
prolog
Laras Nasution itu namanya, berusia 22 tahun, berparas cantik, keturunan mandailing batak, ayah laras seorang CEO nim dari sponsor perusahaan pakaian pria, ayah laras keturunan sumatera utara yang bernama agung Nasution, ibu laras seorang mantan informatika, semenjak mengandung laras ibunya berhenti bekerja, Ibu laras bernama Atika watikumala, menikah dengan seorang pria batak dan menetap di jakarta, ayah dan ibunya melintir usaha bersama sahabatnya dijakarta, dengan keluarga Sastra agusno, ayah dari Arya agusno, ibu arya seorang mantan model dari prancis, yang bernama Angeline dan menetap di indonesia.
*****
"Laras!! Cepat lah bagun, apa kau tidak kuliah?", Sahut ibu membagunkan laras," iya ibu aku bangun", laras bergegas memasuki kamar mandi.
Dan bergegas pergi ke ruang meja makan, berkumpul bersama ayah , ibu dan adik nya.
"Laras hari ini kau pulang jam berepa?", Kata ibu,
"Mungkin saja sore bu, Memangnya kenapa bu",
"Ohh tidak, ibu dan ayah akan pulang terlambat, jadi kunci rumah akan ibu bawa, kalian berdua pergi kelayap saja, atau pergi bersama teman kalian",
__ADS_1
"Memangnya ibu pergi kemana?", Sahut ibas (adik laras),
"Kau masih kecil, tidak akan tau", kata ibu, "jangan samakan aku dengan anak sd lagi bu, aku ini sudah besar", kata ibas dengan raut wajah yang jengkel.
"Bu aku pergi dulu, sepertinya aku hampir terlambat", sahut laras pada ibu, "ya hati-hati dijalan", laras berpamitan dengan ayah, ibu dan adiknya.
Ahh,. Hari ini cerah sekali, susahnya jadi anak tingkat akhir semester, malah skirpsi ku ditolak, bagaimana ini, aku tidak akan mau tua dikampus ini (kata batin laras), sambil menuju ruang kelas.
"Oii napa mungka lu cemberut gitu", sorak ena teman laras,
"Ena gue mikirin skripsi gue, capek gue malah tingkat akhir lagi, dimana fase batin malas gue keluar", (dengan raut wajah lemas),
,....ssttt (dosen datang) belajar pun dimulai,...
Dan setelah selesai laras mengajak ena untuk pergi ke caffe dekat kampus, "eh,. Udah hampir magrib kayak gue pulang duluan yah na, takut kenak omel sama ibu gue","oke hati-hati ya", kata ena.
__ADS_1
Sesampai didepan rumah ternyata ibas juga selisih jalan dengan laras, "waduuh pria tampan muda ini habis kemana, apa bersenang-senang mu selesai", "sudah lah kak mana ada waktu ku untuk bersenang disaat anak panah ingin menusukku, aku ini sedang memikirkan apa aku bisa lulus sma dengan nilai yang memuaskan, tak ada waktu untuk bermain game ku, ibu juga menyita henpone ku", raut wajah ibas yang merengek dengan begitu tampan nya,
"Ahh wajahmu membuat aku ingin jadi pacar mu bas, sudah lah jika nilai un mu bagus aku akan membelikan mu PS 5, bagaimana?", kata laras dengan lantang, "benarkah kak, aku akan berusaha demi sebuah PS 5", kata ibas dengan penuh semangat.
Tidak lama kemudian datang lah mobil ayah. "Kalian sudah lama menunggu ya", "tidak juga bu" kata laras, dan ibu membuka pintu, laras langsung menuju kamarnya, sahut ayah berkata "laras ada yang ayah bicarakan padamu, temui ayah dan ibu di ruang kantor", "iya ayah (ada apa ayah memanggilku, tidak biasanya)",dengan raut wajah yang cemas laras menuju ke ruang kantor ayahnya disana ada ibu yang berbisik-bisik dengan ayah, "permisi ayah, aku datang", sahut laras, "iya masuk" kata ayah.
Laras masuk dan duduk disofa disamping ibu, "laras ayah tidak ingin menunda perkataan ayah, kamu sudah dewasa sepatutnya kamu sudah mengerti, ayah ingin kamu menikah secepatnya", sontak laras terkejut dan mengatakan "ayah aku masih kuliah mana mungkin aku menikah, lagian aku sudah lama menjomblo, dengan siapa aku menikah ayah?", "ayah dan ibu sudah lama mempersiapkan jodohmu kami sudah merencanakan nya semenjak kamu belum lahir", lantang ayah berbicara, "tapi ayah", ibu langsung mengulurkan tanganya kepada laras, dan laras tidak bisa berkutik sama sekali.
*note*
Terimakasih sudah membaca semoga nikmat membacanya :)
__ADS_1