Finosya

Finosya
pernyataan cinta fino


__ADS_3

Hari ini aku dan fin, pergi ketoko buku, niat kami tidak lain untuk membelikan, hadiah ulang tahun Amelia.


aku memilih buku yang menurutku cocok buat amelia, dan begitupun fino.


"fino sini lo liat sini cepet"aku memanggil fino dengan semangat.


fino mengarah kearahku dan melihat buku yang ku pegang.


"loh, inikan novel yang dulu waktu smp lo beli"ucap fino girang.


"iya salahnya lo keburu ngerobek buku ini, gara-gara lo mau baca duluan"


"ehehheh"fino menggaruk kepalanya.


"gimana kalau buku ini aja buat amelia, biar kalau amelia selesai baca dia bisa ceritain sama gua".


"hmm ya deh, pokoknya yang menurut lo terbaik, kita beli buku itu"ucap fino.


fino meletakkan kembali buku yang telah di ambilnya dari rak buku toko.


"sya lo nggak mau beli buku jugakan biasanya lo suka banget baca novel.


"hmm nggak ah, gua males gua nggak punya waktu buat baca"ucapku


"ahh masak yuk beli aja, ntar biar gua yang bayar, kalau lo malas baca ntar biar gua yang bacain kalau kita lagi di danau.


"fin gua nggak bisa, gua nggak lama lagi..."omonganku terhenti.


"nggak lama lagi apa? nggak lama lagi apa"?


fino mengguncang tubuhku, berusaha membuatku melanjutkan perkataanku.


"gua, gua, nggak lama lagi mau ikut olimpiade makanya, gua mau baca buku pelajaran aja deh"untungnya disekolah ada olimpiade seminggu lagi dan untungnya lagi aku terdaftar dalam olimpiade itu.


"ciee yang rajin, iya deh"fino hanya membayar buku yang ia bawa, buku pilihanku.


Hari ini adalah hari ulang tahun amelia, tepatnya tanggal 17 januari

__ADS_1


hari yang aku dan fino tunggu selama 3 hari belakangan ini.


saatnya pulang sekolah, fino yang tak sabar sudah menunggu amelia di pintu kelas saat bu guru sudah meninggalkan ruang kelas.


dan aku aku hanya menonton drama ini dari tempat dudukku.


"lia"panggil fino malu.


amelia terhenti didepan pintu kelas.


"ya fin, ada apa?"


"ini aku ada bawain kamu hadiah, selamat ulang tahun ya! "


"wah makasih ya fin"ucap emelia senang.


"aku, aku mau bilang sesuatu"


"ya udah bilang aja nggak papa kok"ucap amelia penasaran.


"amelia terdiam seribu bahasa, lalu mengalihkan pandanganya serta menunduk, wajahnya memerah.


"iya fin sebenarnya aku juga suka sama kamu"


"jadi gimana, kita pacaran? "


amelia hanya mengangguk malu, menerima cinta dari cowok tampan idaman perempuan disekolah.


"yey"sorak fino


"hmm ya udah fin aku pulang duluan ya"pamit amelia.


"iya, hati-hati dijalan ya"ucap fino sambil melambai.


"sya, lo dengarkan, sya gua akhirnya pacaran sama amelia"ucap fino sangat gembira.


"iya-iya, selamat ya, fin kita jadi nggak kedanaunya? "

__ADS_1


"oh iya yuk kita kedanau ucap fino"


aku dan fino berangkat kedanau, diperjalanan tanpa sengaja air mataku menetes, berulang kali, aku berusaha menghapusnya sayang, kali ini terlalu deras, dan ku biarkan angin perjalanan saja yang menghanyutkannya.


sesampainya didanau.


kubuka helm dan aku langsung menuju ketepi danau mengambil air dan kusiramkan kewajah, syukurlah tangisku tak mambuat mataku bengkak.


"sya ini gua ada bawa sesuatu loh? "


"apaan fin? "tanyaku penasaran.


"ini gua ada bawa biji bunga matahari, kita tanam yuk, ini lambang dari persahabatan kita"


"ayuk, tapi lo yang rawat ya"


"jangan dong kita berdua yang harus ngerawat bunga ini"aku hanya menuruti keinginan fino.


fino menanam biji bunga matahari, aku pun ikut menolongnya.


"uhuk, uhuk, uhuk, uhuk"ohh tidak jangan disini, jangan didepan fino lagi.


aku menuju motor fino, mengambil air minum yang berada ditasku.


aku melihat tanganku, tanganku, tanganku berdarah, apa mungkin sudah separah ini?


aku dengan segera mencuci tanganku agar fino tidak melihatnya.


"sya lo kenapa lagi?"


"gak papa tadi gua cuman, keselek dikit kok"


"ya udah pulang yuk, ntar keburu maghrib"


aku hanya mengangguk dan menuruti keinginan fino.


hari yang indah, salahnya sampai kapan aku dapat merasakan hari seperti ini lagi?

__ADS_1


__ADS_2