Double W

Double W
Mulai mengerti


__ADS_3

Jarum jam menunjuk pukul 8 malam, saat itu Marisha tidak berada di rumah Raga, sekarang Marisha berada di caffe xxx bersama sahabatnya Rose.


"Kamu kenapa Sha?


"Gak.. Gak papa kok!


"Jangan bohong kamu, kalau kamu cerita sama aku sapa tau aku bisa bantu, cerita ajalah!


Marisha melihat Rose dan berfikir ada baiknya jika dia cerita masalahnya kepada sahabatnya itu.


"Mungkin kamu gak akan percaya Rose


"Belum dijelasin langsung bilang kalau aku gak bakalan percaya,


"Hehehe maaf Rose


"Coba cerita aja Sha


Marishapun melihat dalam kepada Rose dan memghembuskan nafas seraya menenangkan diri.


Ok aku akan beri tahu Rose, mungkin Rose tahu kenapa aku bisa menikah dengan manusia kutub itu.


"Gini Rose, sebenarnya aku.. Aku tuh..


"Aku aku, aku apaan?


"Ok gini, sebenarnya ini adalah alam mimpi bukan alam nyata Rose.


Rose hanya heran lalu tertawa lepas.


"Hahahaha kamu ngomong apaan sih Sha, ada ada aja


"Tu kan kamu gak percaya, dasar..


"Ya kamu sih ngomong kok ngawur.


"Serius Rose, buktinya aku gak tahu kalau aku sudah menikah dengan Tuan Raga.


Rose heran dengan apa yang barusan Marisha katakan.


"Ha maksud kamu?


"Iya Rose, saat itu aku kembalu ke alam nyata, makanya aku gak ingat peristiwa yang terjadi dialam mimpi.


"Maksud kamu apaan Sha?


Mata Rose melotot karena ucapan Marisha.


"Sebenarnya semua ini gak nyata Rose, kamu adalah tokoh didalam novelku waktu aku smp dan kamu memang nyata ada tapi kamu tidak lahir di alam nyata, kamu lahir dialam mimpi.


"Kamu kebanyakan nulis novel Sha, banyak ngawur


"Beneran Rose, aku gak bohong, sekarang aku bingung kenapa aku bisa nikah sama Tian Raga, apa aku nikah karena cknta atau karena apaa? Aku gak ngerti.


"Jadi aku bukan manusia gitu?


"Kamu manusia, tapi duniamu adalah alam mimpi


"Jadi alam ini bakalan hilang gitu, saat kamu pergi ke alam nyata?

__ADS_1


"Gak.. Malahan jika aku ada dialam nyata, aku tetap berada dialam mimpi, tapi aku gak inget peristiwa didua alam kekaligus.


"Jadi kamu punya 2 tubuh.


"Aku juga gak ngerti Rose, ini sangat ribet buat aku.


"Ini gak bener Sha, gak masuk akal, aku gak percaya


"Aku juga gak percaya semuanya, tapi ini kebenarannya,


"Kenapa kamu bisa mengetahuinya Sha?


"Sebenarnya umurku itu 24 tahun dialam nyata, dan umurku 18 dialam mimpi.


Ibuku meninggal saat aku duduk dibangku SMP, dan didunia mimpi orang tuaku bercerai seperti sekarang.


Rose hampir pingsan dengan ucapan Marisha, karena gak percaya semuanya.


"Kamu gak bohongkan Sha? Mata Rose berkaca kaca, Marisha sedih melihat sahabatnya itu


"Maaf Rose seharusnya aku gak beri tahu kamu, maaf..


"Gak Sha, kamu gak salah, aku percaya kok, karena memang ada yang ganjal


"Maksud kamu?


"Iya Sha waktu itu pas dengan eniv persahabatan kita kamu aneh


"Ha eniv persahabatan kita? Aku gak pernah lakuin itu Rose.


"Iya aku percaya, dan mulai mengerti sekarang. Karena saat itu kamu aneh Sha.


