DISINI

DISINI
Season 2 : #29


__ADS_3

Ketika akan keluar Cafe. Juwon menawarkan Sohee pulang dengannya. Dan dengan mudahnya Sohee menerima tawaran Juwon. Meninggalkan Jieun seorang diri.


"Aku akan mengantarnya. Kau pulanglah duluan" memeluk Jieun.


"Emm..."


"Kami pergi" ujar Sohee, memegang lengan baju Juwon.


Perlakuan Juwon membuat Jieun kesal. Tapi jika ia marah, hanya akan menjadikan alasan untuk Juwon meninggalkannya. Jadi akan lebih baik jika ia bersikap biasa.


.


.


Miru mengikuti mobil Juwon menggunakan taxi.


.


Sampai akhirnya mereka tiba di hotel. Juwon merangkul Sohee masuk. Dan Jieun masih mengikuti dibelakang.


Namun langkahnya terhenti ketika tahu Juwon menaiki lift VIP yang tidak sembarang orang bisa naik, kecuali memiliki akses.


Mengetahui hal itu, membuat Jieun hanya bisa menunggu di kursi yang ada di lobi, sambil beberapa kali melihat kearah lift.


Ia bersandar dan menghembuskan napas panjang.


🍂🍂🍂


VIP Room


Sohee menjatuhkan tubuhnya ke sofa dan melepas high heels sembarang.


"Tinggallah disini. Aku akan kembali" ujar Juwon.


"Tetaplah disini! Aku melihat Jieun mengikuti kita"


.


.


.


Jieun bangkit dari duduk dan menghampiri meja receptionist. Ia bertanya kamar yang ditempati Juwon. Tapi wanita itu menolak memberikan jawaban, karena data VIP bersifat pribadi.

__ADS_1


Ia menggeram kesal dan pergi meninggalkan hotel.


🍂🍂🍂


Tsushima, Hiroshima. Jepang


Pelanggan hari ini begitu ramai, dikarenakan cuaca laut baik dan banyak orang pergi kelaut untuk memancing. Dan pantai yang dipenuhi pengunjung.


Tapi meskipun begitu, anehnya pelanggan ditoko hanyalah para orang tua. Terkecuali Taka, karena ia tidak bisa dianggap sebagai pelanggan.


Meletakkan sup ikan di meja "...pesanan anda"


.


.


.


Ketika toko akan tutup, Taka masih menunggu di depan toko. Menunggu Miru selesai bekerja.


"Hi" sapa Miru.


"Hai. Aku antar kau pulang"


"terimakasih"


"Em..."


"Bukannya tempat tinggalmu jauh dari sini?"


"Besok Himamura mengajakku berlayar. Kalau kau mau, aku bisa meminta ijinnya mengajakmu"


"Tidak perlu. Aku takut air, nanti aku hanya akan menyusahkanmu"


"Ada aku, jadi kau tidak perlu khawatir"


Tersenyum, tidak yakin. "baik"


.


.


.

__ADS_1


Setibanya di rumah, Taka meminta Miru segera masuk untuk istirahat. Mereka baru akan pergi sekitar pukul tiga pagi. Itupun tergantung cuaca nantinya. Jika ombak besar, ada kemungkinan rencana dibatalkan. Namun, Taka tetap memiliki rencana untuk pergi bersama Miru.


"Masuklah!, aku akan pergi kerumah Himamura. Jam 3 kita sudah harus berangkat" ujar Taka, sebelum meninggalkan rumah.


"baik"


"Tidak ada pemanas, jadi kau bisa menggunakan selimut tambahan yang ada dilemari"


"Terima kasih"


"Kalau begitu aku pergi"


"Hati-hati di jalan"


.


.


.


Miru memasuki rumah Taka yang sepertinya sudah lama tidak ditinggali. Karena kau akan melihat rumput liar yang meninggi di halaman. Sepertinya Ia memiliki banyak pekerjaan besok.


Membuka pintu dan masuk. Berbeda dari taman, bagian dalam rumah begitu bersih dan rapih. Tidak ada banyak barang didalamnya. Tapi setiap barang yang ada, merupakan barang-barang yang sangat berguna.


Miru menggelar futon diatas tatami yang berada di tengah ruangangan. Ia juga mengambil selimut extra dari dalam lemari. Seperti saran Taka.


Setelah selesai, Miru mengambil ponselnya yang ada di tas. Ponsel itu sudah tidak menyala sejak Miru meninggalkan Tokyo. Namun kali ini ia memandangi ponsel itu lama, ingin menyalakan, namun ia gagalkan rencananya.


Miru memandang sekeliling dengan posisi sila. Kedua tangannya memegang lutut.


'Apa yang harus aku lakukan' pikirnya saat itu. Ia belum bisa tidur. Barang miliknya juga masih ada di penginapan, jadi belum bisa dirapikan.


.


.


.


Angin malam berhembus semakin kencang, ditambah sepinya sekitar membuat Miru memeluk tubuhnya dengan kedua tangan. Mengelus-elus agar tubuhnya menghangat.


"Belum tidur?" tanya Taka yang melintas di depan rumah.


"Aku tidak bisa tidur. Biasa terjadi ketika aku tiba di tempat baru"

__ADS_1


"Aa... jangan terlalu lama diluar."


"Emm.."


__ADS_2