
tanpa ia sadari, kata mengupat nya hampir terdengar jelas di telingga Laras.
"kau mengatakan sesuatu", hentian kaki Laras yang spontan membalikan tubuhnya lalu menatap Arya.
"Tidak", dengan senyuman manis ia berikan kepada Laras, Lalu beranjak pergi.
EP. 29
ADA APA GERANGAN
ARYA.
"Tok.tok.tok"~ ketukan pintu,
"Masuk",
"Maaf pak saya RANI yang bapak utus beberapa hari yang lalu",
"Ha! Iya ada apa?", tanya ARYA
"Barang yang bapak minta sudah jadi pak", jawab RANI
Tiba tiba Arya termenung dan berpikir sejenak bagaimana cara memberikanya, karna tidak mungkinkah suatu barang sensitif itu ia berikan langsung pada LARAS.
~pak~
Pak~
"Aa iya", kejut ARYA, "mm begini saja kamu berikan saja pada Manejer saya dan katakan padanya simpan barang itu",
"Baik pak, saya pergi dulu",
"Permisi pak", sahut Rani lalu beranjak pergi,
Namun Arya bersorak menghentikan langkah nya, " tunggu!!",
"Iya pak", kejut Rani menoleh ke Arya,
"Bungkus barangnya dengan rapi dan tidak boleh ada yang melihat", kata Arya yang tersenyum manis pada Rani.
"Baik pak", "permisi", sahut Rani yang beranjak pergi tergesa gesa dengan cepat dari ruangan itu.
"Astaga", helakan nafasnya, "itu CEO atau pajangan model di kantor ini, masyaallah pak senyuman mu, ingin ku jadi calon makmum mu", senyum gembira terpampar di wajah RANI, pipinya seperti di oles balsem lang, merah, pinku diraut wajah Rani, " Sadar Ran, bukan letingan mu",
****
LARAS
~hufst,. Dirumah sendirian, ingin rasanya pergi tapi kagak ada temen, nasip nasip~ celotehan Laras yang masih dalam posisi rebahan,
__ADS_1
"Apa ke kampus aja yah", semangat Laras yang terduduk dari Rebahan nya,
"Oke hari ini gw mau ke kampus!!",
Tak lama berselang waktu ia mantap kan dirinya untuk pergi ke kampus.
Saat Laras sampai dikampus yang ia tuju adalah kantin tempat biasa ia duduki.
"Mau ngapain ke sini Laras", pikir otak laras.
"Aduhh bosen banget dah hidup gw",
"Apa nelpon Ena aja yah",
~hallo~
"Lu dimana na"
~gw dimana ya~
"Malah linglung"
~gw ada di kamar mandi~
"Ngapain njir"
~hahwkwk biasa buangan~
"Issh jorok banget lu", "Na nyusul gw yah ke kampus, cepetan"
"Gw bosen dirumah, pokonya lu nyusul gw ke sini,. Titik ngak pake oma".
~koma Oon ,. Iya ntar dulu, ngk mungkin sekarang gw kesana, gw rapat dulu~
"Rapat bulu idung lu, bilang aja berak, rapat rapat segala, dasar jorok, udah lah cepetan yah, gw bosen nih",
-tuuuutttuutt-
~idih bocah kebiasaan~, sorak Ena,
Bebera menit kemudian Laras menunggu Ena yang tak kunjung datang datang di kantin sendirian,
"Mana sih bocah", sahut Laras melihat sekeliling,
"Nunggu siapa",
Suara yang tak asing bagi laras, dengan senyum ia menoleh ke belakang.
"ERIK!!", sorak Laras,
"Kamu nunggu siapa?", tanya Erik
"Aku lagi nunggu Ena nih",
"Mm memang nya dia kemana", kata Erik sambil duduk disebalah Laras,
__ADS_1
"Ngk, aku nyuruh dia datang ke sini nemenin aku", jawab Laras
"Kamu ngapain ke sini?", tanya Laras
"Ngak boleh apa aku disini, udah di usir duluan nih", jawab Erik
"Yeee,. Bukan gitu, tumben aja",
"Aku tadi kebetulan Cuma lewat, trus pas diliat liat dari belakang kek nya kenal deh, yaa udah aku semperin, ehh taunya beneren orang nya", jawab Erik dengan segnifikasi dewasa,
"Gimana kabar mu?", tanya Erik pada Laras yang menatap tajam mata nya",
"Mmm begitu lah, biasa",
"Biasa bagaimana nya?", tanya balik dari Erik yang mulai kepo,
Lalu tiba tiba si rusuh Ena datang dengan sigat.
"Weii, lagi apa ini, reuni apa kalian", sorak Ena yang datang dengan tiba tiba, Ena yang langsung datang dengan sigap ia duduk di depan Laras.
~heheheh~ tawa cengir Ena
"Lama banget sih luu, gw udah nungguin dari tadi", sorak Laras yang wajah marah pada Ena.
"Hehe maaf kan lu tau sendiri gw itu gimana",
"Ngomong gomong kalian pada ngapain?", tanya Ena
"Kita lagi bicara bicara santuy", jawab Erik "ya udah aku capcus dulu mau ngajar, bye", kata Erik yang beranjak pergi meningalkan Laras dan Ena
"Dahh Erik", jawab Ena melambaikan tangan, namun laras hanya memberikan senyuman.
"gw baru datang dia pergi, BTW kita mau ngapain?", tanya Ena menatap Laras.
"Gw juga kagak tau", memberikan senyuman
"Trus gw kesini ngapain", tanya Ena pada Laras,
"Kagak tau", jawab Laras
"Lahhh,. Ini orang pen gw tabok aja, pasti pasti donk, ehh tapi Laras kita Wisuda kapan yah?",
"Kepala lu napa, kebentur di toilet pas mau berak apa", jawab Laras tertawa cengir.
"Gw kan lupa mbok",
"Mbok pala lu, kita tuh mau wisudanya akhir bulan ini Ena, inget catat di otak lu, AKHIR BULAN INI", kata Laras menunjukan jari telunjuk nya ke kepala Ena,
"Iya iya,.gw mau ngomong sesuatu sih, tapi ragu deh kek nya", sahut Ena
"Lu parah nih, mulai nyimpen nyimpen sendiri nih",
"Haha tapi serius gw malu bilang tapi,.. aduhh jadi geeeer sendiri gw,. ", "lu tau ngak gw itu di,. Hahahwkwk", sorak tawa cengir Ena membuat Laras jadi penasaran.
__ADS_1