
Senja hari tengah tampakkan diri di langit tanda malam datang bersambut.
Di kamar sederhana nya maya fatih baru saja menyelesaikan shalat berjamaah nya dan terlihat tengah menengadah kan tangan pada sang khalik.
Bismillahirrahmaanirrahiim. Alhamdu lillaahi rabbil 'aalamiin, hamdan yuwaafii ni'amahu wayukaafii maziidahu. ya rabbanaa lakal hamdu kamaa yan baghhi lijalaali wajhika wa'azhiimi sulthaanika.
Artinya :
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Dengan puji yang sebanding dengan nikmat-Nya dan menjamin tambahannya.
setelah nya fatih mencium kening maya lalu mendoakan kebaikan untuk sang istri dan janin nya sambil mengusap usap lembut perut istri nya.
"Sayang.. perut mu sudah semakin membesar maka semakin bertambah besar juga perjuangan mu." fatih mencium tangan maya
"Aku sungguh Ridho menanggung ini semua mas.."
"Terima kasih sayang.. sudah bersedia mengandung anak dari pria yang penuh kekurangan ini." ucap fatih
"Terima kasih juga sudah bersedia memilih wanita yang penuh salah dan dosa ini untuk mengandung anak mu mas." jawab maya.
"Semoga kelak anak ini akan semakin menguatkan ikatan di antara kita." ucap mereka bersamaan.
setelah waktu syahdu nya..
kini pasangan dua sejoli ini tengah sibuk bersantai ria di ruang keluarga nya.
"mas apa besok aku boleh mengunjungi ayu di rumah nya.?" tanya maya
"Iya sayang.. Insya Allah nanti mas temani ya."
"terima kasih mas."
"Oya nak minggu depan ibu akan pergi ke luar kota bersama para jamaah di sini." ijin ibu
"berapa lama bu.?" tanya fatih
"hanya dua hari nak."
"baiklah bu, fatih minta ibu hati hati ya di sana."
"iya nak." senyum ibu
"nanti aku bermain dengan siapa kalau ibu tak ada.??" ucap maya cemberut
"Kan ada mas sayang.."
"Tapi aku ga.." maya belum menyelesaikan kata katanya ketukan terdengar dari luar.
Tok..
Tok..
"sebentar ya sayang.." fatih langsung bangun dan beranjak keluar
Kreekk.. pintu terbuka
"Assalamualaikum pak fatih."
"waalaikumsalam pak Reno."
"maaf boleh saya minta waktu nya sebentar."
"baik silahkan masuk pak Reno." fatih mempersilahkan pengacara abi itu masuk ke dalam rumah.
"silahkan duduk.."
__ADS_1
"Terima kasih."
"sayang.." panggil fatih
"iya mas." maya datang menghampiri.
"tolong buatkan minum untuk pak Reno ya.."
"baik mas."
"maaf pak fatih saya mengganggu waktu senggang nya, saya ke sini hanya ingin meminta tanda tangan untuk pengurusan pemindahan aset seperti yang di perintahkan pak kyai sebelumnya." jelas pengacara
"Tapi.. apa ini tidak terlalu cepat pak Reno." fatih tampak ragu
"pak kyai sendiri yang meminta saya untuk mengurus nya segera mungkin."
"Silahkan pak fatih tanda tangan di sini." ujar pengacara sambil menyodorkan berkas di tangan nya.
"Bismillah.. ya Allah semoga aku bisa menjaga amanah dari mu dan juga abi dengan baik." doa fatih dalam hati. setelahnya dia mengambil pulpen dan menandatangani beberapa berkas yang ada di hadapan nya.
"Terima kasih pak fatih, setelah ini dalam beberapa hari ke depan 25% aset pak kyai akan menjadi milik pak fatih."
"terima kasih."
"Kalau begitu saya permisi dulu pak fatih, karena ada pekerjaan lain yang menanti."
"apa tidak minum dulu pak Reno.?"
"tidak terima kasih pak fatih, assalamualaikum."
"waalaikumsalam.." pengacara itu pun beranjak pergi meninggalkan fatih.
