Dia Bukan Perempuan Biasa

Dia Bukan Perempuan Biasa
Bab 12


__ADS_3

" sepuluh juta........"


" Lima belas juta......"


" Dua puluh juta......"


" Dua puluh lima juta......"


" Tiga puluh juta......"


dst......begitulah terdengar suara yang memperebutkan lukisan Elin dan tibalah saatnya giliran Raja.


"Lima puluh juta...." teriak Raja sambil mengangkat tangannya.


" Tujuh puluh lima juta....." kata Jhonson seakan tak mau kalah dia ikut berpartipasi untuk memperebutkan lukisan sahabatnya itu


"Seratus juta...." tiba-tiba suara Allen terdengar dan seketika semua mata melihat ke arahnya dan entah mengapa dia pun ingin mendapatkan lukisan itu.


"Bagaimana ini bunda jika aku menambah lagi,pasti orang2 curiga." bisik Raja kepada Aleeya.


"Kamu naik kan setengah lagi,jika masih ada yang menawar kita bisa apa dan sudah waktunya lukisan itu berpindah."jawab Aleeya


Dan pada hitungan ketiga......


"seratus lima puluh juta....." teriak Raja lagi namun tanpa disangka Allen langsung menaikkan harganya

__ADS_1


"seratus tujuh puluh lima juta rupiah..."Allen


"Dua ratus juta...." Jhonson tak mau kalah


Sedangkan Raja hanya bisa pasrah,bukannya dia tidak bisa untuk melanjutkannya,tapi dia sadar jika dia menaikkan harga tawarannya bisa berbahaya bagi identitasnya yang sebenarnya.


"Tiga ratus juta...." lanjut Allen lagi.


Dan tiba-tiba ada suara langkah kaki yang memasuki ruangan itu dan sambil berkata..


"Lima ratus juta....."


Dan seketika ruangan itu hening dan semua orang menoleh kebelakang sementara Elin hanya tersenyum mendengar suara itu


"akhirnya.......kamu datang bang." gumam Elin pelan.


Sam berjalan menuju meja Aleeya dan Aleeya pun tersenyum dan sekarang Aleeya mengerti maksud dari Puteri kesayangannya itu.


"Bagaimana Bapak/Ibu,masih adakan tawaran yang lebih tinggi dari 500 juta jika tidak ada kita akan hitung bersama..."kata MC yang memimpin jalannya lelang.


Lama menunggu tidak ada lagi yang mau menaikkan tawarannya termasuk Allen.


"500 juta pertama....


"500 juta kedua..... dan.........

__ADS_1


"500 juta ketiga........" kata MC itu dan sambil mengetuk palu


"Selamat buat tuan.........."ucapan MC itu terpotong karena tidak mengetahui nama Sam.


"Panggil saja Sam...."kata Sam sambil tersenyum..


"Selamat Buat tuan Sam." Ulang MC tersebut memberi selamat.


Dan acara pesta amal itu pun dilanjutkan dengan acara bebas,disini kesempatan bagi para pebisnis itu untuk mengenal lebih dalam atau sekedar ingin membicarakan bisnis.


Begitu juga dengan Anatasya yang mengambil kesempatan untuk menemui Jhonson disaat Jhonson sedang berdiri sendiri..


"Tuan Jhonson...."Sapa Anatasya dengan lembut dan manja.


Jhonson hanya tersenyum namun di dalam hatinya dia sedikit kesal.


" Kenapa penandatanganan kontrak saya dibatalkan tuan?" tanya Anatasya langsung.


"maaf, sebaiknya kamu berkaca dulu dan lihat siapa diri kamu karena kami memerlukan seorang model yang akan menjadi panutan." kata Jhonson dingin dan meninggalkan Anatasya karena merasa risi dengan sikap Anatasya dan cara berdirinya yang menunjukkan belahan dadanya untuk menggoda Jhonson.


Anatasya merasa kesal yang ditinggalkan oleh Jhonson begitu saja dan merasa diabaikan dan dia melihat Jhonson menghampiri Elin.


Anatasya mengepalkan tangannya sambil berkata "Ini semua pasti gara-gara perempuan rendahan itu,awas kamu Elin aku pasti akan memberimu pelajaran."


Dari awal Jhonson masuk bersama dengan Elin,Anatasya sudah memperhatikannya dan menyimpulkan bahwa penyebab pembatalan penandatanganan kontraknya karena Elin

__ADS_1


Tetapi Anatasya tidak menerimanya karena dia berpikir Elin itu hanya perempuan kelas bawah yang pasti menggunakan cara yang tidak benar untuk menghancurkannya.


__ADS_2