FAKE PSYCHO

FAKE PSYCHO
Chapter7_Mencarinya


__ADS_3

VaskaMU (blue)


-hijau genk, dia ngejar-ngejar pink mulu


ShaloveU (pink)


-iya genk. Dia ngejar-ngejar gue mulu. Untung dia belum sempat bunuh gue


KangFitnah (green)


-Fitnah!! Bukan gue. Biru ama pink nhfitnah gue


ShaloveU (pink)


-gak usah bawa-bawa nama fitnah lu. Ngaku aja, lo kan yang Impostor


COGANsetia (cyan)


-yang bener yang mana sih? Ini sisa berempat doang. Kita harus pilih salah satu


ShaloveU (pink)


-beneran deh. Coba lo vote hijau. Pasti dia Impostornya


KangFitnah (green)


-bukan gue **


ShaloveU (pink)


-Bacot! Impostor mana ngaku


COGANsetia (cyan)


-Ok vote hijau


VaskaMU \= -


ShaloveU \=-


COGANsetia \=-


KangFitnah \= [°^°]✓ [°^°]✓ [°^°]✓


Telolet telolet


( KangFitnah was not the Impostor )


"Lah bukan hijau Vas. Berarti-"


"HAHHH!"


Triak Shally kaget, kalau bukan hijau berarti yanh satunya. Sepertinya Shally salah vote lagi dan akan kalah lagi.


"Cepet Vaska cepet Vas. Sebelum dia ngekill"


"Cepet report!! Tuh dia lagi nungguin buat ngekill kita"


"CEPET VAS YA AMPUNN"


Triak Shally lebay padahal tidak akan mati beneran.


"Iya shel iya. Tapi ini disuruh nunggu 15 detik lagi. Kan aku tadi udah mencet tombolnya"


Ucap Vaska pasrah. Gak asik main bareng Shally, terlalu bar-bar.


"Gimana sih vas"


Shally


"Nih. Kamu aja yang report"


Vaska


"Gak!"


Shally. Bisa saja dia dibunuh pas lagi mau mencet tombol. Impostornya terlalu dekat dengan dirinya.


"Cepet Vas. Kill cowdwonnya cuman 10 detik tadi"


Shally


"Whatt? Siapa yang ngubah. Bukannya 25 detik tadi?"


Vaksa


"Aku yang ngubah Vas. Soalnya 25 detik tuh kelamaan"


Ucap Shally berkata jujur, setelah menjadi admin dia mengubah setelan permainannya.


"Dahlah. Mati aja kita"


Ucap Vaska pasrah.


"Yahh Vaskaaaaa, masa kalah lagi sih?"


Ucap Shally cemberut


"Gimana sih Vas supaya kita jadi Impostor?"


Tanya Shally. Menjadi crewmate tidak menyenangkan, paliangan nanti mati. Mending jadi pembunuh saja.


"Main berkali-kali mungkin"


Jawab Vaska


"Ih Vas kita dah main ini dua jam. Udah berapa kali itu!"


Jawab Shally ngegas


"Harus menang kali"


"Makanya jangan asal tuduh mulu. Yang kamu tuduh semua itu crewmate bukan Impostor"


Nyinyir Vaska


"Ya maap"


Shally


"Yuk sekali lagi. Yang Impostornya dua ya"


Ucap Vaska berbaik hati


"Ih Vas yang satu aja deg degan apa lagi dua"


Ucap Shally


"Ya kemungkinan jadi Impostor lebih besar"


Vaska

__ADS_1


"Oke deh. Aku yang buat roomnya"


"Nih kodenya"


Shally


"Ok"


Vaska


Tuk tuk tuk


IMPOSTOR


[•_*] VaskaMU


[•_*] mang oleh


"Hemm"


"Yuk Vas. Kemana kita?"


Tanya Shally tapi Vaska diam saja


"Vas. Kok diem?"


Tanya Shally dan melirik kelayar hendphon Vaska


"Hahh? Impostor!"


Kaget Shally, ternyata Vaska menjadi Impostor


"Jangan kasih tau. Aku janji gak bunuh kamu"


Mohon Vaska. Enak aja kalau dia mati, bisa menjadi Impostor itu sangat langka


"Gue aja yang jadi Impostor. Nih lo jadi crewmate"


Putus Shally. Vaksa kan sudah sering bermain ini, jadi pasti dia pernah menjadi Impostor, tak ada salahnya Shally dan Vaska bertukar dulu.


"Tapi shel"


Vaksa


"Apa Vas? Kamu gak suka"


"Ya yaudah deh"


"Nah gitu dong. Jaga-jaga ya, kalo ada orang lain bilang. Nih gue mau bunuh si oren. Jaga di pintu Vas"


"Awas aja kalo gue kalah"


"Iya shell iya"


-


"Yey menang. Makasih ya Vas, kapan-kapan main lagi deh"


"Seru juga ternyata. Apalagi pas jadi Impostor"


Serem lu kalo jadi Impostor shell. Kerjaannya fitnah orang mulu


"Yuhu~"


"Ada orang didalam?"