"Lho pak Reno nya kemana mas." maya datang membawa nampan yang berisi minuman dan aneka cemilan.
"baru saja pulang sayang.."
"Sini sayang biar kita yang nikmati minum dan makanan ini." fatih menaruh nampan dia atas nakas lalu mendudukan maya di atas pangkuan nya.
"suapi aku sayang." pinta fatih
"ini mas."
"ehm.. enak sekali kue ini pasti buatan dua bidadari kesayangan mas."
"tepat sekali.!" maya mencubit hidung fatih.
"Ada urusan apa pak Reno datang kemari mas.??"
"hanya menyuruhku untuk tanda tangan sayang." jelas fatih
"seperti nya Ustadz Kere satu ini."
"berubah jadi Ustadz Tajir.!" ledek maya
"Haha.."
Sesuai janji.. keesokan hari nya fatih menemani maya mengunjungi sahabat sefrekuensi nya.
Ting Tong.! maya menekan bel di depan rumah mewah ayu dan asisten rumah tangga nya pun datang menghampiri.
"Bi sumi apa ayu sedang ada di rumah.? tanya maya yang sudah mengenal semua karyawan di sini
"iya ada mba, silahkan masuk non ayu ada di ruang tamu."
"Baik terima kasih bi." maya langsung berjalan masuk ke dalam rumah dan menuju teman nya berada.
__ADS_1
"Assalamualaikum.." maya dan fatih kompak memberikan salam.
"waalaikumsalam..." jawab ayu
"Eh.! Eh.! tumben banget dua sejoli yang bucin nya level tinggi ini datang ke sini." semprot ayu
"Sue Lo.!" ketus maya
"haha.." tawa ayu
"Ayu saya ucapkan terima kasih ya sudah membawa saya ke rumah sakit tempo hari." ujar fatih
"sama sama babang tamvan fatih." senyum ayu sambil malu malu kucing
"idiihh lenjeh banget lo..!" sengit maya.
"biarin we.!!" balas ayu
"Oya yu bagaimana kabar restoran mu yang kemarin.?" tanya fatih
"gua jual terus bangun lebih mewah lagi di kota lain." jelas nya
"Ya.. secara duit gua kan gak kelar kelar abis nya jadi biasa aja kalo Rugi dikit mah." Oceh ayu
Plukk.. lemparan botol mineral pun melayang dari tangan maya
"Aduh.! sue lo may.!" omel ayu
"ngomong sama ember sono.! gua yakin Lo nangis tujuh hari tujuh malam bahkan tujuh turunan kali.! Nangisin tuh resto."
"Tapi kita harus bersyukur karena kita semua bisa selamat dan tidak ada korban jiwa." ujar fatih
"Nah itu pak ustadz fatih yang ganteng nya poll aja tahu."
"Tolong di kondisikan istri nya pak ustadz atau tenggelam kan saja di laut samudera hindia kalau masih Oleng juga Otak nya.!" celoteh ayu
"Auw.! Sakit.!" maya mencubit lengan ayu
"Ehem.. ini rumah gedong doank tapi gak punya minum sama makanan apa.!" sindir maya
"Sorry may gua lupa kalau Lo manusia.!!" ledek ayu
"Semprul lo.!!"
Prok.! Prok.! Ayu bertepuk tangan kemudian datang asisten pribadinya.
"Pak tolong siapkan makanan terenak dan termewah untuk dua tamu ini.!"
"baik Non." jawab asisten lalu bergegas pergi sedang maya geleng geleng kepala dengan sikap ayu yang bak ratu di kerajaan yang tinggal minta ini dan itu.
Deru mobil terdengar dari luar lalu tak lama cowok bule dengan perawakan tinggi dan besar itu datang menghampiri.
"Hai maya how are you.?"
"Fine." singkat maya
"baby ini ku bawakan mangga ngidam kamu." ucap bule yang masih terbata bahasa Indonesia.
"Tunggu.!! semprul Lo serius hamil.?" tanya maya
"Iya." jawab ayu.
"Berapa usia kandungan Lo.?"
"3 bulan.."
__ADS_1
"Ye.!! sama kita..!!" teriak maya girang.