
Setelah menunggu lebih dari 10 menit Jhonson tidak juga menunjukkan dirinya karena dia terjebak macet.
"Apa Anda hanya berpura-pura saja nona?" tanya manajer itu.
"Bagaimana mungkin Anda mengenal seorang petinggi dari RAD Company?" lanjutnya lagi.
Sedangkan Elin hanya diam saja tidak menjawab pertanyaan dari Manajer itu.
"Anda jangan main-main dengan kami lebih baik Anda keluar sekarang juga." kata Manajer itu dengan kasar.
Sesaat Elin melihat Manajer dan Pelayan yang ada di depannya.
"Jangan melihat seseorang hanya dari penampilan luarnya saja." Kata Elin dengan dingin.
"Dan satu lagi....... belum tentu mereka yang berpenampilan mewah seperti tamu - tamu Anda." sambil mengarahkan pandangannya kepada seluruh tamu yang ada di restaurant itu.
"Adalah orang-orang seperti yang Anda pikirkan." lanjutnya lagi sambil melangkah meninggalkan Restaurant itu karena dia tidak mau menimbulkan keributan dan menjadi bahan perbincangan di restaurantnya itu.
Manajer itu hanya diam menatap kepergian Elin dan tidak peduli dengan apa yang diucapkan Elin.
Sementara Jhonson yang baru tiba dengan napas yang tidak teratur.
Sepertinya dia berjalan terburu-buru dan sambil melihat jam tangannya yang sudah lewat dari 30 menit.
"Gawat...........bisa-bisa ngamuk tu perempuan yang satu itu." kata Jhonson dalam hati.
"Selamat siang Pak Jhonson." Sapa Manajer Restaurant itu yang kenetulan baru keluar dari ruangannya dan melihat Jhonson memasuki Restaurant.
Jhonson mengabaikan Manajer itu,dia sibuk mencari Elin namun dia tidak menemukan Elin.
__ADS_1
"Mana Perempuan yang menelponku tadi?" tanya Jhonson.
"Maksud Bapak?" Manajer itu balik bertanya karena tidak mengerti dengan pertanyaan Jhonson
"Ishhhhhh..............Perempuan yang meminjam telponmu tadi." kata Jhonson sedikit kesal.
"Nona itu telah kami suruh pergi Pak." jawab Manajer itu.
"Pergi?Kemana?" Tanya Jhonson lagi
"Kami tidak tahu Pak........Diakan hanya.........'Manajer itu belum menyelesaikan ucapannya tetapi Jhonson telah memotong.
"Dasar..........Akukan sudah memperingatkan kalian."
"Akan ada yang datang dengan cara yang tidak biasa untuk melakukan pemeriksaan."
"Tunggu hukumanmu......." Kata Jhonson memberi peringatan dan meninggalkan Manajer itu yang hanya diam terpaku dan timbul rasa penyesalan karena ulahnya sendiri.
Jhonson merasa frustasi yang tak kunjung menemukan Elin
Dia sudah menyusuri sepanjang jalan menggunakan mobilnya namun Jhonson tak menemukannya juga.
"Sial..........dasar orang-orang tak berguna,karena mereka aku tak tahu keberadaan Elin."
"Apa yang harus aku lakukan jika Bang Raja bertanya." Jhonson berbicara sendiri
"Aku tak akan mengampuni mereka."Katanya sambil mengepalkan tangannya kemudian mengambil hpnya dan menelepon seseorang.
"Aku ingin kamu mengecek rekaman CCTV di restaurant Lio&Lia dan aku tunggu dalam waktu 5 menit." katanya dan langsung mematikan panggilannya.
__ADS_1
Drrrt......Drrrttt.....Drrrttt.....
Telepon Jhonson kembali berbunyi dan ternyata itu panggilan dari Raja kemudian dia menggeser tombol hijau.
"Hallo Bang.." Jawab Jhonson dengan nada yang lemas.
"Bagaimana keadaan Elin?Apa kamu sudah bertemu dengannya?" tanya Raja
"Maafkan aku bang, aku belum menemuinya."
'Ini aku lagi mencarinya." kata Jhonson
"Koq bisa?" tanya Raja
"Aku pun tak tahu apa yang terjadi bang,tapi sepertinya dia diusir dari Restaurant.Ini aku lagi menunggu rekaman CCTV Restaurant untuk mengetahui apa yang terjadi."kata Jhonson
"Baiklah aku akan mengecek keberadaannya melalui GPS gelangnya dan langsung mengirimnya kepadamu, aku pun akan ikut mencarinya." kata Raja
"Baiklah bang,aku tutup dulu." kata Jhonson dan panggilan itu pun berakhir.
Kemudian Jhonson membuka rekaman CCTV yang dikirimkan oleh orang suruhannya dan dia pun mengetahui apa yang terjadi.
"Dasar..........dari dulu memang kamu tidak berubah." kata Jhonson sambil tersenyum melihat penampilan Elin dan ada rasa tidak suka kepada Pelayan dan Manajer yang menghina Elin.
"Aku akan memberi kalian pelajaran tapi aku akan menunggu keputusan Elin dulu." Jhonson Bermonolog sendiri.
"Ting........." satu pesan masuk ke hp Jhonson.
Pesan itu bersal dari Raja yang mengirim lokasi keberadaan Elin.
__ADS_1
Jhonson pun melajukan mobilnya ke tempa itu.