
Dika memegang kedua tangan Riana, ia menatap wajah itu denga tatapan matanya jang tajam. Ria tertunduk dan tidak mampu membalas tatapan dari Dika. Namun, ia tetap membiarkan Dika memegang tangannya.
"Riana, apa kamu tahu kalau aku sudah jatuh cinta padamu."
Kata-kata yang tidak pernah Riana bayangkan sama sekali, hari ini dengan lantang Dika ucapkan didepan Riana. Sontak saja, Ria berubah dari tertunduk jadi menatap wajah Dika.
"Apa kamu bercanda Andika?" kata Riana ingin memastikan apa yang ia dengar itu.
"Aku tidak bercanda Riana, apa yang aku ucapkan hari ini adalah kata yang terlahir dari dalam lubuk hatiku. Aku mencintai kamu," kata Andika menjelaskan.
"Sejak kapan kamu cinta padaku, dan kamu tahu siapa aku sebenarnya bukan?" kata Riana.
__ADS_1
"Riana, aku tidak tahu kapan aku bisa jatuh cinta padamu. Tapi yang aku tahu, saat berada disisimu, aku sangat bahagia. Aku bisa merasakan arti hidupku saat bersama kamu."
"Kenapa kamu bisa jatuh cinta padaku padahal kamu tahu siapa aku Dika," kata Riana tak percaya namun hatinya sangat senang.
"Riana, apakah cinta harus punya alasan untuk bisa dikatakan cinta, aku rasa tidak Ria. Cinta akan berlabuh pada siapa yang ia sukai dan tidak harus punya alasan jika ia ingin berlabuh."
Riana terdiam, sebenarnya, ia merasa sangat bahagia saat ini. Namun, ia ingat akan satu hal. Saat Andika mabuk malam itu, ia mengatakan sangat mencintai gadis lain. Tapi kenapa sekarang malah bilang cinta padanya. Apakah cinta Andika itu sangat mudah berpindah-pindah, atau hanya menjadikan Riana hanya sebagai tempat pengganti saja.
"Kenapa Riana? Apa kamu tidak suka padaku?" kata Andika tak percaya.
"Bukan seperti itu Dika? Cinta itu adalah kata yang suci. Jika ada cinta, bukan tidak mungkin akan ada sakit dibaliknya. Dan yang aku tahu adalah, hati tidak bisa dilihat."
__ADS_1
"Mksud kamu?
"Dika, saat kamu mabuk waktu itu. Kamu bilang kalau kamu sangat mencintai gadis itu. Kamu juga bilang, kalau kamu tidak mau kehilangan gadis itu sampai kapan pun. Dan sekarang, kamu bilang cinta padaku. Apa maksud semua ini Andika?"
"Riana, aku sudah bilang tadi didepan semua orang. Kalau cinta akan terkikis jika seseorang memberikan rasa sakit pada orang yang mencintainya itu. Apa kamu tidak mengerti, kalau saat itu aku memang cinta padanya. Tapi disisi lain, aku tidak sadar kalau aku telah menyimpan seseorang yang lain dihatiku."
"Beri aku kesempatan Riana, aku akan membuat kamu percaya kalau aku punya cinta yang tulus buat kamu. Dan aku akan menikahi kamu untuk yang kedua kalinya, dengan acara pernikahan yang besar. Aku mohon, beri aku waktu untuk membuktikan semua perkataanku."
.......
Riana memberikan waktu sebagaimana yang Andika inginkan. Karna jauh didalam lubuk hati Ria yang paling dalam, ia juga mencintai Andika. Namun tidak ingin terluka dan tidak ingin terlalu berharap, karna ia tahu status dirinya siapa. Bisa saja, papa Andika akan membuat mereka berpisah saat mereka saling mencintai. Atau gadis yang bernama Monika itu muncul dan menjadi cinta Andika lagi. Semua hal itu yang membuat Riana mempertimbangkan rasa cintanya.
__ADS_1