DI BALIK KERJA KERAS NYA

DI BALIK KERJA KERAS NYA
KEMBALI NYA ABID


__ADS_3

rayyan mengira itu abi namun saat beberapa orang dengan senjata lengkap turun dari helikopter dengan wajah wajah asing maka pasukan rayyan pun bersiaga begitupun pasukan yang keluar dari helikopter yang kira kira berjumlah dua belas orang itu menodongkan senjata.


suasana kini mencekam karena kedua pihak saling menodongkan senjata.


barack turun dari helikopter dan melihat semua orang asing di halaman belakang, dia mengira bos besar dalam masalah besar, dia meminta sang istri tidak turun dan bertahan di dalam


hingga rayyan melesatkan tembakan ke arah jantung barack karena rayyan kira itu pimpinan orang yang menyerbu kediaman nya dan barack pun terpelanting beruntung dia memakai jas anti peluru.


karena merasa terancam barack melesatkan tembakan tepat mengenai tangan kanan rayyan dan pistol rayyan pun terlepas.


umi yang memang terbangun mendengar suara helikopter di halaman belakang turun untuk melihat nya karena dia pun mengira itu suami nya.


namun yang sekarang membuat nya berteriak sambil berlari adalah karena sang anak tertembak oleh orang yang dia kenal.


umi berlari sambil menangis menghampiri rayyan yang masi berdiri menahan sakit di tangannya.


barack pun berlari menghampiri umi dengan melemparkan sembarang arah senjata nya dan itu membuat anak buah rayyan tidak menembak barack.


kamu apa apaan barack " bentak umi sambil menangis "


barack hanya diam dia belum mengerti kenapa dirinya di salahkan dan membela laki laki muda itu yang barack tidak kenal.


kalau abid jelas barack kenal tuan muda yang dia tempa dengan latihan di luar usia seumuran nya.

__ADS_1


kini kia sudah turun dan menghampiri barack,


dan umi membantu rayyan masuk ke dalam rumah di ikuti barack dan istri nya sedangkan anak buah nya barack minta berjaga di luar rumah.


sekarang jam empat pagi semua orang sudah berkumpul di ruangan keluarga karena tadi terbangun mendengar suara tembakan hanya jihan dan qila yang kembali tertidur pulas.


abi belum kembali apalagi abid entah dia pulang atau tidak karena semalam umi menghubungi anak sulung nya itu namun tidak bisa di hubungi.


sementara dokter tengah mengeluarkan proyektil dari tangan rayyan karena tembakan cukup berjarak lumayan jauh maka tidak menembus tanganya hanya menancap di bagian dalam tangan rayyan.


khanza hanya berpelukan bersama laras karena ngilu melihat luka rayyan, dan keyla berpelukan sambil menangis dengan sang bunda kia, barack hanya duduk belum tau situasi.


sementara umi tengah membantu dokter mengobati luka tembak rayyan dan sesekali memicingkan mata ancaman pada barack dan itu membuat bulu kuduk barack berdiri.


bukan takut di marahi atau di tembak kembali oleh istri bos besar nya itu, tapi takut dengan mulut sang nyonya mengadukan nya pada bos besar dan meminta menghukum dia kembali.


di sebuah pedesaan abi hendak memasuki salah satu rumah mewah yang terlihat sepi, namun saat hendak masuk dia terbayang akan sosok sang anak abid lalu mengurungkan niat nya dan kembali berbalik dan berjalan di iringi beberapa pengawal meninggalkan rumah mewah itu.


kini abi berjalan menuju sebuah lapangan kosong dan menaiki helikopter dan kini lima helikopter sudah kembali terbang menuju jakarta.


sialan sialan kalau aku menemui nya sekarang pasti emosiku tidak akan terkontrol dan itu yang membuat ku takut kalau sampai dia mati di tangan ku " batin abi " dia menyesali kebodohan nya karena membuang waktu percuma untuk datang ke tempat tersebut.


kini sudah menunjukan pukul tujuh pagi semalam umi memilih kembali ke kamarnya begitupun dengan rayyan karena perintah umi sementara barack sekarang sudah terbangun dan duduk di ruang keluarga dia belum mendapat kejelasan dari nyonya besar nya.

__ADS_1


dan yang lain sibuk dengan kegiatan masing masing tidak ada yang berniat meninggalkan rumah utama pagi ini.


beberapa helikopter berputar di kediaman utama dan turun satu helikopter di halaman belakang sementara yang lainya kembali terbang entah kemana.


abi turun dan bergegas menuju kamar nya dia mengantuk karena seharian tidak tidur, dia melirik barack sekilas tampa ekspresi lalu menaiki tangga menuju kamarnya.


dia belum mengetahui tragedi semalam di rumah nya , karena rasa ngantuk dia langsung tertidur lelap di pelukan sang istri, umi yang melihat suami nya terlelap hanya tersenyum lalu kembali memeluk suaminya dan ikut kembali tertidur, dia tidak ingin mengganggu suami nya untuk permasalahan apapun nanti saja dia akan bertanya dan bercerita sesudah suami nya itu terbangun.


setengah jam kemudian kembali sebuah helikopter mendarat di halaman rumah kediaman utama.


memang karena kondisi seperti ini keluarga pranaja memanfaatkan fasilitas yang mereka miliki padahal biasa nya mereka lebih senang terlihat sederhana kecuali pengawalan nya, dan lebih sering menyewakan jet pribadi serta helikopter pada pihak swasta atau pun negara.


abid turun dan berjalan hendak masuk rumah namun di ujung pintu seorang wanita yang ia sangat rindu serta khawatir kan tengah berdiri mematung.


khanza berlari menuju halaman belakang karena dia yakin itu kedatangan abid, karena semalam umi bilang kalau abid tidak bisa di hubungi pasti dalam perjalanan menuju pulang, namun saat membuka pintu halaman belakang nyali nya ciut dia tersadar siapa abid dan siapa diri nya bahkan abid sama sekali tidak memendam rasa pada diri nya jadilah sekarang khanza hanya mematung di depan pintu.


abid langsung menghampiri khanza dan tanpa khanza sangka abid memeluk khanza dan mencium ujung kepala khanza dan sekarang memegang kedua pundak khanza, lalu sedikit menundukkan kepala nya dan menyapa khanza dengan suara lembut yang selama ini khanza tidak pernah mendengarnya .


bagaimana keadaan mu " tanya abid lembut dan khawatir pada khanza "


khanza sedikit mendongakkan kepala nya dan terlihat mata nya sudah memerah menahan tangis namun perlahan air mata khanza tidak tertahan lagi.


abid mengusap pipi khanza lembut menghapus genangan air mata yang tidak henti nya mengalir dan beberapa kali abid mengecup kening khanza.

__ADS_1


hanya sudah tidak tahan lagi dia memeluk pinggang abid erat dan menyembunyikan kepala nya di dada bidang abid sambil menangis sesenggukan.


abid hanya mengecup dan mengelus ujung kepala khanza menguatkan agar gadis itu untuk berhenti menangis.


__ADS_2