DI KEJAR KEJAR CINTA USTADZ

DI KEJAR KEJAR CINTA USTADZ
Tangis Bahagia


__ADS_3

Rintik hujan berjatuhan ke bumi, jutaan keberkahan tengah melapisi alam


Di dalam kamar nya terlihat lah dua insan manusia tengah bergejolak dalam debaran jantung yang menggebu.


Deg.. Deg.. Deg.. fatih terduduk diam dengan peluh berjatuhan. Dia sedang menanti sang istri yang sedang berada di dalam kamar mandi.


Ceklekk..


keluarlah sosok wanita cantik nan jelita dengan Binar bahagia nya.


"Mass.." panggil Maya


"Bagaimana sayang.??" fatih bertanya dengan gugup dan cemas.


"GARIS DUA." Maya menunjukkan hasil testpack


"Alhamdulillah Terima Kasih Ya Allah.!!" fatih sujud syukur dengan tetes air mata di wajahnya.


"Aku akan jadi ayah.!  Aku akan jadi Ayah.!." fatih menggendong maya lalu berputar putar bersama.


"apa kamu bahagia mas.?" maya mencium pipi sang suami.


"Ha..ha..tentu sayang.! Anakku akan lahir dari rahim mu." fatih terus melebarkan senyumnya.


"terima kasih sayang." fatih mencium bibir ranum maya begitu lembut lalu saling menempelkan hidung.


Bunga bunga bermekaran indah di halaman rumah' seakan mereka ikut merasakan kehagiaan sang pemilik.


"ibu.!! maya Hamill Bu.!" fatih berlari menghampiri ibu lalu memeluknya.


"Kamu serius Nak." tanya ibu.


"iya Bu.!!"


"Alhamdulillah ya Allah." ibu membalas pelukan fatih.


"Fatih sangat bahagia bu." dengan senyum sumringah


"Ibu juga bahagia Nak, ibu akan punya cucu." ibu menangis tersedu sedu di pelukan fatih.


"Akhirnya akan ada Keramaian dirumah ini bu' setelah selama ini hanya ada Keheningan di Hidup kita." fatih mengusap air mata ibu lalu mencium tangannya.


Itulah Rahmat Allah.. selalu datang di saat yang tepat dan di balik Kesedihan' Terselip kebahagiaan yang menyertai nya.


Indah nya langit tak bisa menyamai indahnya hari ini, di bawah atap rumah sederhana' fatih sedang bersenandung sholawat dengan begitu Merdunya mendayu dayu sungguh menenangkan jiwa


"Shallallaahu ‘ala Muhammad Shallallah alaihi wasallam..."


"Shallallah ala muhammad Shallallah alaihi wasallam.." fatih bersholawat di atas perut sang istri.


Hal inilah yang ia Nantikan sejak dulu' kelak rumahnya akan ramai di kelilingi oleh banyak anak dengan tawa riangnya, ia tak mau anaknya seperti fatih kecil yang sepi dan sunyi.

__ADS_1


"Di dalam rahim seorang ibu selalu ada kebahagiaan yang mengalir tulus menjadi satu dengan darah lewat janin nya." Fatih mengelus elus perut maya lembut lalu mencium nya.


"mas apakah diriku pantas mengandung anak dari pria sempurna seperti kamu.?" tanya maya.


"Kenapa kamu mengatakan hal itu."


"Di luar sana banyak wanita sempurna yang sebanding dengan mu." ucap maya.


"Tapi Allah lah yang memilih kamu untuk menjadi takdir ku, dan Aku tak pernah meragukan pilihannya." fatih mencium kening maya tulus.


"Hiks.. Hiks.. Hiks.." maya menangis tersedu' sungguh kelembutan kesabaran dan ketulusan yang Fatih punya membuat maya jatuh Hati dan terlena setiap hari nya bahkan setiap detiknya.


"sayang.. jangan menangis, kasihan anak kita nanti' dia juga ikut bersedih." fatih mengusap sayang rambut indah maya.


"Aku tak pernah menyangka mas kepahitan hidup yang aku alami dulu akan berbuah manis seperti ini, dan aku Rela jika harus merasakan berjuta kali kepahitan lagi Asal Akhirnya Aku Selalu Bersama mu."


"Sssttt.. berhenti mengatakan hal itu, aku tak mau mendengarnya." fatih menaruh jarinya di bibir maya.


Tok.. Tok.. Tok..


"Nak di depan ada Tamu mencarimu." teriak ibu memanggil.


"Baik Bu." fatih dan maya keluar bersama dari kamar menuju ruang tamu.


