First Love Masa SMA

First Love Masa SMA
Eps 3 : Maaf ?


__ADS_3

Desya mengepalkan tangannya berusaha meredam emosi. Lalu kemudian melihat Ryan kembali. Dia berusaha bersikap tenang, walau sejujurnya rasa kesalnya sudah memuncak. "Lo ternyata bisa sepeduli itu sama orang yang udah nolak lo ya."


Ryan terdiam mendengarnya. Sebenarnya beberapa hari lalu Ryan menembak Desya tapi Desya menolaknya. "Apa alasan lo suka sama sampah kaya dia, Des ?" Ryan mengatur napasnya kembali. "Sedangkan gue seseorang yang selalu ada buat lo malah lo tolak dengan mudahnya." lanjut Ryan.


Desya menaikan kepala menatap Ryan. "Sebelumnya gue minta maaf tapi sorry sayangnya gue cuma nganggep lo sebagai sahabat dan gue harap lo ngerti." jawab Desya meninggalkan Ryan sendirian.


Sebenarnya Ryan bisa saja menerima jika dirinya ditolak oleh Desya.


Tapi saat Ia mengetahui bahwa Desya menyukai Kelvin seseorang yang dianggap sampah bahkan sampai mengejarnya entah kenapa ada perasaan tidak terima dalam hatinya. "Oke kalo kaya gitu, gue terima. Tapi lo harus inget, kalo lo nolak gue demi sampah itu gue ngak akan biarin kalian bersama !"


🌸🌸🌸🌸


Tidak henti-hentinya Kelvin mengumpat seperti orang kesetanan. Ia melihat tangannya yang terkilir akibat ulah Desya. "Dasar sialan, awas aja lo bakal habis ditangan gue !" ucap Kelvin sambil berusaha menggerakkan tangannya.


Tapi tiba tiba saja segerombolan anak anak mendatanginya. "Wih ada yang baru ditembak sama cewe nih." Kelvin menatap tajam mereka. Seakan meminta untuk diam.

__ADS_1


"Aww...!" rintih Kelvin saat berusaha memutar pergelangan tangannya. "Lo kenapa ?" tanya salah satu dari mereka. "Gara gara si Ketos sialan !" jawab Kelvin. Mereka yang mendengarnya malah tertawa dengan keras. "Lo serius, masa iya ada cewe yang berani ngelukain pacarnya ?"


Kelvin menggelengkan kepala. "Dia bukan pacar gue !" bantah Kelvin mentah mentah. "Masa...?" seru yang lain. "Diem lo bacot, udahlah mending gue cabut." jawab Kelvin meninggalkan mereka.


Anak anak yang lain malah tertawa melihat tingkah Kelvin. "Woy, kalo udah jadian jangan lupa PJ-nya !"


"Berisik !"


🌸🌸🌸🌸


Kelvin berjalan memasuki rumahnya tapi terlihat kedua orang tua Kelvin sedang duduk di sofa seperti sedang menunggunya. Kelvin tidak menghiraukan nya dan memilih melewati mereka begitu saja.


dengan malas Kelvin mendekati papanya. "Lihat ini !" sembari menyodorkan kertas kertas hasil ulangan Kelvin, lalu menghempaskan nya ke wajah Kelvin dengan kasar. "Coba lihat nilai ulangan kamu, buat malu !" bentak papa Kelvin.


Kelvin terdiam. "Bahkan kamu terancam dikeluarkan jika nilai dan sikap kamu tidak berubah, sebenarnya apa yang kamu lakukan selama ini !" papa Kelvin menjeda kalimatnya. "Kamu maunya apa, jawab !"

__ADS_1


Mendengar ucapan papanya Kelvin malah tersenyum dan menatap tajam papanya. "Bukan urusan lo !" jawab Kelvin dengan keras.


Plak...!


Kelvin mengusap pipinya yang baru saja ditampar. " Dasar anak ngak tau diri, sudah saya besarkan kamu dari kecil bukannya bersyukur malah ngelunjak !"


Kelvin memejamkan matanya mendengarkan makian papanya. "Kamu harusnya sadar diri, kamu bukan siapa-siapa disini !" lanjut papa Kelvin.


"Kalo iya emang kenapa ?" balas Kelvin tak kala tajam. "Gue emang bukan siapa-siapa disini jadi stop gangguin gue, dasar tua bangka !"


"Kamu-"


Plak...!


Lagi lagi Kelvin mendapat tamparan. "Sudah sudah mas, Kelvin cuma lagi khilaf." ucap mama Kelvin berusaha menenangkan suaminya. "Kelvin cepat minta maaf ke papa kamu !" titah mama Kelvin.

__ADS_1


Kelvin yang merasa risih dengan tatapan mamanya akhirnya meminta maaf kepada papanya. "Maaf..."


Bersambung


__ADS_2