FAJAR TERPINANG SENJA

FAJAR TERPINANG SENJA
Part 31


__ADS_3

PRANGGGGGG


Bersamaan dengan telp Fajar yang di tutup suara hantaman keras terdengar. Suara sebuah kaca yang pecah karena sengaja di pecahkan.


"Astaghfirullaah..... Ada apa lagi ini." Senja sengaja segera mematikan lampu kamarnya, memilih untuk menenangkan diri dan berfikir jernih. Jika ada sesuatu yang akan terjadi Dia harus siap dan berani menghadapinya.


Senja tidak pernah berfikir sedetikpun akan merasakan dunianya jungkir balik seperti ini. Sama sekali tidak pernah ada dalam fikirannya, selama ini hidupnya adem ayem bersama anak-anaknya. Walau dalam kondisi serba kekurangan, ilmu qana'ah yang di terapkan berhasil dia amalkan. Sekarang hidupnya berasa lebih berwarna, merasakan senam jantung yang ga berkesudahan. Sekarang apalagi, dalam kondisi sendirian di tempat asing Dia harus mengalami ini. Setelah Dia berhasil mengirim pesan singkat kepada suaminya, kini Dia sudah bersiap mencoba membuat dirinya setenang mungkin agar bisa berfikir.


Benar dalam situasi yang genting, bagaimanapun menjaga kewarasan itu harus di utamakan. Beberapa kali Senja menarik dan menghembuskan nafas, kini sudah mulai tenang Dia akan berusaha mencari solusi keluar dari masalah ini.


Brakkk


Brakkk


Brakkk

__ADS_1


Suara yang cukup membuat denyut jantung Senja berpacu dengan cepatnya. Suara yang berasal dari pintu kamarnya yang berusaha di dobrak dari luar. Senja masih tetap duduk tenang di sofa belum beranjak sama sekali. Dengan kondisi gelap, Dia akan berusaha mempelajari apa gerak gerik orang - orang yang berusaha membuka pintu itu lakukan.


Brakkk....


Akhirnya pintu berhasil di buka, terlihat ada tiga orang yang berusaha merangsek masuk dan mencari keberadaan orang yang di carinya.


"Cepat cari saklar lampunya dan hidupkan!" terdengar suara wanita yang menginstruksikan pada tiga orang tadi. Ternyata mereka berjumlah empat orang dengan salah satunya adalah bos dari ketiganya.


"Baik Bos."


Cttekkk....


"Ada yang bisa di bantu bapak - bapak dan ibu?"


"Tidak perlu banyak drama, cepat tangkap dia dan segera kita bawa!"

__ADS_1


Ketiga orang itupun segera merangsek hendak menangkap Senja, namun.....


"Maaf tunggu dulu ya...." ketiga orang yang hendak menangkapnyapun seketika berhenti, "Bisa di jelaskan, tujuan anda-anda menangkap saya untuk apa?" Senja tau ini bukan waktu untuk berbasa - basi, namun dengan usaha yang ia lakukan berharap bisa mengulur sedikit waktu hingga suaminya datang.


"Kamu ga perlu tau apa yang akan aku lakukan, sekarang juga cepat tangkap dia."perintah wanita otu kepada anak buahnya.


Ga akan bisa di tebak, ternyata wanita yang berpenampilan tertutup dan sepertinya polos memiliki ilmu beladiri juga. iya benar, Senja sejak SMP mengikuti pencak silat. ternyata ilmunya kini berguna kuga bisa di aplikasikan di dunia nyata dan untuk melindungi dirinya. Senja cukup lihai namun tetap wanita tenaganya tak sebanding dengan pria. Senja berusaha berkelit dan mengukur waktu sampai suaminya datang menolongnya. Namun entah sudah lama sejak dia mengirim oesan kepqda Fajar laki-laki otu bahkan belum membalas, menelphon apalagi menampakkan batang hidungnya disini. di hatinya hanya bisa melantunkan doa dan berisitighfar agar Allah mendatangkan pertolongan untuknya.


~ Di tempat Lain Fajar baru saka selesai dengan urusannya dan batu saja membuka pesan dari istrinya, seketika membola kedua mata fajar, kedua tanggannya mengepal dan giginya gemerutuk.


"**"""*!!!" umpatnya, "Cepat kita kembali ke villa, Senja dalam bahaya!"


Kurang dati 15 menit Fajar dan anak buahnya sudah sampai di villa, hanya pemandangan rumah hancur bak kapal pecah dan keheningan di dalamnya yang mereka temukan. "Cepat Cari istriku, pastikan dia baik - baik saja!"


Fajar sudah semakin cemas dan kalut, tidak di temukan presisi istrinya lagi di dalam villa itu. hanya sebuah ruangan yang hancur dan juga secarik kertas.

__ADS_1


"........ JANGAN PASTIKAN MEREKA BAIK-BAIK SAJA, SEBELUM SEMUA KAMU PENUHI!!!!"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2