Dia Bukan Perempuan Biasa

Dia Bukan Perempuan Biasa
Bab 23


__ADS_3

Elin melangkahkan kakinya dengan percaya diri masuk ke dalam Gedung yang menjadi markas dari Geng Feng bersama Jhonson dan Raja.Seketika itu Jhonson dan Raja terkejut melihat kondisi anak buah Baron yang jatuh terkapar dan pingsan yang jumlahnya lebih dari ratusan.


"Hanya dengan 20 orang saja bisa mengalahkan mereka semua?" bisik Jhonson kepada Raja yang hanya diangguki oleh Raja sambil melihat sesekeliling ruangan itu.


Sementara Elin berjalan dengan santainya dan semakin mendekat kearah Baron yang duduk dihadapan Tristan yang sedang berdiri dengan beberapa anak buahnya disampingnya.


"Kerja Bagus Tristan." kata Elin sambil menepuk Bahunya.


"Terimakasih Kapten." jawab Tristan sambil menundukkan badan dan bergeser sehingga saat ini yang dihadapan Baron adalah Elin.


Melihat siapa yang saat ini dihadapannya membuat Baron terkejut dan tidak percaya.


"Kapten Rade." lirihnya pelan tetapi masih bisa didengar oleh Elin.


Elin hanya tersenyum dan senyuman itu berhasil membuat Baron ketakutan dan menelan ludahnya kasar.


"Ya......ini saya, saya pikir kamu lupa dengan wajahku sehingga kamu berani indi menculikku." kata Elin dengan nada yang mengejek.

__ADS_1


"Bukannya kamu sudah keluar dari organisasi itu?" tanya Baron yang sedikit keheranan.


Dan membuat yang ada diruangan itu terkejut dengan apa yang didengar mereka karena mereka tidak mendapatkan surat maupun berita bahwa Kapten mereka itu keluar.


"hahahaha..........siapa bilang? tanya Elin balik.


"Dari rumor yang beredar dan sudah satu bulan kamu tidak ada lagi disana."jawab Baron


"hmmmm..........ternyata ada mata-mata."gumam Elin dalam hati


"Itu hanya rumor,buktinya saya masih ada dihadapanmu." kata Elin


"Aku menyesal telah memberimu kesempatan." kata Elin lagi.


Seketika itu pun Baron menundukkan kepalanya dan tak berani menatap Elin.


Dia merasa menyesal dengan apa yang dilakukannya, terlebih lagi kenapa dia tidak melihat terlebih dahulu siapa yang akan diculiknya dan langsung menyuruh Anastasya mengirimkan foto Elin kepada anak buahnya dan dia tidak menyangka yang akan diculiknya adalah Elin yang paling ditakuti oleh mafia di seluruh  dunia yang dikenal dengan julukan Kapten Rade dan membuat Baron kembali terlibat lagi dengan Kapten Rade.

__ADS_1


Elin di dunia mafia memang dijuluki Kapten Rade dan sangat ditakuti tapi bukan berarti Elin terjun juga di dunia Mafia namun dia hanya seorang Agen yang memberantas mafia-mafia yang membahayakan dan merugikan masyarakat dan negara.Dia akan menghukum mafia-mafia itu tanpa kenal ampun dan tak ada satu pun mafia yang berulah yang lepas dari tangannya dan hal itulah yang membuat Elin sangat disegani dan ditakuti di dunia mafia.


"Sekarang kamu akan mempertanggungjawabkan semua perbuatanmu." kata Elin dengan dingin setelah mendengar suara sirine polisi.


"Coba saja,kamu tidak mempunyai bukti." kata Baron.


"Kita lihat saja nanti." kata Elin dengan tersenyum Devil


Baron beserta seluruh anak buahnya dibawa oleh pihak yang berwajib ke pusat tahanan.


"Tristan........"panggil Elin setelah mereka berada diluar Gedung itu.


"Ya...Kapten." jawab Tristan


"Kerja yang bagus dan tidak sia-sia aku melatih kalian selama ini." kata Elin sambil tersenyum dan  memasuki mobil dan pergi begitu saja tanpa memberi kesempatan kepada Tristan untuk membalas ucapannya.


"Ishhhhhhh.........ini semua ulahmu Kapten,jika kami tidak bisa kamu akan memberi hukuman yang tidak-tidak."gerutu Tristan sambil membayangkan apa yang dilakukan Kaptennya itu kepada mereka ketika dalam pelatihan.

__ADS_1


Dulu ketika Tristan bersama dengan timnya gagal melakukan perintah mereka akan dihukum anehnya hukumannya adalah berlari mengelilingi lapangan dengan menggunakan sepatu heels , atau seharian menggunakan dress dan wajah di make up.


Bisa dibayangin berapa lelah dan malunya mereka Pria berbadan kekar menggunakan heels, dress dan make up...


__ADS_2