
fino bangun lebih awal pagi ini, dari 5 menit yang lalu fino sudah berangkat menjemput amelia. Aku sendiri disini tidak ada yang bersamaku. tiba-tiba, bi Ayu datang pintu terbuka dan bu ayu pun masuk.
"non, non apa kabar? maafin bibi ya kemarin nggak sempat buat jengukin non"
"aku baik kok bi, gak papa bi yang penting sekarang bibi udah datang"
bi Ayu membawakan makanan dari rumah buatku, aku rindu sekali makanan rumah.
"bibi suapin ya non"bi ayu menyupi ku.
bi Ayu memanglah orang yang sangat baik, dari kecil aku memang lebih banyak habisin waktu sama bi Ayu di bandingkan mama dan papa, karena kesibukan mereka masing-masing kami jarang bisa habisin waktu bersama.
"oh iya non bibi sampai lupa, kemarin papa sama mama non nggak bisa kesini, katanya ada rapat penting"lapor bi Ayu.
"iya bi, bilang sama mama, papa nggak papa aku baik kok, toh disini juga ada fino"ucapku menjawab bi Ayu.
selesai makan bi ayu membereskan makanan ku. tak lama kemudian fino dan amelia datang bersamaan.
"sretttt"pintu terbuka amelia dan fino masuk kedalam ruangan.
__ADS_1
"hai sya, apa kabar kamu baik-baik ajakan? Fino nggak jahilin kamu kan? "tanya amelia padaku.
"oh nggak kok, tenang aman kok dia nggak jahil"aku menatap fino dan memberikannya senyuman masam.
"oh iya btw aku bawain kamu buah nih"amelia membawakan yang sangat banyak.
"wah repot-repot"aku berbasa-basi.
"iya tadi udah gua bilang nggak usah di bawain, soalnya lo kan nggak bakalan makan, tapi lia tetap maksa"
"udah lah lo nggak usah sok suci deh fin, palingan pas gua tidur lo juga yang makan nih buah"ledekku kepada fino.
amelia tertawa mendengar pedebatan kami.
Fino mendorong kursi roda ku sedangkan amelia mengikuti disisi kanan ku.
"wah bunga nya cantik ya, udaranya juga segar banget" aku memuji keindahan taman rumah sakit.
"oh iya lia aku lupa nanya, kamu suka nggak hadiah ulang tahun kamu yang dikasih fino dulu? "
__ADS_1
"hadiah"ucap amelia sambil membolak-balik matanya berusaha mengingat.
"ohhh novel itu, aku suka banget ceritanya"
jawab amelia girang.
"itu dulu buku yang sama yang pernah aku beli waktu sd kelas 6, salahnya keburu dirobek sama fino, aku masih penasaran kisahnya kamu mau ceritain nggak?" tanya ku kepada amelia.
"oh oke aku bakal ceritain"
amelia menceritakan cerita buku itu, sedangkan fino, fino menekuk dagu lalu duduk dikursi taman sambil mendengarkan, tanpa kami sadari hari sudah siang, sudah waktunya aku istirahat, fino dan amelia membawaku kembali kekamar, sesampainya dikamar bi Ayu sudah menungguku, ingin menyuapi makan siang ku.
seusai makan siang dokterpun datang memberikan suntikan, fino dan amelia berada disisi kiriku.
tanpa kami sadari hari sudah senja.
"wahh gak sadar udah sore aja ya sya, aku pamit dulu takut mama marah soalnya aku izinnya cuman sampai sore"
"oke hati-hati di jalan ya"
__ADS_1
aku menyuruh fino mengantarkan amelia pulang, amelia menolak karena tak ingin menyusahkan fino, tapi aku terus mendesak fino sampai akhirnya fino memaksa amelia untuk pulang bersamanya.
hari pun sudah mulai malam tapi fino belum juga pulang dari rumah amelia, perasaanku sudah mulai tidak tenang, jangan -jangan fino kenapa-napa?