
Brian terus menarik pergelangan tangan mungil Killa agar mengikuti langkah kaki nya menuju ke arah ranjang king size miliknya berada, sampai di ranjang miliknya Brian langsung mendorong tubuh mungil Killa sampai terjerembab di ranjang king size milikinya itu.
Killa yang berbeda di atas ranjang milik Brian pun langsung berusaha untuk bangkit, namun belum sempat dirinya berusaha bangkit dari atas ranjang itu dengan sigap Brian langsung menghimpit tubuh mungil sehingga membuat Killa tak bisa bergerak sedikit pun dari tubuh Brian yang kekar itu.
"Anda jangan macam-macam sama saya tuan!!!" teriak Killa dengan napas tersengal-sengal sambil menghindari Brian yang ingin menyentuh bibir tipis miliknya yang untuk sekian kalinya.
Brian yang kesal langsung mencekal pergelangan tangan mungil milik Killa di atas kepalanya sehingga membuat Killa tak bisa berbuat apa-apa selain hanya bisa menggelengkan kepalanya kiri dan kanan untuk menghindari serangan dari laki-laki yang sesuka hatinya saja melakukan keinginan nya tersebut.
Cup
Brian langsung mendaratkan ciuman itu di bibir tipis milik Killa sehingga membuat gadis itu benar-benar marah dan merasa dirinya dilecehkan.
Brian yang tak mendapat respon atas ciuman yang dirinya lakukan terhadap gadis yang sedang berada di himpitan tubuhnya saat ini membuat dirinya terpaksa mengigit bibir tipis itu agar membalas ciuman dirinya. Dan benar saja tak butuh lama Killa langsung membuka mulutnya sehingga dengan mudah Brian memasukkan lidahnya di dalam mulut Killa sehingga mereka berdua bisa merasakan saliva mereka satu sama lainnya.
"Sial kenapa bibir gadis ingusan ini begitu lembut," batin Brian yang ******* bibir tipis itu yang sedikit ganas.
"Eeerrmm!!!" pekik Killa tertahan sambil memukul-mukul dada bidang kekar milik Brian agar melepaskan ciuman panas itu, karena dirinya hampir kehabisan oksigen akibat ciuman panas dari Brian saat ini.
__ADS_1
Brian yang melihat wajah gadis itu mulai memerah dirinya pun langsung melepaskan ciuman panas itu.
Setelah Brian melepaskan ciuman panas itu, Killa langsung mendorong dada kekar Brian agar menjauhi tubuhnya.
Brukkkk
Ah,
"Dasar gadis sialan!!!" pekik Brian kala dirinya terjatuh dari atas ranjang milik nya yang lumayan tinggi itu akibat dorongan keras dari Killa yang memang mengunakan tenaga dalam akan dorongan keras itu.
Tampak Killa menghirup oksigen sedalam-dalamnya setelah akibat ciuman dari Brian, bahkan dirinya tak menghiraukan kala Brian terjatuh dari atas ranjang itu dengan pekikan yang mengema di dalam kamar hotel itu.
Tolong ... tolong ... tolong,
"Siapapun yang di luar tolong saya!!!" teriak Killa dengan sekuat tenaga menggedor-gedor pintu yang berukuran besar itu sesekali dirinya menoleh ke arah belakang untuk melihat Brian yang sedang berusaha bangkit untuk mendekati dirinya.
Melihat Brian berusaha bangkit dari lantai itu membuat Killa panik dan dirinya pun tanpa pikir panjang langsung mendobrak pintu besar itu dengan badan mungil milik nya dengan sekuat tenaga.
__ADS_1
Brukkkk,
Tanpa putus asa dengan satu kali dobrak tak kunjung terbuka pintu besar itu tak membuat Killa putus asa dirinya tetap berusaha dengan sekuat tenaga yang dimiliki oleh nya.
Brukkkk,
Brukkkk,
Dua kali mendobrak pintu besar itu membuat Tubuh mungil miliknya terasa sedikit sakit akan tetapi tak membuat dirinya mengeluh akan rasa sakit itu untuk saat ini yang terpenting dirinya bis keluar dari kamar hotel ini dengan selamat.
Saking fokusnya tak menyadari kedatangan Brian yang tiba-tiba dan langsung mengangkat tubuh mungil seperti karung beras.
Lepasin ... lepasin ... lepasin
Dasar laki-laki keparrat, bajingan, brengsek.
Umpatan-umpatan yang ke dari bibir tipis itu dengan suara yang melengking di dalam kamar hotel mewah itu.
__ADS_1
Bersambung