi dan pergi meninggalkan ruangan keyla.


tiba tiba bu ana manager keyla menghampiri keyla dan bertanya serius, kamu dari mana keyla dan kenapa bisa tuan abid mengantarkan kamu ke ruangan ini " tanya bu ana penasaran "


dengan polos keyla menceritakan semuanya dari awal sampai dia kembali ke ruangan ini dengan abid.


apa kamu tidak tau siapa beliau " ucap bu ana ketakutan sesudah mendengar cerita dari keyla "


memang dia siapa bu dan kenapa musti takut sama dia " tanya keyla belum mengerti kenapa manajernya itu terlihat ketakutan "


beliau anak pertama dari pendiri perusahaan ini keyla dan lebih parahnya sebentar lagi menurut gosip yang beredar di kalangan atas beliau akan mengambil alih kembali perusahaan dari pak rayyan itu berarti kamu dalam masalah besar bahkan ibu juga akan terseret masalah kamu ucap bu ana menyalahkan keyla.

__ADS_1


keyla tidak menjawab dan tubuhnya gemetar dia tidak tau kalau laki laki yang dia tandas itu calon bos besar nya.


meylani ikut mendengarkan penuturan bu ana namun dia malah memikirkan perkataan bu ana yang menyebutkan abid akan mengambil alih kembali itu artinya abid pernah memegang kendali perusahaan ini,


memang pa abid pernah menjabat CIO sebelumnya bu " tanya meylani penasaran "


pernah dua belas tahun yang lalu dia memegang jabatan CIO " ucap bu ana singkat "


lah tapi kelihatanya pa abid masi muda bu masa dia pegang perusahaan usia belia "ucap meylani masi tidak percaya "


memang beliau waktu itu jadi CIO di usia tiga belas tahun hingga ayahnya pa abi kembali mengambil alih perusahaan dengan alasan tuan abid meneruskan pendidikannya hingga beberapa tahun ini pa abi pensiun dan menyerahkan jabatannya pada tuan rayyan " ujar bu ana menjelaskan panjang lebar "


jadi bener kalau pa abid bakal jadi CIO perusahaan ini " tanya keyla masi dalam ketakutan "


menurut gosip orang orang atas sih begitu apalagi tadi tuan abid datang terburu buru ke perusahaan dan masuk ke ruang CIO padahal sudah lebih dari sepuluh tahun tuan abid tidak datang ke perusahaan ini " ucap bu ana kesal "


dan pokonya kalau kamu ketemu lagi sama tuan abid kamu harus minta maaf padanya ibu tidak mau terbawa ulah masalah kamu " ucap bu ana memperingati keyla "


baik bu " ucap keyla patuh "


sementara abid kini dalam perjalanan pencarian khanza dengan mengerahkan semua anak buahnya bahkan meminta anak buah rayyan namun tidak memberitahukan hal kehilangan khanza pada abi nya.


kemana kamu khanza kenapa kamu malah menghilang bak di telan bumi " ucap abid dalam lamunan nya "


dan bunyi telpon membuyarkan lamunan nya, tertera nama rayyan di layar telpon dan abid langsung mengangkatnya.


bagaimana apa sudah di ketemukan " tanya abid langsung begitu telpon tersambung "


belum bang bahkan anak buah kita sudah mencari keberadaanya di kampus dia tidak ada dan bahkan adiknya pun tidak ada di sekolah nya " ucap rayyan di sebrang telpon "


ya sudah terus kerahkan anak buah kita di seluruh kota bahkan kalau perlu cari dia di penjuru negri ini karena memang tidak ada nama mereka di list penerbangan ke luar negri " perintah abid pada rayyan "


baik bang, maaf ini semua salahku " ucap rayyan menyesal "

__ADS_1


hem "ucap abid lalu mematikan sambungan telepon "


__ADS_2