Ucap seseorang yang sepertinya itu kicauan dari Meta


Kali ini Ray


"Bunyi Meta ama Ray tuh. Ngapain kesini?"


Tanya Vaska keshally


"Gak tau"


"MASUK WOY"


Triak Shally mempersilahkan mereka masuk


"Hai Vaska"


"Eh ada Shally juga. Ngapain beduaan begitu. Mana lengket banget lagi"


Meta


"Acayan nih"


"Ciye"


"Ciyeee"


Goda Ray dengan muka yang ngode pen ngajak gelut


"Ciyeahh"


Ray


"Paan sih kalean we habis mabar ma Vaska. Bukannya ngapa-ngapain"


Jelas Shally. Sory-sory ya, Vaska tuh bukan tipenya


"Jujur aja susah"


Meta


"Beneran! Vaska mah sahabat gua"


Shally menepuk-nepuk pundak Vaska dengan gaya khas seorang sahabat


"Tapi muka Vaska kok gitu. Gak terima banget dibilang Sahabat"


Tanya Meta setelah melihat wajah Vaska yang patut dikasihani


"Mukanya emang gitu neng. Dah lah lupakan"


"Ngapain kalian kesini?"


Tanya Shally balik


"Emmm jadi gini"


Ucap Meta setelah berdehem


"Apa"


Vaska


"Kita pacaran hihihi"


Ucap Meta cengengesan

__ADS_1


"Dan nanti malam kita mau ngadain party. Dimarkas"


"So. Sahabat-sahabatku kuy lah ikutan"


Ucap Ray melanjutkan kata-kata Meta


"Whatt!?"


"Nyangka gak nyangka gue nih"


Kagum Shally


"Maksudnya?"


Tanya Meta tak paham


"Jadi gini. Gue iya-iya aja sih kalo kalian bakal pacaran. Gak nyangka aja bakal secepat ini"


Jelas Shally


"Iya lah"


"Gak kaya sii"


"Hahaha"


Nyinyir Ray menyindir Vaska


Bukk


"Ampun Vas"


Setelah dipukul Vaska baru Ray diam


"Ide bague tuh kita semua bakal datang"


Ucap Shally antusias


"Bagus-bagus ajak key juga ya"


"Btw. Akhir-akhir ini Ace gak keliatan, kenapa ya?"


"Gue pen kasih tau gak bisa. HPnya juga gak aktif"


Ucap Meta, tuh anak mulai menutup pergaulannya.


"Lo udah cek rumahnya belum"


Tanya Vaska


"Rumah yang mana? Dia kebanyakan punya rumah. Gue males ngecek satu-satu"


Balas Meta


"Dipinggiran ibu kota"


"Deket markas"


Ucap Vaska yang diangguki Meta. Dia sudah kesana dengan Ray


"Bekas rumah bapaknya"


Tanya Vaska lagi


"Ace jarang kerumah bekas bapaknya, makanya belum gue cek"


Jawab Meta


"Dicek lah. Sapa tau dia lagi mengenang masa lalu disana"


Ucap Vaska sok tau


"Lu pikir dia sad boy, apa?"


Ucap Shally yang tak percaya Ace akan bergalau-galau dirumah bapaknya dulu


"Ya sapa tau Shell"


Vaksa


"Lo aja deh Vas. Lo kan sohibnya"


Suruh Meta balik


"Ya"


Jawab Vaska, lagian dia sudah rindu dengan colikawannya itu


"Jadi so udah berapa jam jadiannya?"


Tanya Shally


"Pagi tadi"


Jawab Meta, Ray memang menembaknya dengan diam-diam.


"Oh"


Ucap Shally ber-oh ria


"Iya kita semua bakal datang dong kan sahabat lu"


"Btw gimana persiapannya? Kan katanya party"


Tanya Shally ke Meta


"Persiapan apaan. Cuman makan-makan biasa kok"


"Tapi bantuin ya masaknya"


Pinta Meta


"Iya gue bantu kok"


"Lagian kita udah berapa hari gak ngumpul. Gara-gara tugas banyak nih"


Ucap Shally


"Iya. Ace aja udah ngejual beberapa perusahaan buat ngeringanin bebannya. Gak nyangka jadi higher-ups sesusah ini"


Ucap Meta, ia tahu saat ia berkunjung ke perusahaan Ace beberapa waktu lalu, tapi pegawainya bilang CEOnya sudah berganti.


"Ray habis ganti sampo ya? Tumben wangi"


Vaska merangkul-rangkul pundak Ray dan sesaat mencium rambut Ray yang hari ini agak bergaya


"Iya dong, kan mau nembak ciwi"


Ucap Ray menaik turunkan alisnya


"Btw lu kapan Vas? Serius nanya"

__ADS_1


Bisik Ray, ia masih kepo dengan hubungan Vaska dan Shally yang tak kunjung jadi.


__ADS_2