
Cuaca hari ini sangat nyaman, tidak terik dan juga tidak mendung. Seakan mendukung Fajar untuk kemudahan mempersiapkan pernikahan dadakannya. Bunda sudah siap dengan pakaian casualnya, begitu juga dengan Senja baju sederhana gamis polos warna marun dengan jilbab hitam lebarnya.
"Ayo sayang kita berangkat." ajak Bunda yang sudah tidak sabar ingn segera berangkat mengajak Senja.
"Iya Bund... Mari..." Mereka berjalan berdua keluar dari rumah mewah itu. Sesuai dengan instruksi, Fajar meminta anak buahnya untuk menjaga 2 wanita tersayangnya. Firasat itu memang harus selalu di waspadai. Walau tidak harus di percayai.
Mobil mewah merk ternama sudah berjalan keluar dari hunian mewah milik orang tua Fajar. Fajar melihatnya dari balkon kamarnya, sambil memberikan intruksi kepada anak buahnya untuk mengikuti mereka.
"Selalu keep kontak, juka ada yang mencurigakan segera kabari saya!" Tegas Fajar kepada anak buah suruhannya.
"Siap bos, laksanakan!"
Baru saja bejalan sekitar 30 menitan, mobil Senja dan Bundanya fajar sudah di hadang sebuah mobil. Keluar empat orang berbadan besar-besar dari mobil didepan mereka.
"KELUAR!!!!!!!!!!!!" teriak sang laki-laki berbadan besar dan menakutkan. Namun dari ketiga orang di dalam mobil tidak ada yang keluar atau beranjak dari sana.
"Bund... Siapa mereka?Apa maunya mereka? Kenapa menghadang kita?" tanya Senja dengan sedikit ketakutan, badannya pun sudah terlihat bergetar. Dalam fikiran Senja saat ini adalah anak-anaknya dia takut terjai sesuatu padanya, lantas siapa nanti yang akan merawat anak-anaknya? itulah yang dalam fikiran Senja kali ini.
BRAKKK
BRAKKK
Bunyi benda keras yang mencoba menghantam kaca mobil yang di naiki mereka. Senja semakin ketakutan, apalagi Bunda fajar. Hal seperti ini bukanlah kali pertama yang dirasakan oleh Bunda Fajar dulu dia harus kehilangan anak pertamanya yang masih dalam kandungan karena hal seperti ini, "kenapa ini harus terulang lagi?"bathin Bunda Fajar, berharap dia dan juga Senja akan baik-baik saja.
"KELUAR!!!!!! ATAU SAYA BAKAR MOBIL INI SEKARANG JUGA!!!!!!!! ancam sang orang suruhan kembali.
"Bunda Senja akan turun, Bunda usahakan tetap tenang dan hubungi siapapun untuk menolong kita." pinta Senja pada sang calon mertua.
"Tapi sayang....."
__ADS_1
"Tenang bund, Senja akan baik-baik saja in sya Allah, sekarang bunda cari pertolongan."hanya anggukan yang di lakukan Bunda untuk menjawab perkataan Senja. Senja lekas keluar sesuai dengan sang suruhan perintahkan.
"Apa mau kalian? Kenapa menggangu kami?tanya Senja
"kami hanya ingin kamu MATI!!!!!!! teriak sanag orang suruhan.
DEG
Seketika tubuh Senja menggigil ketakutan namun di tahannnya. bisa-bisanya mereka dengan mudah mempermainkan nyawa orang.
"Apa maksud kalian ingin saya mati?"
"Karena kamu sudah berani-beraninya menganggu kesenangan bos kami!
CIHHH
"PERSETAN DENGAN SEMUA ITU.!!!! bentak sang preman gadungan.
"Terserah kalian, jika kalian ingin saya lepasskan perempuan yang ada di dalam mobil itu, dia sama sekaliga ada hubungannya dengan ini bukan? Bawa saja saya sasuai yang kalian inginkan,"
"TIDAK ADA YANG BISA MEMBAWAMU DARIKU!!!! LEPASKAN WANITA ITU ATAU KALIAN AKU BUAT MENYESAL.!!!!
"HAHAHAHAHAHAHA, CEPAT BAWA WANITA ITU KE MOBIL" Perintahya pada anak buahnya. Namun sebelum itu terjadi fajar sudah membawa Senja ke dalam dekapannya
SRETTTT
"AKU PASTIKAN KALIAN TIDAK AKAN BISA MEMBAWACALON ISTRIKU!!!!"
Perkelahian pun pada akhirnya tak terelakkan, perkelahian yang cukup sengit karena antara anak buah Fajar dan preman suruhan sama seimbang dan kuat.
__ADS_1
BUGH
BUGH
BUGH
Fajar memukul orang yang hampir saja mencelakai senja, setelah nya Fajar membawa Senja dan juga Bundanya segera pergi dari sana.
"Kalian baik-baik saja?"tanya Fajar pada Senja dan Bundanya.
"Pak Slamet, kita putar arah dan pulang!"
"Tapi fa bagaimana jadinya kalau pulang, Bunda sudah booking salon dan spa untuk Senja treatment nak"
"Minta mereka yang datang ke rumah bund, diluar sekarang sedang tidak aman untuk kalian. Apalagi Senja...."
"Baiklah kalau begitu bunda segera menghubungi pihak salon, spa dan butik,"
"Senja..... Lain kali jangan ceroboh mengorbankan diri seperti tadi. Jika terjadi sesuatu padamu bagaimana degan anak-anak hmm!"suara fajar penuh dengan penekanan namun Senja sadar apa yang dilakukannya sangatlah membahayakan.
"iya ms, lain kali saya akan lebih berhati-hati."
Mereka kini sudah sampai dikediaman fajar, dari pihak salon dan spa serta butik juga sudah datang untuk memanjakan Senja. Dari pihak WO juga sudah mulai menghias sederhana mini aula di rumah itu yang biassanya di pakai untuk acara keluarga. Semua proses sudah berjalan dengan baik, kini ajar dengan lebih tenang menanti waktu tiba beberapa jam lagi.
SAH
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
...~Kekuatan cinta tak akan mudah dikalahkan oleh sebuah obsesi belaka, bahkan akan semakin menghujam cinta itu hingga kuat tak tergoyahkan!~...
__ADS_1