Forced Married

Forced Married
ARYA


__ADS_3

Pada hari kenapa aku memarahi Laras, jujur di hati ku memang ingin marah akan sifat ny ia berbeda dari kalangan wanita yang pernah ku jumpai.


 


*Replay


Tepat di pagi hari nya seorang lelaki muda berkacamata datang ke tempat kerja ku tepatnya di Bandung. Aku heran ia datang tiba-tiba masuk tanpa izin ku membawa selembaran kertas, yaah!!! Kertas yang di tulis Ayah ku. Untuk kesekian kalinya saat ku buka dan membaca isi kertas, aku sangat marah kesal dan rasanya hidup ku seperti permainan oleh keluarga ku sendiri.


"kenapa ayah!! Kenapa!! Ini anak mu sendiri, kenapa selalu mengatur hidup ku, aku lelah karna ini", pikir ku mengeluarkan tetesan air mata.


"Tuan muda maaf kan saya tapi Bapak bilang Saya akan mengantikan tuan disini, Anda harus kembali dan lakukan perintahnya, dan, .. satu lagi tiket penerbangan anda sudah dipesan", sahut pemuda,


"Ahhhh!!!,. Apa kau benar-benar ingin mengantikan ku,.",


"Hmm", Balas nya mengangukan kepala,


"Ahmmm,. Baiklah",

__ADS_1


Aku menahan semua kekesalan ku, aku menerima sebagai boneka di keluarga ku sendiri, tapi aku tak menerima isi surat ini, ayah apa kau benar-benar ayahku.


Perlahan aku meningalkan ruangan menuju Bandara dan meningalkan Bandung tapi hati ku, masih sakit, semua tidaklah benar, aku mengikuti permainan konyol keluarga mempertaruhkan perasaan ku sendiri.


Sesampai di Jakarta siang nya aku sempatkan diri bertemu Ayah di perusahaan saat tiba di ruangan Ayah, aku membuka pintu dengan kesalnya tidak peduli siapa yang ada disana yang terpenting aku harus bicara pada Ayah.


"Ayahhh!!!", sorak ku membuka pintu, tepat disana aku melihat Ayah duduk membaca dokumen nya.


"Ohh,. Kau sudah pulang", sambut ayah sambil berdiri,


"Apa yang kau lakukan Ayah, apa ini semua", sorak ku memperlihatkan surat yang Ayah berikan,


"Apa ayah sadar, aku menerima keputusan ayah saat aku di jodohkan karna aku tidak ingin menempatkan dia dalam kesedihan ku, dia tidak tau apa-apa ayah"


"Ayah mengerti, tapi dia menyetujuinya",


"Kembalikan dia, jika ayah tidak mengembalikanya, aku!!, aku akan bercerai dengan laras", nafas ku sesak karna mengatakan hal yang mungkin mengecewakan ayah, tapi ini semua salah ayah jika bukan karna ayah yang memulai aku tidak akan memulainya duluan,

__ADS_1


"Arya!! Apa kau yakin akan kata mu, ingat aset perusahaan mu",


"Aku yakin, aku hanya meminta pada mu, kau mengembalikanya atau aku akan bercerai",


"Hahah,. Anak ku sangat pintar Bernegosiasi, baik aku akan bernego juga dengan mu,. Aku akan mengembalikanya kecuali diri mu mengikuti apa kata ku, jika tidak aset mu,. Bukan!! Aset ku,. Akan ku ambil secara permanen lalu diri mu ingin bercerai bukan,.. silahkan!!!",


"Aisshh,. Sebenarnya anak siapa aku",


"Arya ini demi kebaikan mu, silahkan kau pilih, rugi ny bagiku tidak ada jika kau bercerai",


"Ayah kau menempatkan ku di posisi yang salah, jika semuanya hancur itu semua salah kalian",


"Kau jawab dulu pertanyaan ku", sahut Ayah pada ku sambil mendekati ku,


~ahhhh~, helakan nafas ku,


Diriku benar-benar bingung akan hal ini, disisi lain Dia, aku menempatkan nya dalam kesusahan dan disisi lain aset perusahaan juga Laras.

__ADS_1


TBC.


__ADS_2