Forced Married

Forced Married
ADA APA GERANGAN 3


__ADS_3

"Jangan GE ER ada sesuatu", kata Arya


"Apa?", tanya Laras ^batin Laras terus bertanya, kenapa hari ini semua orang pada membuatnya kepo^.


"Kemari lah,.", kata Arya yang memulai jurus jitu nya


Perlahan Laras mendekati Arya yang masih berbaring di ranjang, namun hentian kaki nya berhenti.


"Perasaan ku tidak enak", kata Laras


"Aku tidak akan membunuhmu kemarilah", jawab Arya dengan nada tinggi.


Apa boleh buat Laras duduk di samping Arya dan melihatnya, "mm ada apa".


"Mula mula aku ingin berkata bahwa yang kita bicarakan ini bahasa dewasa jadi aku ingin menyampai kan jika ada sepatah kata yang salah kau jangan marah dan begini aku mulai saja", kata Arya yang cukup membosankan


"Ayo lah cepat katakan, intinya saja, aku ingin tidur", sorak Laras


"Mmm jangan marah!!",


"IYA ARYA", balas Laras dengan sabar namun menahan emosi


"Hari ini kau memakai bra atau bukan", tanya Arya yang tersenyum


"Kata kata mu ambigu", sontak membuat Laras ingin pergi beranjak namun dihelakan Arya.


Arya memegang tangan Laras dengan erat.


^apa maksdnya ini^, pikir Laras dengan cemas.


"Eeettt,. Tunggu dulu, maksudku bukan begitu", kata Arya


"Trus,. Apa?", tanya Laras


"Begini perusahaan ku itu,. Anu membuat suatu barang",


"Hubungan ny dengan ku", balas Laras


"Hubunganya denganmu,. Beli barangnya, hehe", jawab Arya dengan raut wajah yang tidak sempromo.

__ADS_1


"Ha!(bingung),. Kenapa harus aku",


"Yaa barang nya limited edition, aku hanya promo saja, tapi kalo kamu ingin beli akan aku beri diskon, ayoo lah beli", rayuan bujuk Arya pada Laras.


Sejenak Laras berfikir dan sekilas ia tatap tajam Arya.


"Jangan menatap ku seperti itu", sorak Arya.


"Sepertinya setelah di timbang timbang,. Aku tidak akan membeli",


"Kenapa,.. (terkejut) barang ny bagus aku juga memberi mu diskon", kata Arya


"Yang benar saja Brant yang kamu keluarkan itu barang untuk laki laki, kenapa kau menyuruh aku membelinya", sorak Laras mengontrol dirinya.


"Ha,.!! Bukan itu maksudnya,. Brant yang dikeluarkan perusahaan ku itu perdana untuk perempuan, kalo bukan untuk perempuan kenapa aku harus mempromosikanya ke kamu", balas Arya yang berpikir, ^Beli,. BELI,. Beli lah Laras^.


"Mmm lalu hubungan nya aku tidak memakai bra", tanya Laras


"Nah iya itu Brant nya,. Ayo beli,. Akan nyaman dipakai nanti", jawab Arya dengan nada acuh.


"Dengar ya,. Aku sudah banyak barang seperti itu,. Apa kau ingin melihatnya, jadi intinya aku tidak ingin beli dan akan terbuang saja dan satu lagi, menghabiskan uang ku", lantang suara Laras menjelaskan


"Tidak,. Dan tidak,. Aku ingin tidur", balas Laras sambil mengambil selimut lalu mengulung badan nya untuk tidur.


^pikir Arya, pikir,. itu barang mau di apakan Ngak akan mungkin kau memberikan pada adik mu^, pikir Arya.


"Begini aku akan belikan untukmu", cetus blakblakan Arya seperti biasa.


"Ha,. (Menatap Arya) kau kenapa hari ini, tadi menyuruh ku untuk membelinya, sekarang mem,. ", belum saja berbicara sempurna dipotong Arya.


"Dengar (dengan wajah serius) aku ingin membelikanya untuk mu", kata Arya yang tersenyum


"Untuk ku, berarti hadiah untuku", balas Laras


"Tidak hadiah, aku hanya membelikan saja", kata Arya


"Itu sama saja", sorak Laras


"Berbeda",

__ADS_1


"Terserah mu,. Aku ingin tidur", wajah kesal Laras mendongkak wajah Arya, lalu lembali ke posisi awal tidur nya.


"Tapi kau mau kan?", tanya Arya


"Jika itu hadiah aku ingin", balas Laras


"Baiklah, aku jujur sebenarnya itu juga Hadiah untuk mu", kata Arya (dari tadi napa jujur aja, ribet ini author nulisnya).


"Hadiah untuk ku,. Dalam rangka apa?", tanya laras membalikan badanya dan melihat Arya,


"Tidak dalam rangka apa, aku hanya tidak enak saja kau tidak memakai itu, tapi harus bagaimana lagi, yaa jadi aku,.. ya itu,..  membuat Brant khusus untuk mu", kata Arya menatap dalam Laras.


"Tidak enak maksdmu?",


"Ya tidak enak saja, aku kan juga laki laki,.yang punya hawa nafsu dan aku juga tidur bersama mu juga", jawab Arya yang keceplosan


"Ha!,. Ini benar benar ambigu, ",


"Maksudku itu tidak, anu itu,. Aishh", jawab Arya yang kebingungan meluruskan katanya


"Kau BERFIKIR MESUM yah!!", jawab Laras mencoba merayu Arya,


"Tidak,. Tidak,. aku ingin tidurr,. Aaaaa(pura pura menguap) aku mengantuk", sorak Arya


"Dasar mesum", sahut Laras


"Aku tidak dengar", balas Arya


"Kau mesum",


"Diam atau aku akan menyerang mu", sorak Arya yang kesal


"Mmmmm", sahutan kecil Laras dan tak lama berselang waktu mereka tertidur pulas.


 


 


 

__ADS_1


 


__ADS_2