
Hampir satu pekan sepasang pengantin baru menikmati indahnya ikatan suci yang menyatukan mereka. Sesuai jadwal jika hari ini Senja akan mengikuti kegiatan yang sudah di tetapkan. Walau kini senja sudah berstatus istri dari sang CEO namun senja tetep kekeuh untuk menyelesaikan kewajiban yang sudah di amanahkan kepadanya oleh yayasan.
"Sayang..... Please kamu ga perlu repot - repot untuk mengikuti kegiatan lagi okay. Tanpa Kamu mengikutinya perusahaan akan mengucurkan dananya untuk yayasan tempatmu bekerja. Dan bahkan Aku sudah memutuskan sebagai donatur tetap di tempatmu bekerja."
"Tapi mas, Aku mersa ga nyaman saja. Untuk kali ini izinkan Aku pergi ya. Setelahnya aku janji akan mengikuti semua apa yang mas bilang. Oke sayang....."dengan wajah memohonnya Senja mencoba merayu suaminya.
Bagaimanapun suasana pengantin baru masih belum bisa membuat Fajar move on. Mantan sang duda masih selalu ingin bersama sang istri tercinta.
Kekhawatiran Fajar akan bahaya yang mengintai di luar sangatlah besar. Apalagi kini target musuh bukan hanya Dia bisa jadi istri dan anak sambungnya. Sebagai pengusaha di bidang perpassiran an pertambangan tentu banyak sekali saingan bisnis yang ingin dirinya tumbang. Selain sepak terjang Fajar di dunia eksport import tak bisa di ragukan lagi dan bahkan sudah bisa di bilang seluruh negara yang biasa menjadi tujuan eksport Indonesia tidak ada yang tidak tau dengan Fajar.
"Sayang cobalah menuruti apa yang Aku bilang, masa ini masih sangat rawan untuk Kamu keluar. Bahaya bisa jadi sedang mengintai kita, Aku tidak ingin terjadi sesuatu kepadamu. Apa yang akan aku bilang kepada anak -anak nantinya jika apa yang aku takutkan dan khawatirkan terjadi?"
"Ada Allah yang selalu melindungi kita mas."
__ADS_1
"Aku tahu ada Allah yang selalu menjaga kita. Namun bisakah kita tetap ikhtiar untuk menghindari bahaya yang sewaktu - waktu bisa terjadi."
"Mas, jangan mendahului apa yang belum tentu terjadi. Bahkan 1 jam berikutnya apa yang akan terjadi dengan kita saja masih menjadi rahasia Allah. Lantas apa hak kita mendahului takdir, hilangkan rasa cemas dan takut percaya bahwa kita pasti akan baik - baik saja."
"Baiklah, kamu boleh pergi tapi tentu aku aan ikut bersamamu."
"Tapi mas bukannya ma ada meeting penting hari ini?"
"Kita pergi setelah meeting ku selesai!"
"Tidak bantahan atau tidak jadi pergi?"
"Ahhh.... Baiklah tuan diktator terserah tuan saja."
__ADS_1
"Maafkan Aku sayang, Aku sungguh khawatir karena firasatku suda tidak nyaman sejak kamu mengatakan ingin pergi ke bogor semalam."
Semalam setelah kegiatan panas mereka yang sama sekali belum absen selama seminggu, mereka menstabilkan nafas dan lelahnya dengan berpelukan dan berbicara dari hati ke hati. Ketika itulah Senja mengutarakan keinginannya untuk mengikuti kegiatan tali asih yang terakhir. Fajar belum menjawabnya malam tadi hingga pagi ini ketika mereka baru saja sarapan bersama di balkon kamar Fajar baru bisa membicarakannya ulang.
"Sayang satu ronde lagi sebelum pergi." tanpa persetujuan Senja lagi segera Fajar membopong tubuh istrinya untuk di bawanya ke kamar. Setelah merebahkan tubuh Senja, Fajar tak menunggu lagi segera dia melancarkan aksinya. Tetap dalam hatinya harapan untuk segera memliki keturunan segera terealisasi.
Hampir 2 jam mereka melakukan kegiatan meraih surganya. Hal paling fajar sukai kini adalah meraih surga bersama istrinya. Bagaimana tidak di pernikahan pertamanya tidak merasakan mereguk kenikmatan surga seperti sekarang walau di malam pertama pernikahan pertamanya Fajar melakukan itu dengan mantan istrinya. Namun rasa itu sangat berbeda, keindahan masa pengantin baru sangat terasa baginya. Hingga kebahagiaan Fajar yang selama ini belum ia dapatkan dari sang mantan sudah tuntas terbayarkan.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Lakukan rencana ita ketika di Bogor nanti. Jangan samai gagal lagi!"
โ๏ธ๐นโ๏ธ๐นโ๏ธ๐น
__ADS_1
Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan teman - teman semua. Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah, Aamiin. Dan tetap istiqomah ya puasanya...........