Dia Sahabatku

Dia Sahabatku
Episode 32


__ADS_3

Tok tok tok..


Terdengar suara pintu diketuk dan muncullah LIsti dari balik


pintu.


“Ni semua berkas yang harus kamu tanda tangani Mel. Dan lusa


kita ada meeting ya sama PT Enigma. Meeting akhir sih gak terlalu lama pasti.


Ini bahan meeting nya udah aku siapin semua” jelas Listi sambil memberikan file


nya.


“Ok deh. Makasih ya. Ntar aku periksa dan pelajari.”


“Oia sampai kelupaan. Ni kamu minum ya” Listi menyerahkan


sebotol minuman pendingin ke Melly.


“Apa ini? untuk apa?” menerima botol minuman heran.


“Gak tau juga. Tadi ada anggota pak ALfin kemari terus suruh


aku kasi kekamu. Aku juga bingung pas nerimanya. Minuman pendingin lidah yang


terbakar. Lidah kamu terbakar?”


“Astaga..” menepuk jidat nya sendiri.


“Kamu pasti bingung kan? Sama aku juga bingung. Yaudah aku


keluar dulu ya mau ngelanjutin kerja lagi” Listi keluar ruangan Melly dengan


perasaan bingung.


Melly langsung menghabiskan minuman tersebut. Lidahnya yang


memang terasa terbakar tadi, kini sudah terasa membaik.


Drt.. Drt.. pesan masuk di ponselnya.


“Jangan mengulangi nya lagi. aku tidak suka melihat kamu


kesakitan” bunyi pesan dari Alfin.


Melly yang masih kesal dengan sikap ALfin sama sekali tak


mengubris pesannya. Melly melanjutkan kembali pekerjaan nya dengan hati yang


kesal.


Jam terus bergerak maju meninggalkan semua orang yang masih


tetap sibuk dengan kegiatannya masing masing.


“Lis, tolong keruangan ku sebentar” pinta Melly dari telfon.


Tok Tok..


“Masuk” ucap Melly.


“Ada apa Mel?” tanya Listi.


“Lis tolong urus dan pesankan semua yang sudah aku tuliskan


ini” memberikan selembar kertas yang sudah penuh dengan tulisan tangan Melly.


“Ini semua? Kenapa mendadak?” kaget ketika melihat semua


yang harus dipesannya. “Bisa jelaskan?” tanya Listi lagi.


“Nanti akan ada waktu untuk ku jelaskan. Pesankan saja. Dan


pastikan semuanya selesai besok” tersenyum menatap Listi yang masih berdiri


dihadapannya.


“Baiklah” gontai Listi keluar dari ruangannya, mulai memesan


setiap rincian yang ada di kertas itu.

__ADS_1


“Untuk apa semua ini? Ada ada saja Melly” meletakkan selembar


kertas itu disamping layar komputernya.


“Gak pulang Lis? Ayok aku antar” suara Melly mengagetkan


Listi.


“Hem. Boleh” ucap Listi menganggukkan kepalanya.


“Kita makan dulu ya Lis. Nongkrong..” tersenyum melihat


Listi yang kini sudah duduk disamping kemudi.


Listi menjawab dengan anggukan kepalanya. Melly melajukan


mobil menuju salah satu mall kesukaannya.


Butuh waktu satu jam lamanya untuk sampai kesana dikarenakan


macet yang panjang sore ini.


“Makan dimana?” tanya Listi.


“Di foodcourt ya..” tarik Melly tangan Listi menuju lantai


tiga mall tersebut.


Kini keduanya sudah berada di lantai tiga mall tersebut,


duduk ditengah. Melly menatap sekitar dengan tatapan sendu.


“Mau makan apa? Tanya Listi memperhatikan setiap stand


makanan yang ada disana.


“Pesankan bakso disana ya. minum nya terserah aja” tunjuk


Melly stand bakso kesukaannya.


