
ya papa setuju dengan saran dokter, dan rencananya aku akan melakukan kemo 2 minggu sekali dan sayangnya jadwal kemo itu di malam minggu, berat memang tapi aku harus melakukan ini buat papa, dan mama yang masih berharap aku bisa bertahan lebih lama.
Dua hari kemudian.
aku berangkat kesekolah seperti rutinitas ku sebelumnya, namun kali ini aku pergi kesekolah bersama supir, karena fino tidak tau kalau aku udah pulang dari rumah sakit, aku sengaja tidak mengabarinya karena aku tidak ingin dia tau dengan kondisiku saat ini.
aku langsung memasuki ruang kelas, sekatika teman sekelas menatapku.
"sya!!! "teriak fino, fino langsung memelukku.
"lo kemana aja dua hari ini, telpon lo gak bisa dihubungi, rumah lo nggak ada orangnya juga?"fino bertanya terburu-buru.
"gua ada acara keluarga dadakan kemarin, makanya kami sekeluarga pergi kerumah eyang gue deh"bohongku semoga dapat membungkam pertanyaan fino.
"oh gitu"fino menekukkan mulutnya seakan berusaha mempercayai jawabanku.
lonceng belajarpun berbunyi, aku dan fino belajar seperti biasanya, tapi fino sekarang sangat sering menoleh kebelakang, dan tak kalah lagi saat jam istirahat fino menghampiri Amelia.
apa fino benar-benar udah jatuh cinta sama amelia? nggak aku nggak boleh cemburu inikan memang keinginanku, aku harus membuat mereka lebih akrab gimanapun caranya.
__ADS_1
"fin lo kekantinnya sama amelia aja ya gua mau ketoilet dulu"aku berusaha memberikan waktu buat mereka berdua.
"hmm oke kita tunggu dikantin ya"
aku hanya mengangguk, diam-diam aku mengikuti fino dan Amelia kekantin, aku senang mereka terlihat akrab.
apa fino benar-benar memikirkan perkataanku didanau itu? apa yang terjadi 2 hari ini?
banyak pertanyaan yang timbul di pikiranku, aku menunggu lonceng masuk yang tak kunjung bergema, "teng-teng"akhirnya lonceng masukpun berbunyi, aku memasuki kelas lebih awal dari fino, dan amelia.
"sya lo ngapain aja sih kok lama banget di toiletnya"
"sya ntar pulang sekolah kita kedanau yuk"ajak fino. Aku dengan semangat menuruti ajakan fino.
lonceng pulang berbunyi aku dan fino menuju danau, aku sangat suka suasana danau, hanya disini tempat yang bisa membuatku merasa nyaman sekali.
"sya gua, gua, gua suka sama amelia"
perkataan fino sontak membuatku terhenti bermain air ditepi danau.
__ADS_1
"hah lo serius fin, buruan lo nunggu apa lagi kalo gitu sambet aja langsung tembak, dor, dor"aku dan fino tertawa lepas.
"semua butuh proses sya, gua bakalan nembak dia diwaktu yang spesial lo ada ide nggak"?
"gimana kalau pas dia ulang tahun aja, kan bentar lagi dia ulang tahun tuh, kalau gua nggak salah hari jumat"
"hah gila lu ya 3 hari lagi dong? "
"ahh pokoknya ku tenang ajakan ada gua yang bakalan bantuin lo"aku senang ngeliat fino terlihat sangat bersemangat kala itu.
"udah sore banget nih pulang yuk, besok sore kita kesini lagi!!"ajak ku
fino hanya mengangguk dan menuruti keinginanku.
saat kami pulang hujan lebat menimpa kami, aku dan fino tetap melanjutkan perjalanan sekalipun kami harus menerobos hujan deras.
"sya lo suka hujan kan?
"iya gua suka banget"aku besorak ria diatas motor fino.
__ADS_1
syukurlah teriakan ku menutupi tangis ku, makasih tuhan engkau telah menurunkan hujan, hingga fino tidak bisa melihat rintikan air mata ini.