Terlihat sang sahabat bersama suami dan anaknya tengah duduk manis di atas sofa, dari jauh sudah terdengar teriakan Khas dari Sahabat Absurd nya.


"Helloo.! Helloo.!! Guys, Everbody..!." ucap ayu sambil melambaikan tangan.


"Semprul.! Tamu datang tuh tawarin minuman makanan atau bingkisan, bukan Hinaan,, Tolong di Ajarin istrinya pak ustadz.!" Omel ayu dan fatih hanya tersenyum mendengar nya.


"Auww.!" maya mencubit lengan ayu.


"Masya Allah Cantik sekali." fatih menggendong dan mencubit pipi anak ayu gemas.


"Syukurlah anak lo kaya bapak nya, kalo kaya emak nya bisa apes tujuh turunan dia." ledek maya


"Suee, gua cantik sexy gemoy aduhai begini' katarak kali mata lo.!" sengit ayu


"ini silahkan di minum Nak." ibu datang membawa nampan berisi teh hangat beserta cemilan nya.


"Ibu kenalkan ini ayu dan suaminya." ucap maya.


"wahh.! pantas saja babang tamvan fatih, ganteng nya poll seantero jagad.!! Ternyata induknya berkualitas seperti ini." Ayu berceloteh ria.


"Lo kira mertua gua Ayam' di kata induk.!" maya melempar bantal sofa ke muka ayu.


"Ha.ha.ha.." seperti biasa semua tertawa riang karena ulah dua sahabat ini.


"Oya, ibu pasti orang nya penyabar banget ya karena bisa tahan punya menantu rakus, jorok, beringas kaya maya." Nyinyir ayu, sedang maya sudah memicingkan matanya tajam.


"Haha.. nak ayu bisa saja, maya anaknya baik dan manis qo." jawab ibu tertawa.

__ADS_1


"Wahh ibu bener bener kena Pelet Super Extra sepertinya." celetuk ayu dan lemparan bantal pun melayang kesekian kalinya ke wajah ayu.


"Oya Gimana may Resep gua.? Tokcerr ga.!!"


"Alhamdulillah maya sudah hamil." ujar fatih.


"Wuuiihhh jitu kan jurus gua.! lo pakai obat yang mana.? Cobra liar, sruduk banteng, kuda cacingan apa buaya jantan." Oceh ayu dan Maya langsung menyumpal mulut ayu dengan sepatu milik anaknya.


"Cihh, Seenak udel ja Lo ngomong.!" Cebik Maya kesal.


"Huek.! huek.!" ayu merasakan mual di perutnya dan suami ayu langsung sigap menghampiri.


"Are you okey ayu.??" tanya si bule


"Yes I am okey."


"Jangan bilang Lo bunting lagi.!" ketus maya.


"Ayu ia pregnant." jawab si bule.


"Somprall Lo yu' doyan amat.!" Ejek Maya


Mata maya terlihat sayup.. mulutnya kelu dan energinya terkuras habis setelah menghadapi sohib Absurd nya.


Biipp.. suara pesan masuk terdengar, dengan menahan kantuk Maya pun mengambil handphone lalu membukanya.


"Apa ini.!!!" terlihat foto Fatih sedang memangku wanita di sebuah cafe.


"Masss fatihhh.!!!" teriak Maya dengan amarah.


fatih yang berada di luar pun langsung berlari menghampiri sang istri.


"Ada apa sayang.. apa terjadi sesuatu.?" tanya Fatih panik.


"Bug.! Jelaskan ini.!!!" maya melempar handphone ke arah fatih.


"Dari mana kamu dapatkan ini.?"


"tak penting dari siapa.! yang ingin aku tahu' apa ini benar.!!" dada maya bergemuruh hebat.


"Berita miring tentang mas dan foto inilah' alasan utama mas di pecat oleh Rektor." jelas fatih.


"Kenapa kamu tidak mengatakan nya dari awal mas.!!" Sengit maya.


"Dan benar yang di foto itu adalah kamu mas.!!"


"itu memang mas, tapi ini fitnah sayang' karena kejadian sebenarnya tidak seperti itu.!" jelas fatih


"fitnah apa yang kamu maksud.??? sudah jelas pria di foto itu adalah asli kamu.!!!" teriak maya.


"Tapi mas tidak pernah mengenal wanita itu, ini fitnah sayang.. Percayalah pada mas" fatih mencoba memeluk tapi langsung di tepis Maya.

__ADS_1


"Aku Kecewa Mas."


__ADS_2