Double W

Double W
Nostalgia


__ADS_3

"Ok memang itu semua tidak masuk akal, tapi aku sudah mengalami semuanya berarti itu adalah nyata, walau aku belum terlalu paham tapi aku penasaran dengan semua ini.


Marisha kembali berjalan untuk menemui Wulan, dan saat itu Wulan juga mencari Marisha.


"Kamu dari mana saja Sha?


"Gak, tadi ada orang minta tolong dianterin ke taman, jadi aku bantuin.


"Ohh aku kira apaan.


Setelah menyelesaikan urusannya mereka kembali ke asramanya, karena hari ini suasana dan udara terasa panas sekali. Jadi mereka berdua bersepakat untuk diam di asrama satu harian ini.


"Lan kemarin kita dari mana aja?


"Kenapa nanya gitu?kan kamu juga tahu Sha.


"Hehehe iya sih,


"Emangnya kamu lupa kita kemarin sibuk ke sana sini, ngejar itulah inilah, tapu tinggal beberapa bulan kita akan keluar dari gedung ini dan mendapatkan gelar, Huuuuh.


Wulan menghembuskan nafasnya karena sudah lelah dengan status mahasiswanya itu


"Mmm Lan kalau kamu hidup didua dunia gimana?


Wulan yang heran dengan pertanyaan Marisha pun tertawa lepas.


"Kamu kenapa ketawa Lan?

__ADS_1


"Kok kamu nanya aku soal gituan, ya jelas aku ketawa, orang pertanyaanmu gak masuk akal.


"Iya sih Lan, tapi kira2 kalau kamu ngalamin itu, lalu kamu punya tujuan disana, menurut kamu gimana?


"Kalau memang aku hidup didua alam dan mempunyai tujuan, aku akan menyelesaikan tujuanku itu, dan aku akan mengikuti alur semuanya, aah udahla kok bahas ginian sih.


"Hheheheh gak Lan, penasaran aja


"Kenapa kamu nanya gituan, emang kamu hidup didua alam?


Marisha kaget mendengar pertanyaan sahabatnya itu, namun Marisha berusaha untuk berekspresi sewajarnya.


"Hahaha mana ada Lan, udah kalau gitu aku mau nulis dulu.


Wulan terheran heran karena sahabatnya itu semakin lama semakin aneh,


Dasar kamu Sha, mungkin kamu sudah tidak punya ide buat karya novel kamu, makanya kamu kayak gitu, hehheheh.


Marisha teringat dengan karya novel novelnya saat SMP, dan saat itu ia mengingat bahwa alur ceritanya sekarang sama persis dengan karya novelnya yang berjudul "Fantasi".


Marishapun membuka karya lamanya dan membacanya kembali, dan memang ceritanya sama persis dengan peristiwa dialam mimpinya.


Namun ia benar benar ingat bukan namanya yang menjadi peran utama didalam ceritanya itu.


Kenapa bukan orang yang bernama Raisha yamg mengalami semua ini? Kan namaku Marisha, kurasa ini memang takdirku.


Memang saat Marisha menulis karya novelnya ia menamakan tokoh utamanya ialah Raisha.

__ADS_1


"Sha kamu lagi baca apa?


"Karya novelku waktu masih SMP.


"Ooh. Nostalgia ya hahahahah


"Eheheh iya.


Marishapun melanjutkan aktifitas membacanya itu.


Lama Marisha membaca dengan cerman, memang karena karyanya yang berjudul FANTASI itu sudah lama, jadi ia tidak terlalu ingat dengan cerita novelnya itu.


Namun saat beberapa menit membaca, dahi Marisha mengecut, matanya pun semakin lama semakin sipit.


Ini episode 14,tapi kok alurnya berubah sih, disini Raisha tertabrak mobil tapi didunia mimliku bukan seperti ini? Apa ceritanya bisa diubah?


Marisha semakin penasaran dan bertanya tanya kepada dirinya sendiri.


Oh iya kata wanita paruh baya itu, aku tidak berasal dari dua dunia ini, kalau begitu aku dari mana, emang dunia ini ada berapa alamsih?


Setelah Marisha membaca beberapa episode ia keluar untuk membeli roti tawar, memang Marisha sangat suka dengan roti tawar karena menurut Marisha itu sehat dan mengenyangkan.


.


.


.

__ADS_1


.


Bersambung


__ADS_2