
Di sebuah apartemen
Aditya terus berpikir apakah itu anaknya? jika ia apakah Aditya boleh menebus kesalahannya. jujur dulu Aditya tidak mau bertanggung jawab karena merasa uang nya belum cukup! sekarang Aditya sudah memiliki apartemen serta memiliki restoran. makanya Aditya memilih pulang kembali ke Jakarta tepat 2 bulan lalu.
" Apakah Karin masih di kost an yang dulu? sepertinya nanti malam aku akan kesana." Ya Aditya akan mempertanyakan anak itu, karena dulu dia pernah bertanya pada Pricilla jika bayi itu di rawat oleh Karin. " maafkan aku rin maaf sudah membuat mu harus menanggung semua nya." Aditya menghela napas di balkon apartemen nya. dia menyadari jika dulu dia salah, telah menyakiti wanita yang sangat dia cintai, dan sampai saat ini rasa cinta itu masih hadir di hatinya.
Flashback off
Tepat 3 Tahun lalu, Aditya memang berselingkuh dengan Pricilla tapi Aditya tidak tau jika karena pelariannya pada Pricilla akan seperti ini. Kejadian waktu itu, Aditya pergi ke bar bersama teman-temannya dia gak tau kalo teman-temannya memasuki obat perangsang ke dalam minuman miliknya.
Menurut cerita dari seorang pegawai bar di sana, setelah Aditya mabuk dan obat yang sudah merangsang di tubuh nya, datang seorang wanita yang membawa nya ke kamar tepat di lantai dua. Ya! wanita itu Pricilla, dia telfon oleh teman Aditya untuk datang ke bar memberi tau jika Aditya mabuk berat tapi Pricilla sama sekali tidak mengetahui jika Aditya terpengaruh obat perangsang.
" Adit lepas, kau kenapa begitu agresif ketika mabuk." ucap Pricilla dengan napas terengah. karena Adit terus memeluk nya.
" Karin kau begitu cantik, aku sangat mencintai mu dengar sayang hanya kamu yang ada di dalam sini." Aditya menunjuk pada dada nya.
Mendengar hal itu membuat Pricilla marah karena ternyata di hati pria itu hanya ada Karin, terasa sakit sekali mendengarnya tapi Pricilla sadar jika dia orang ketiga dalam hubungan mereka. Karena kesal melihat Aditya yang terus memanggil nama Karin, Pricilla rela menyerahkan tubuh nya karena obat yang ada di dalam tubuh Aditya semakin tidak bisa di kondisikan.
" Karin aku mencintaimu." Aditya mengecup bibir Pricilla dengan panas. dan melepaskan semua pakaiannya.
" Aditya kamu pria yang sangat aku cintai jadi dengan cara ini kamu bisa menjadi milikku selamanya."
Dan kini kedua nya melakukan hal terlarang, Aditya terus mencium dan meremas gunung kembar milik Pricilla sehingga membuat wanita itu mengeluarkan suara erangan indah.
__ADS_1
Dan kedua nya hanyut dalam malam percintaan terlarang.
Flashback On
" Arghhhhh_" Teriak Aditya karena frustasi.
*
Jam 8 malam Aditya pergi ke kost an Karin. namun beruntung nya Karin baru pulang kerja, yang tadinya Karin ingin lembur karena banyak pesanan tapi dia mendadak tidak enak badan.
" Karin_" Suara lembut menelisik telinga Karin ketika Karin sedang membuka kunci pintu.
Menoleh ke belakang Karin kaget ternyata sang mantan kekasih lah yang memanggilnya.
" Adit_" Terkejut, karena kenapa tiba-tiba pria itu datang padanya.
" Untuk apa kamu ke sini? apakah ada hal penting? " Karin bertanya dengan sesantai mungkin.
" Rin bolehkah aku bicara dengan mu sebentar saja, aku mohon." Pinta Aditya.
" Hmmm_" Karin menganggukan kepala nya.
Dan mereka duduk di kursi depan kost an. lama kedua nya terdiam
__ADS_1
" Maaf dulu aku sudah menggoreskan luka padamu! maaf telah mengkhianati mu."
" Jika ingin membahas itu lebih baik kau pulang, aku sudah memaafkan mu dari dulu."
Ketika hendak berdiri karena ingin masuk ke dalam kost an tiba-tiba Aditya berbicara lagi. " Rin apakah anak kecil yang kemarin itu anakku." Aditya berharap iya itu anaknya.
Ketika menanyakan hal itu, hati Karin terasa sakit dada nya terasa sesak seperti terhimpit. " Bukan_" Karin berbohong karena takut Aditya mengambil anak semata wayangnya. " Pergilah, itu anak ku bukan anak mu."
" Jika dia bukan anak ku, lalu kemana anak ku rin? aku mohon beritahu aku agar aku bisa menebus kesalahanku." Aditya memegang tangan Karin, hatinya seraya memohon.
" Aku tidak tau, dan ingat itu Anak ku! pergilah ini sudah malam." Karin menghempaskan tangan Aditya dengan kasar, lalu masuk ke dalam dan langsung mengunci pintu kamar kost miliknya.
" Rin buka dulu pintunya, beri aku waktu untuk berbicara banyak dengan mu." Aditya terus memanggil tapi Karin tak menggubris nya sehingga membuat Aditya pasrah lalu pulang ke apartemen nya.
*
*
*
Dari semenjak pertanyaan Aditya waktu itu, membuat Karin sangat takut jadi dia lebih memilih menghabiskan waktu banyak bersama putrinya, dan menyerahkan semua pekerjaannya Pada Tristan dan dua pegawai nya.
Memandangi Karen yang sedang bermain membuat Karin meneteskan air mata, dia tidak menyangka jika masalalu nya akan muncul lagi ketika hidup Karin sudah berada di puncak. Dulu Aditya hilang kabar bak di telan bumi dan kini selalu ada di mana-mana bak setan yang selalu muncul tiba-tiba.
__ADS_1
" Mama.." suara lembut anak kecil itu membuyarkan lamunan Karin.
" Euhh_ iya sayang kenapa? " Lalu Karin menggendong anak nya yang sudah mengantuk dan membawa nya ke dalam kamar.