***Waktu itu


Di caffe X


Hari selasa tanggal 22 Maret, itu adalah hari jadi persahabatan Marisha dan Rose, Dan Rose ingin memberikan kejutan buat Marisha, Raga yakin Marisha lupa dengan hari itu.


"Halo.. Marisha kamu dimana?


"Aku ada di alam mimpi sekarang. Suara Marisha dari balik HP Rose


Rose mendengar suara Marisha sangat aneh, seperti robot.


"Kamu kenapa sih Sha? Sakit? Kok ngomong kek gitu. Sekarang kamu dimana?


Rose berjalan keluar dari toilet hendak kemejanya kembali.


Rose heran melihat Marisha sudah duduk dimejanya.


"Kok kamu bisa disini sih Sha? Kapan kamu kesini? Aku di toilet cuma sebentar kok.


Marisha hanya terdiam dan tidak menjawab pertanyaan Rose.


"Ok kamu gak usah jawab, tapi ini bagus kamu udah ada disini.


Rose mengeluarkan kado kecil dari tasnya, seraya ingin memberikan kado itu kepada Marisha.


"Tadaa... Kejutan, kamu pasti lupa ini hari apa, iyakan?

__ADS_1


Tawa kecil Rose terhenti melihat ekspresi datar Marisha.


"Kamu kenapa Sha? Sakit? Kalau sakit aku anter kamu pulang.


"Gak usah"ketus Marisha kepada Rose.


"Kamu gak bawakan aku kado, kamh bener bener lupa ini adalah hari sahabat kita Sha.


Marisha hanya terdiam. Rose heran dengan sikap dingin Marisha yang tidak seperti biasanya.


Hanya keheningan yang menyelimuti mereka berdua, Rose berfikir apa Marisha marah kepadanaya?


Tak lama Raga datang menemui Marisha. Tapi Marisha hanya berdiam diri.


"Eh tuan Raga, ada apa kemari?


Tanya Rose kepada Raga


"Tidak saya hanya ingin berbicara penting dengan Marisha.


"Kalau begitu saya pergi dulu tuan.


"Tidak usah, saya hanya sebentar, saya tadi tidak sengaja melihat kalian dari balik kaca, dan memang sekarang saya mencari Marisha.


Saya telfon tapi tidak di angkat, pantas saja karena dia beraama sahabatnya. Ujar Raga kepada Ros, Rose hanya tersenyum kecil mendengar Raga.


"Kamu duduk saja disitu dan menjadi saksi!


"Apa saksi?


"Iya karena saya akan menikahi Marisha.


Rose kaget bukan kepalang dengan ucapan tuannya itu.


"Menikahi Marisha?


"Iya, karena sesuatu terjadi, saya harus menikahi gadis untuk menyelamatkan perusahaan ayahku, ini adalah perintahnya sebelum belia wafat, dan jika saya tidak menikah diumur segini perusahaan akan diambil alih oleh orang yang tidak bertanggung jawab, dan sekarang hanya ada Marisha.


Marisha hanya diam tidak mengubris perkataan Raga, dan Raga berfikir Marisha akan setuju. Rose sangat aneh melihat Marisha, karena sepengetahuan Rose Marisha sangat membenci tuannya itu.


Tanpa basa basi Raga bertanya kepada Marisha apa dia mau menikah dengannya tanpa paksaan, Marisha hanya mengangguk, Rose semakin heran meliaht sikapnya itu.


Raga terse legah, karena Raga tidak akan memaksa jika Marisha tidak mau.


"Baik besok adalah hari pernikahan kita! Kalau begitu saya pergi dulu,


"Hati hati tuan muda.


Raga kembali kedalam mobil dan meninggalkan caffe itu. Rose masih penasaran dengan sikap sahabatnya itu.


"Kamu serius Sha, kamu gak dipaksakan sama manusia itu?


Marisha hanya pergi meninggalkan Rose sendirian dan tidak menjawab pertanyaan Rose.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2