
πΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊ
Dengan meninggalkan keterkejutan di supermarket yang berada di mall itu,hana dan gerry langsung membayar semua belanjaan mereka. Mereka tidak ingin tau apa pun mengenai kedua wanita yang beda usia itu,karena memang hana sudah menganggap mereka tidak pernah ada .
Gerry menjalankan kembali mobil nya menuju rumah kedua orang tua nya,berkali-kali orang tua gerry menghubungi mereka agar segera datang karena mereka sudah sangat rindu pada putra hana dan gerry.
Sementara itu ibu tiri hana masih berusaha menghubungi suami nya,ayah dari hana. Dia masih tak percaya dengan apa yang dia lihat dan dengar,karena saat pernikahan hana dirumah sakit . Mereka tidak diberitahu mengenai keluarga pria ,hanya dikatakan kalau hana akan menikah dengan seorang pria yang masih koma dan kemungkinan akan cacat .
"sayang....kenapa ngak bilang kalau suami nya hana itu gerry? harus nya yang menikah dengan gerry- sandra dong,bukan hana " bentak ibu tiri hana membuat ayah hana hanya bisa memijit kening nya saja,dia sudah pusing memikirkan perusahaan nya yang sudah hampir bangkrut karena karyawan nya melarikan uang perusahaan yang cukup banyak.
Ayah hana tidak bisa menuntut karyawan nya itu,karena pasti nya akan banyak uang yang harus dia keluar kan. Apalagi saat ini dia tidak punya uang sama sekali untuk mengurus nya ,makanya dia merasa sangat bingung saat ini. Tapi pertanyaan istri nya membuatnya seolah mendapatkan ide yang luar biasa,dia akan meminta bantuan pada keluarga betran karena dia yakin jika hanya gerry dan keluarga nya lah yang bisa menolongnya saat ini .
__ADS_1
"kamu tau dari mana ?" tanya ayah hana
Keluarga betran sangat sulit untuk ditemui,walaupun dirinya sebagai pengusaha tapi ngak semua orang bisa bertemu dengan keluarga betran. Apalagi saat ini gerry sudah menjadi pengusaha muda yang sukses dan terkenal,banyak sekali wanita yang ingin mendekati nya karena banyak juga yang belum mengetahui status nya menikah.
"barusan ibu baru bertemu dengan hana,dia bersama pak gerry dan putra nya " jawab ibu tiri hana
"mereka di kota ini?" tanya ayah hana dengan cepat,dia merasa memilki angin segar
"aku ngak kenal dengan keluarga betran,mereka yang tiba-tiba datang dan meminta restu ku . Lebih tepat nya bukan meminta,tapi mengatakan kalau aku harus menikahkan anak mereka dengan hana. Kau tau maksud nya kan?jika aku ngak bersedia,mungkin perusahaan ku yang akan menjadi santapan mereka" jelas abraham sambil menghela nafas nya dengan kasar
"apa?berarti mereka mengancam kita?" bentak sisi dengan rasa kesal nya
__ADS_1
"seperti itu lah kira-kira,jika hana berada dikota ini. Maka aku bisa meminta bantuan nya sedikit" ucap abraham dengan pelan ,seperti bergumam dan itu didengar oleh sisi
"bantuan apa?apa ada masalah di perusahaan ?" tanya sisi dengan nada penasaran
"hah....makanya kau jangan tau minta uang saja,perusahaan sudah hampir bangkrut karena Brata melarikan uang perusahaan yang tidak sedikit . Dia juga sudah menyiram beberapa pihak penting,sehingga sulit bagi kita untuk menuntut nya karena kita tidak dari keluarga atas" jelas abraham dengan suara yang cukup keras membuat sisi terdiam
Tanpa menunggu apa pun,abraham langsung memutuskan panggilan telpon nya. Dia ingin segera mendatangi kediaman betran dengan alasan ingin bertemu dengan hana dan cucu nya,agar bisa melancarkan rencana nya.
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih πππππππ
__ADS_1