First Love Masa SMA

First Love Masa SMA
Eps 27 : Lo itu, sebenernya siapa?


__ADS_3

Kelvin terdiam. "Eh?"


Flashback berakhir...


Kelvin membuka matanya dan kini melihat kembali ke arah danau. Ia memandang wajah Desya yang kini tengah menjadi sandaran baginya.


"Akhirnya Lo bangun juga" ucap Desya yang kini juga sedang memandang ke arah danau. Kelvin tersenyum. "Hmm..."


"Ni, hapus air mata Lo!" ujar Desya sambil menyerahkan sapu tangan miliknya. Kelvin terbangun dan kini Ia baru menyadari bahwa dirinya saat ini sedang menangis. "Thanks" balas Kelvin lirih.


"Maaf..." ucap Kelvin.


Desya mengerutkan alisnya, tidak mengerti. "Maaf buat apa?"


"Maaf, kalo gue belum bisa cinta sama Lo, karena saat ini yang ada dihati gue cuma orang lain" jawab Kelvin dengan tatapan kosong ke arah danau.


Desya berdiri, ia menghapus air matanya yang kini mengalir deras. "Apa ini tentang Indri?" tanya Desya memastikan.


Kelvin terdiam. "Hmm..." jawab Kelvin.


Kini keduanya sama sama terdiam dalam pikirannya. Sebenarnya Indri bukanlah orang yang ia cintai bahkan hingga saat ini Kevin hanya menganggap Indri sebagai pelampiasan nafsu semata.

__ADS_1


Tapi Ia tidak ingin mengatakan yang sebenarnya, biarlah Desya mengganggap bahwa Indri memang alasan dari semua ini.


"Apa gue bener bener ngak bisa masuk ke dalam hati Lo dan menggantikan posisi Indri, Kel?" tanya Desya.


Kelvin berdiri dan memeluk Desya. "I'm sorry..."


Desya menangis dalam pelukan Kelvin. Ia merasa kecewa dengan apa yang terjadi, tapi tidak selang beberapa lama ia melepaskan pelukan Kelvin.


"Tapi maaf Kel, gue tetep ingin menjadi orang yang egois. Gue ngak peduli dengan apapun yang terjadi dan gue cuma mau Lo jadi milik gue!" tegas Desya.


Kelvin tersentak mendengar kalimat yang Desya ucapkan. "Lo gila Des!" jawab Kelvin.


"Gue emang gila!"


Byur...


Ia menenggelamkan dirinya sendiri.


Kelvin berteriak. " Desyana!" Ia berlari dan ikut menceburkan diri.


Kelvin mencari Desya di dalam gelap nya danau. Aneh rasanya bagi Kelvin, entah kenapa tiba-tiba saja tubuhnya bergerak sendiri ingin menyelamatkan Desya.

__ADS_1


"Lo gila, Des!" batin Kelvin tidak percaya dengan aksi nekat Desya.


Kelvin mulai kehilangan kesadarannya. Ia terlalu fokus mencari Desya, entah ingin menyelamatkan orang lain atau ingin menemui orang lain.


Tapi kesadarannya kembali saat melihat tubuh Desya. Dengan sigap Kelvin menggenggam erat tangan Desya dan menarik nya kembali ke permukaan.


"Hah!" Kelvin menghirup napas sebanyak mungkin saat ia hampir saja mati kehabisan napas.


Ia memandang wajah gadis tersebut yang kini sedang tidak sadarkan diri. "Lo ngak waras!"


Kelvin terus memaki gadis yang kini sedang tidak sadarkan diri tersebut. Ia mengusap wajahnya menyadari ada hal yang aneh.


"Lo ini sebenarnya siapa?" tanya Kelvin merasakan sesuatu yang janggal, tapi kemudian ia menepis pikiran gila tersebut. "Ngak mungkin!"


Ia berdiri dan berjalan pergi meninggalkan tubuh Desya yang terbujur kaku begitu saja. Ia sudah merasa muak dengan segala tingkah aneh gadis tersebut.


Tapi entah kenapa kakinya terasa sangat berat dalam melangkah. "Sial" umpat Kelvin dan berbalik, berjalan ke arah Desya.


Ia mengangkat tubuh gadis tersebut. "Lo itu bener bener ngerepotin jadi orang!" gerutu Kelvin dan berjalan pergi membawa tubuh tersebut menuju rumah sakit.


Sepasang perjalanan, Kelvin tidak mengalikan fokus sama sekali selain ke arah Desya. "Lo itu sebenernya siapa ?"

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2