Endless Love

Endless Love
Ingin Tahu


__ADS_3

"Maaf?" Wajah Yuan Lu sedang bingung karena orang dihadapannya tiba-tiba memanggil namanya dan duduk tanpa meminta izin.


"Apa kau tidak memgingatku? Aku Alexa," jelas Alexa.


Yuan Lu hanya mengusap leher belakangnya karena memang tidak ingat siapa Alexa. Dia memaksa ingatannya tapi tidak berhasil, kepalanya malah terasa sakit karena memaksa kepalanya untuk memutar memori yang hilang.


"Maaf, tapi aku sunguh tidak ingat." Yuan Lu benar-benar tidak enak hati keika melihat wajah Alexa yang berubah sedih. Dia menawarkan diri untuk mengajak Alexa makan bersama. Ajakan tersebut jelas diterima.


Alexa sangat ingin bisa bertemu Yuan Lu, tapi dia terlalu sulit mencarinya setelah pernikahan. Lalu saat ini perempuan yang ingin dia temui justru muncul sendiri tanda dicari.


Wajah Yuan Lu terlihat sangat berbeda dari yang pertama kali dilihat Alexa. Dulu Yuan Lu terlihat sangat tirus, cantik, tapi wajahmya agak menyeramkan ketika cemburu. Sekarang Yuan Lu nampak menggemaskan karena pipinya berisi walau badannya masih kurus.


Uluran tangan Yuan Lu membuat Alexa tersadar dari lamunannya. Dia reflek menyambut tangan Yuan Lu yang sedang memperkenalkan dirinya.


"Aku Yuan Lu, kau?"


"Alexa."


"Nama yang indah."


Alexa tertawa dalam hati. Kalau dulu, Yuan Lu akan menerima uluran tangannya dengan wajah menyebalkan. Bahkan untuk memperkanalkan diri saja dia nampak menyebalkan.


"Kau sering datang kemari?" tamya Alexa basa basi.


Yuan Lu mengangguk. "Setiap hari!" ujarnya penuh semangat. "Ini usaha tunanganku. Di meja ini kami sering makan bersama."


Alexa bisa merasakan kebahagiaan yang tengah dirasakan Yuan Lu. Bahkan dia terlihat tidak memedulikan ingatannya yang hilang. Sebesit rasa kasihan kepada XueHe melintas dalam hati tapi juga ada perasaan senang.

__ADS_1


Alexa merasa iba terhadap XueHe karena orang yang dicintainya tidak bisa mengingat apa pin kecuali soal Yukihira, tapi perasaan senang yang hinggap dalam hati adalah hilangnya ingatan Yuan Lu soal XueHe. Denga kata lain, Yuan Lu tidak visa merebutnya.


'Apa aku boleh senang?' batin Alexa.


"Ngomong-ngomong, karena kau tidak ingat Kakak ini siapa, ijinkan aku mentraktir sebagai tanda permintaan maaf, ya." Yuan Lu memanggil salah satu pelayan.


Alexa menolak tapi Yuan Lu memaksa. Dia tidak punya pilihan lain selain menerima ajakan Yuan Lu. Selama Yuan Lu menyebutkan pesanannya ke pelayan, Alexa memerhatikan kondisi Yuan Lu.


Di wajah Yuan Lu terdapat luka yang mulai mengering. Kruk sebagai alat bantu berjalan, dan tangan yang masih terlihat tidak terlalu stabil untuk digerakkan.


Alexa penasaran dengan hal yang menimpa Yuan Lu, tapi sebisa mungkin untuk menahan diri. Dia ingat XueHe pernah menangis karena Yuan Lu hilang ingatan.


"Oh, ya. Alexa, apa kau sudah menikah?" Yuan Lu tidak ingat kalau dia pernah datang bersama Yukihira ke tempat pernikahan XueHe, laki-laki yang tidak sengaja bertemu dengannya saat pertandingan basket jalanan.


Kening Alexa berkerut tapi dia mengangguk pelan. Wajahnya mendadak terpana ketika YuanLu tersenyum . "Sudah kuduga, kau paisti sudah menikah. Orang secantik dirimu mana mungki belum menikah."


"Alexa?" panggil Yuan Lu.


"Ya?"


"Kenapa kau diam?"


Alexa menggeleng. "Tidak apa-apa. Aku hanya terlalu lapar."


"Oh Astaga!" Yuan Lu tergelak. Tangannya melambai ke salah satu pelayan, "apa pesanan kami belum siap?"


"Sudah Nona, Yuan Lu. Sebentar lagi kami antar."

__ADS_1


...***...


Acara makan saat itu membuat hati Alexa sedikit hangat. Dia jarang maka bersama, kalau pergi keluar semua pelayannya tidak ada yang mau duduk di meja yang sama dengannya untuk makan. Dalam acara makan bersama keluarga pun Alexa tidak pernah merasa senyaman ini. Bersama Yuan Lu dia merasakan perbedaan ketika sedang makan.


Perasaan hangat yang sedang dirasakannya itu tiba-tiba berganti dengan rasa penasaran.


"Yuan Lu."


"Ya?"


"Apa kau tidak bisa mengingatku sama sekali?"


Dalam sekali bertemu, Yuan Lu sudah ditanya seperti itu dua kali. Air wajahnya mendadak berubah tidak nyaman.


"Aku tidak ingat apa pun. Soal dirimu, hidupku, kisahku, dan semua hal yang terjadi padaku."


"Apa maksudnya?"


Yuan Lu menghela napas. "Aku kecelakaan. Dokter bilang ingatanku hilang. Keluarga besarku sedang berusaha menyembuhkan, tapi belum ada hasilnya."


"Kecelakaan apa?"


"Pesawat. Lalu aku koma."


Alexa meringis, batinnya bergejolak. Tanpa sadar dia malah membatin mengapa Yuan Lu tidak mati saja dalam kecelakaan itu? Dampak dari kejadia tersebut sudah membuat XueHe-nya menderita. Dia tidak suka itu.


Hal lain yang membuat Alexa penasaran, kenapa malah Yukihira yang diingat Yuan Lu? Apa Yukihira yang mendoktrin Yuan Lu kalau Yukihira adalah tunangannya?

__ADS_1


Bersambung ....


__ADS_2