Forced Married

Forced Married
-


__ADS_3

Dengan cepat Arya berkata, "usst", melihat ke asisten sambil menyuruhnya diam.


Dengan pelan pelan Arya mengendong Laras dan pergi sambil berkata kepada asisten, "tolong tutup pintu mobil nya",


"Baik pak", sambil menutup kedua pintu mobil.


Berjalan Lambat Arya membompong Istrinya yang tertidur pulas, sampai ke dalam rumah, namun tiba tiba Minah datang, "pak!!",


"Usst", kata Arya yang menyuruh Minah diam, hingga minah pun reflek membungkamkan mulutnya.


Arya pun melanjutkan jalan nya, namun dengan Minah ia tertawa cengir melihat Arya.


"Pak Arya sama mba Laras semakin aja, kek pasangan baru nikah tau pak", kata Minah yang tidak terdengar Arya hingga tawa cengirnya pecah, "ini ngak bisa di diemin harus di dokumentasikan", kata Minah mengambil henphone nya dan terjadi lah,


~cekrek~


"Harus dikirim ke nyonya", ocehan Minah sambil beranjak pergi.


Saat sampai di depan pintu kamar, Arya pelan pelan membuka pintu dan masuk ke dalam, hingga membaringkan Laras ke atas kasur, namun yang terjadi Laras mengeliti dan memeluk Arya.


Dan tiba tiba yang terjadi Arya hilang keseimbangan, dengan cepat tangannya yang kuat memasang pondasi jika tidak ia pasti akan terjatuh dalam pelukan Laras.

__ADS_1


"Uufst,. Hampir saja",


"Mmmm", suara geliti tidur Laras hingga membuatnya membuka mata, dan mengigau.


~socis~ Ngigauan Laras.


Arya pun tertawa cengir melihat kelakuan Laras, "kau lapar ya", hingga menatap Laras dengan dalam.


^kenapa wanita ini tidur terlihat sangat cantik^, pikir Arya yang menatap Laras.


Dengan spontan saja Arya melahap bibir pink muda itu, Dengan dalamnya ciuman  ia berikan Pada Laras, Laras pun ikut membalas ciuman itu, ntah apa yang di mimpikan Laras hingga terjadi ciuman panas dimalam ini.


Saat sadar Arya melepas ciumannya, ^apa yang kulakukan, aku menyerang nya saat tidur lagi, arghh^, celotehan kecilnya, "sudah lah toh nyatanya dia juga tidak sadar apa yang terjadi", pikir Arya dan membaringkan badan nya disebelah Laras, dengan posisi yang masih dipeluk Laras.


Dan tak berselang waktu Arya pun tertidur lelap dengan posisi yang masih sama.


,..


Pagi hari pukul 05:00 Arya terbangun dari tidurnya, ia pun masih melihat Laras tertidur pulas.


Yang Arya lakukan seperti biasa pergi ke kamar mandi, dan bergegas pergi ke kantor.

__ADS_1


Namun saat sudah siap dan ready pergi ke kantor Arya masih melihat Laras tertidur lelap.


^apa dia sangat lelah hingga tidak ingat waktu untuk bangun^, pikir Arya.


"Laras bangun", sorak Arya membangun kan Laras, namun hanya berbalas geliti dari suara Laras, "mm,. ",


"Aku berangkat kerja ya", sahut Arya meninggalkan ruangan dan pergi ke kantor.


LARAS


Waktu pun berjalan cepat hingga Laras pun tak menyadari siang nya hari, sungguh lupa nya dia, bahwa hari ini harus mencari perlengkapan Wisudanya.


"Uhmmmm", guman Laras, hinga terjaga dari tidur lelapnya.


Saat ia membuka mata ia merasa aneh pada dirinya, "kenapa bibir ku rasa nya aneh ya", kata Laras.


~kruuuuuk~, suara perut Laras.


"Ahh iya aku lapar, rasa nya hari ini aku ingin memasak sosis bakar", sambil mengelus perut datarnya.


"Mungkin gara gara mimpi ku, jadi kepengen makan itu", bangun dari tidur dan mencoba mencari hpnya.

__ADS_1


 


 


__ADS_2