Listi melangkahkan kaki menuju stand yang tadi ditunjuk


Melly. Memesan dua mangkuk bakso dengan mie kuning dan mie jagung. Tak lupa


Setelah makanan siap, listi membawa nampan yang berisi


pesanan mereka ke meja. Menaruh satu untuk Melly dan untuk dirinya.


“Terima kasih” senyum merekah menatap bakso kesukaannya.


“Sama sama. Seneng amat ya makan bakso doang hahaha”


mengambil botol saus, kecap dan cabe dan menuangkannya sebagai pelengkap


hidangan mereka.


“Hahaha.. bakso terthebest ini” ucap Melly sambil melahap


makanannya.


Keduanya makan dengan sesekali membahas pekerjaan. Mereka


juga bergosip tentang berbagai jenis manusia yang dilihat mereka disana.


“Lis, ayo taruhan” menyeruput minumannya.


“Taruhan apa?” tanya Listi menaikkan kedua alisnya.


“Jangan dilihat dulu sampai aku bilang lihat. Pasangan itu


pacaran atau tidak?” melirik kearah kanan Listi.


Listi yang penasaran langsung menolehkan kepalanya secara


spontan.


“Kubilang kan jangn lihat dulu” pukul Melly tangan Listi


yang ada didepannya.


“Hahaha. Sorry sory refleks tadi” tawa Listi menyadari

__ADS_1


kesalahannya.


“Huh gak asik. Tu lihat mereka jadi liatin kita kan. Udah


yuk jalan jalan cuci mata” ajak Melly.


Keduanya kembali menyusuri jalanan mall itu. memasuki satu


demi satu toko hanya untuk melihat lihat. Beberapa kali keduanya masuk ke toko


tas dan sepatu. Mencoba beberapa barang disana namun tetap tak membelinya,


membuat si pelayan toko menatap kesal keduanya.


Jam terus bergerak menggantikan senja dengan bintang dan


rembulan. Setelah lelah berkeliling akhirnya keduanya memutuskan untuk pulang


dan beristirahat.


“Huft,,, Capek juga ya, tapi seru” ucap Melly yang kini


sudah melajukan mobil nya keluar dari parkiran mall.


“Iya ni capek banget hahaha” jawab Listi.


Setelah mengantarkan Listi kerumahnya, melly melajukan mobil


menuju rumahnya.


Tring.. Tring… suara ponsel Melly berbunyi.


Melly melirik sekilas nama si penelfon dan mengangkat nya


dengan sebuah alat yang ia sematkan ditelinganya..


“Dimana?” tanya lelaki disebrang telfon.


“DIjalan. Ada apa?” jawab Melly.


“Kenapa belum pulang?” tanya lelaki itu lagi.


“Baru pulang makan bakso tadi sama Listi. Sudah dulu ya,


lagi nyetir ini” ucap Melly langsung mematikan telfonnya bertepatan dengan dia


yang sudah tiba dirumah.


“Bik, papa dimana?” tanya Melly saat pintu rumah dibuka oleh


salah satu asisten rumah tangga disana.


“Di ruang kerja non.”


“oh. Oke. Terima kasih bik” meletakkan sepatu nya di lemari


sepatu dekat pintu masuk.


“Non saya siapkan makanan ya.”


“Gak usah bik. Saya udah makan. Tolong buatkan susu hangat


ya dan letakin di meja kamar” ucap Melly sembari berjalan menuju ruang kerja


papanya.


Tok tok tok..


“Masuk..”


“Malam pa. ganggu gak” ucap Melly.


“Gak kok. Ada apa nak? Tumben kamu kemari. Biasanyapaling


malas kalau disuruh keruang kerja papa” terukir senyuman diwajah papanya.


“Aku mau minta ijin ke papa….”


Malam ini akan banyak perdebatan dan pertanyaan di dalam


ruangan itu.

__ADS_1


NB: Jangan lupa kasi like dan komen nya ya kakak kakak dan abang abang..


__ADS_2