
Di Restaurant Lio&Lia...Dua orang Pemuda tampan yang menjadi pusat perhatian sedang menunggu pesanan mereka duduk di salah satu meja yang menghadap ke arah pintu masuk dan melihat sepasang insan manusia memasuki restaurant tersebut yang menurut mereka sangat mesra padahal kenyataannya mereka saling ejek.Sepasang insan itu adalah Elin dan Jhonson.
"Apakah itu nona Elin,asisten pribadinya Pak Jhonson?" tanya Allen kepada David.
"Sepertinya Al,tetapi mengapa nona Elin berpenampilan seperti itu?"Jhonson malah balik bertanya yang melihat penampilan Elin yang sangat berbeda dengan penampilannya saat mereka bertemu di RAD Company.
Saat ini penampilan Elin sangat berbeda yang hanya menggunakan kaos dan celana jeans panjang dan rambutnya asal diikat namun Elin tetap kelihatan cantik dan manis karena cantiknya memang natural karena bawaan lahir.
"Apa nona Elin punya kembaran?" tanya David lagi
"Aku tidak tahu,jangan-jangan dia......" Allen tidak meneruskan ucapannya karena dia tidak mau berharap dan pada akhirnya membuat dia kecewa.
"Jangan-jangan apa Al?" tanya David
"Sudah ........jangan dibahas lagi, yang penting kamu laksanakan tugas yang kuberikan kepadamu agar semua kebingungan kita terjawab dam mari makan." kata Allen dan kebetulan makanan dan minuman yang mereka pesan sudah diantar pelayan.
Sementara dua orang yang baru saja memasuki Restaurant tersebut masih sibuk dengan aksi saling ejek mereka..
"kamu membuat kumalu,kenapa kamu harus mengganti gaunmu.saat ini kamu seperti gembel."kata Jhonson kepada Elin
"Gembel-gembel gini masih tetap cantikkan?"balas Elin dengan gaya belangunya
"Daripada kamu mengenakan pakaian mewah tetap aja jelek tak ada bedanya." ejek Elin
"Apa matamu bermasalah nona Elin,aku begitu tampan dan keren banyak wanita yang menyukaiku dan ingin menjadi pacarku."kata Jhonson sombong
"Cihhh.....mengapa kamu masih jomblo?" tanya Elin
__ADS_1
"Macam kamu gak jomblo saja,sesama jomblo dilarang saling hina."kata Jhonson
dan mereka pun tertawa bersama sambil duduk di salah satu meja dan memesan makanan.
Setelah pesanan mereka datang,mereka pun menikmatinya.
Drtt....Drtt....Drtt....
HP Elin bergetar dan tertera nama My Big Brother
Elin (Hallo Abang)
Raja (Kamu dimana dek?)
Elin (Di Restaurant Lio&Lia)
Beberapa saat kemudian...
Raja tiba di Restaurant bersama si kembar Lio dan Lia dan menghampiri Elin
"Hai dek.......aku titip Lio dan Lia ya aku sedang terburu-buru karena jam makan siang sudah mau usai." kata Raja
"Ha......kak Safa kemana? tanya Elin
"Bunda,Safa dan Rasty sedang ke Spa." kata Raja
"Enak benar mereka, trus aku harus jadi Babysister."Elin
__ADS_1
"Sesekali sayang....kata Raja dan melihat Lio dan Lia sambil berkata "Jangan nakal,turuti apa yang Bi Lin ucapkan."perintah Raja kepada Lio dan Lia.
"Siap Ayah." kata Lio dan Lia serempak
"Terimakasih Sayang,Abang Pergi dulu." sambil mencium kening Elin dan berlalu pergi.
"Dasar......aku belum iain sudah mengambil keputusan sendiri dasar abang durjana."Gerutu Elin karena kesal melihat sifat Abangnya yang satu itu yang seenaknya memutuskan sendiri.
"Bi Lin kenapa?" tanya Lio.
"Eh......gak kenapa sayang,apakah kalian sudah makan?" tanya Elin sangat Lembut kepada kedua keponakan kesayangannya itu.
"Sudah Bi...."Jawab mereka serempak
"Klu begitu hari ini kita jalan-jalan saja ke mall ya." ajak Elin
"Hore.....ayo bi." Lio dan Lia sangat antusias.
"Dan kamu......" sambil menunjuk Jhonson "kamu harus ikut juga."perintah Elin
"Tidak bisa,pekerjaanku sangat banyak." tolak Jhonson
"Tidak ada penolakan dan tidak bantahan." ucap Elin tegas.
Jhonson hanya pasrah saja jika Elin sudah berkata seperti itu,alasan seperti apa pun tidak akan membuat pendirian Elin berubah dan mereka berempat pun pergi meninggalkan restaurant menuju mall.
Sedangkan Allen dan David menyimpan beribu pertanyaan dibenak mereka dengan kejadian yang baru saja dilihat mereka dan berlalu juga meninggalkan restaurant setelah selesai menikmati makan siang mereka.
__ADS_1