First Love Masa SMA

First Love Masa SMA
Eps 25 : Seenggaknya sebelum gue mati?


__ADS_3

Kelvin memejamkan mata menatap jalanan yang terlihat bergerak. Kini Ia berada didalam mobil bersama papanya, dalam perjalanan menuju rumah sakit menjenguk mamanya.


"Kelvin, bagaimana keadaan sekolah kamu, kamu tetap menjadi yang terbaik kan?" tanya Pak Ahmad. Kelvin tersentak, Ia menoleh. "Iya, aku tetap menjadi yang terbaik disekolah kok, seperti biasanya." jawab Kelvin dengan antusias berusaha menutupi kebohongannya.


"Iya, tetap yang terbaik buat ditindas!" batin Kelvin.


Papa Kelvin mengacak rambut Kelvin bangga. "Bagus, kamu memang anak yang bisa diandalkan!" Kelvin hanya membalas dengan senyuman, lalu menatap jalanan kembali.


"Andaikan papa tahu, bahwa selama ini Kelvin selalu jadi sasaran bully sama mereka karena ambisi papa, ambisi papa untuk menjadikan aku selalu menjadi yang terbaik." batin Kelvin merasa miris dengan nasibnya yang malang.


Kelvin mengusap matanya, saat dirasa air mata itu hendak jatuh. Tidak akan Ia biarkan seseorang melihat sisi lemahnya. Walaupun ini sangat menyiksa.


"Gue pasti kuat ngejalanin cobaan ini!" batin Kelvin menyemangati dirinya.


Sesampainya di rumah sakit Kelvin disuruh menunggu terlebih dahulu di ruang tunggu karena tiba-tiba pak Ahmad ada urusan pekerjaan." Kelvin kamu tunggu sebentar disini, papa ada urusan sebentar." Peringat pak Ahmad kepada putranya. Kelvin mengangguk


Sudah dua jam Kelvin menunggu tapi papanya tidak kunjung datang. Ia menghela nafas. Sudah menjadi tabiat papanya meninggalkan Kelvin begitu saja. Berkata pergi sebentar tapi ternyata lama.


Kelvin seringkali mengalaminya. Pernah suatu hari di bandara papanya meminta izin untuk ke toilet sebentar tapi saat sudah lama menunggu papanya tidak kunjung muncul. Dan ternyata papanya lupa akan dirinya dan meninggalkan Kelvin, pulang ke Indonesia.

__ADS_1


"Dan tabiat buruk itu masih ada sampai sekarang..."


Kelvin berdiri, ia memilih untuk mencari kamar rawat mamanya sendiri. Tapi secara tidak sengaja Ia menabrak seseorang.


Brak!


"Aww!" gadis yang ditabrak itu meringis kesakitan menatap Kelvin dengan tajam. "Kalo jalan itu liat pake mata!" maki gadis itu lalu melengos pergi begitu saja.


Sementara Kelvin hanya terdiam melihat gadis itu. Ia menggeleng, mengelus dadanya sabar. "Sabar..." tapi kemudian pandangan nya teralihkan saat tidak sengaja melihat sebuah buku tergeletak di lantai. Ia mengambilnya. "Ini punya siapa, perasaan tadi ngak ada disini deh."


Ia memperhatikan dengan seksama buku harian bercover warna hitam tersebut. Ia mengingat gadis yang tidak sengaja Ia tabrak. "Kayanya buku ini punya dia deh, jatuh dari tasnya kali ya?"


🌸🌸🌸🌸


Kelvin terbangun dari tidurnya. Terlihat langit sudah berganti gelap. Ia berjalan menuju mamanya. "Ma, Kelvin pulang dulu ya, udah malem ni, Mama jaga diri baik-baik." pamit Kelvin.


"Loh, kamu ngak mau nunggu papa kamu dulu?" tanya mama Kelvin. Kelvin menggelengkan kepala. "Ngak usah Ma, papa lagi sibuk, buktinya Kelvin ditinggalin tadi." jawab Kelvin.


Mama Kelvin mengusap wajahnya meruntuki sikap suaminya. "Ya udah, tapi hati hati Lo, ini sudah malam." ucap mama Kelvin mengingatkan.

__ADS_1


"Iya Ma." jawab Kelvin.


Kelvin berjalan keluar rumah sakit dan memesan sebuah taksi. Ia akan pulang menggunakan taksi saja, karena ada suatu tempat yang harus ia kunjungi.


Kelvin menggenggam erat ponselnya saat menerima chat ancaman itu.


"Cepet bawa uang nya ke sini, gue tungguin jadi jangan pake lama!"


Kelvin menunduk pasrah saat dirinya diperas oleh para pembully. Ia tidak ingin melawan karena tidak mau tubuhnya babak belur lagi. "Miris!"


Tiba tiba saja Kelvin teringat buku yang Ia temukan. Ia mengambilnya dan membaca buku bercover hitam tersebut.


Ia membuka halaman pertama. "Daftar keinginan yang mau gue lakuin..." Kelvin tertawa melihat keinginan absurd yang ada pada buku ini. "Wkwkwk..." bayangkan saja, orang ini ingin makan ice cream bersama ikan paus.


Tapi Kemudian Kelvin terkejut ketika membuka halaman kedua. "Daftar keinginan yang ingin gue lakuin: Gue mau bakar buku ini dan buat daftar yang baru sama temen gue, seenggaknya sebelum gue mati."


Kelvin terdiam. "Seenggaknya sebelum gue mati?"


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2